OPINI

Islam Wasathiyah: Jalan Tengah di Negeri Multikultural

INDONESIA dikenal sebagai negara yang memiliki tingkat toleransi yang cukup tinggi antar kehidupan beragama. Namun, sebagai bangsa yang majemuk dan heterogen, Indonesia juga memiliki potensi konflik yang sangat rentan terjadi apabila tidak dijaga dan dirawat dengan baik secara bersama-sama.Berbagai konflik dengan isu intoleransi agama yang selama ini terjadi banyak dipicu oleh faktor politik atau kepentingan …

Islam Wasathiyah: Jalan Tengah di Negeri Multikultural Selengkapnya »

Mengaji Fitua dalam Teks dan Konteks (2)

DI BIMA sendiri, menurut penelusuran Fahru Rizki, tarekat-tarekat yang pernah berkembang di antaranya tarekat Khalwatiyah yang dibawa oleh orang-orang Melayu gelombang II, Dato Maharajalela dengan ritus Hanta Ua Pua.Tarekat Naqsabandiyah yang dibawa oleh Syaikh Umar al-Bantani pada masa sultan Bima ke-II dengan ritus barzanji, tarekat Rifa’iyah pada masa sultan Abdul Hamid (1773-1817 M), tarekat Samaniyah …

Mengaji Fitua dalam Teks dan Konteks (2) Selengkapnya »

Mengaji Fitua dalam Teks dan Konteks (1)

AHAD, awal Januari 2020, Kalikuma Educamp melaksanakan diskusi dengan tema Ngaji Fitua antara teks dan konteks. Pemantik diskusi antara lain Aba Du Wahid sebagai tuan rumah, Sudirman Makka sebagai pegiat Fitua, Syukri Abubakar, dan Fahru Rizki sebagai pemerhati Fitua, Alan Malingi pemerhati budaya Bima dan masih banyak lagi pembicara-pembicara lainnya.Diskusi kali ini cukup menarik karena …

Mengaji Fitua dalam Teks dan Konteks (1) Selengkapnya »

Menelisik Lebih Jauh Makna HAM dalam Islam

HAK ASASI MANUSIA (HAM), sebagai hukum Internasional, menawarkan misi pembebasan manusia dari segala bentuk tindakan dan praktik budaya yang dianggap tidak memanusiakan manusia (dehumanisasi). Dengan kata lain, HAM hadir untuk mengangkat harkat dan martabat manusia (human dignity) dari segala bentuk diskriminasi, marginalisasi, dan suboordinasi terhadap manusia dengan alasan apa pun, baik itu alasan dogma agama …

Menelisik Lebih Jauh Makna HAM dalam Islam Selengkapnya »

Bahaya Mayoritanisme

KASUS diskriminasi dan intoleransi atas nama agama terhadap kelompok minoritas dan aliran keagamaan sering kita dengar di Indonesia, bahkan menjadi isu yang masih belum tuntas hingga hari ini. Kasus-kasus intoleransi dan persekusi terhadap kelompok minoritas dan aliran keagamaan ini dapat dengan mudah dijumpai dan ditelusuri hingga pada periode awal kemerdekaan Indonesia.Tulisan ini akan memotret beberapa …

Bahaya Mayoritanisme Selengkapnya »

Nasionalisme dan Kutukan Barcelona

MESKI saya bukanlah penggemar berat sepak bola, apalagi fans fanatik salah satu klub, namun tergerusnya nasionalisme saat ini, menurut saya, mirip dengan kekalahan FC Barcelona dari Real Madrid di Camp Nou pada leg pertama tahun 2017.Gara-gara keasyikan menyerang, Messi dkk, malah menelan kekalahan pahit 1-3 dari rival abadinya tersebut. Sayangnya, ketika bertandang di kandang lawan …

Nasionalisme dan Kutukan Barcelona Selengkapnya »

Islam dan Refleksi Kesetaraan Gender

SEBAGAI seorang anak desa yang terlahir di ujung timur Pulau Sumbawa. Saya tentu saja terlahir dan besar dalam keluarga muslim, khususnya dalam tradisi nahdiyin (NU). Dan sudah bukan rahasia lagi bahwa dalam tradisi Islam, pemimpin keluarga adalah seorang ayah.Jadi, terlahir sebagai seorang pria berarti harus mempersiapkan diri untuk menjadi seorang ayah dan pada saat yang …

Islam dan Refleksi Kesetaraan Gender Selengkapnya »

Agama Leluhur dan Krisis Ekologi (2-Habis)

HUBUNGAN antarsubjek ini akan menciptakan praktik dan ritual yang sarat akan dimensi spiritual dan sakral sebagaimna hubungan manusia dengan tuhan. Dengan begitu, praktik-praktik sakral tersebut dapat diidentifikasi sebagai “praktik agama” karena terus dipraktikkan dengan penuh kesadaran dalam masyarakat.Selain itu, hubungan antar subjek ini menciptakan perasaan kesalingan dan keterikatan (sense of belonging) antara manusia dan alam, …

Agama Leluhur dan Krisis Ekologi (2-Habis) Selengkapnya »

Agama Leluhur dan Krisis Ekologi (1)

MASALAH ekologi atau lingkungan kerap kali dipisahkan dengan masalah agama di Indonesia, agama seolah hanya mengurus persoalan hubungan transendental antara manusia dan Tuhan.Pandangan ini telah menjadi kecenderungan utama agama-agama dunia (world religions) yang tidak mempertimbangkan peran agama leluhur (indigenous religions) sebagai garda terdepan dalam melestarikan alam di Indonesia.Paradigma pemahaman agama-agama dunia yang hirarkis ini secara …

Agama Leluhur dan Krisis Ekologi (1) Selengkapnya »

Gerakan Moderasi Beragama

TULISAN ini merupakan sebuah refleksi dari kegiatan International Conference on Religious Moderation (ICROM) dengan tema “Religious Moderation on Digital space” yang diinisiasi oleh Kementerian Agama di Hotel Mercure Convention Center, Jakarta pada tanggal 26-28 Juli 2022. Acara ICROM ini juga dirangkaikan dengan peluncuran dan diskusi buku terbaru Bimas Islam berjudul Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam …

Gerakan Moderasi Beragama Selengkapnya »