OPINI

Bagaimana Islam Menjaga Imunitas Tubuh saat Covid-19?

Perkembangan Covid-19 di Indonesia semakin hari, semakin meningkat tajam, bahkan di Nusa Tenggara Barat beberapa waktu terakhir, sering kita dengarkan ada banyak orang yang mengeluh indera penciuman tidak berfungsi dengan baik, bahkan ada banyak yang meninggal di berbagai desa di Kabupaten Bima dan Kota Bima. Terlepas dari penyebabnya adalah Covid-19 atau bukan, hal tersebut membutuhkan …

Bagaimana Islam Menjaga Imunitas Tubuh saat Covid-19? Selengkapnya »

Lautan Islamisme Sayyid Qutb: Menyelami dan Menyelamatkan Diri Darinya

ADA sebuah buku yang mau saya selami di sini. Buku itu adalah terjemah dan komentar dalam bahasa Inggris atas salah satu karya tulis Sayyid Qutb (1906-1966), tokoh Islamis radikal dari al-Ikhwan al-Muslimun. Karya itu sendiri aslinya berjudul al-‘Adalah al-Ijtima’iyah fi al-Islam. Ia kemudian diterbitkan dalam sejilid buku oleh E.J. Brill dengan judul Sayyid Qutb and …

Lautan Islamisme Sayyid Qutb: Menyelami dan Menyelamatkan Diri Darinya Selengkapnya »

Mengapa Khalifah Utsman bin Affan Dituduh Nepotis?

Dulu sejak zaman-zaman sekolah menengah, saat pelajaran Sejarah Islam jika membahas Khalifah Utsman bin Affan kita selalu mengidentikannya sebagai seorang yang nepotis. Karena bacaan belum banyak, pikiran yang belum kritis serta rasa sungkan dan malu untuk bertanya kepada guru, maka penjelasan guru yang menyatakan Khalifah Utsman nepotis itu pun kita telan mentah-mentah. Akhirnya berimplikasi pada …

Mengapa Khalifah Utsman bin Affan Dituduh Nepotis? Selengkapnya »

Bumi Juga Bernyawa dan Bertuhan

Di tengah hiruk pikuk pandemi Covid-19 yang membuat prahara di dunia. Bulan April lalu seluruh dunia merayakan Hari Bumi (dalam tulisan ini, bumi bisa juga diartikan dengan alam, hutan, tanah, dan pohon-pohon). Entah ulang tahunnya yang keberapa. Intinya, saat ini semua mendoakan bumi terbebas dari pandemi dan “sembuh” kembali.Jika kita lihat bumi ini seperti sebuah …

Bumi Juga Bernyawa dan Bertuhan Selengkapnya »

Jangan Sekadar Pacuan Kuda

Pergelaran Pacuan Kuda (bahasa Bima; Pacoa Jara) menjadi salah satu budaya yang masih mengakar kuat di masyarakat Bima. Event ini biasanya diselenggarakan empat kali dalam setahun, yakni 1). pada bulan April di acara Bupati Bima Cup, 2). Pada bulan Juli di acara Hari Jadi Bima, 3). Pada bulan Oktober di acara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dan 4). …

Jangan Sekadar Pacuan Kuda Selengkapnya »

Sosiologi Kopi: Memaknai Ngopi dan Kesetaraan

TULISAN ini pada dasarnya terilhami dari pertanyaan salah satu mahasiswa sosiologi agama akhir semester. Dalam suasana tenang mahasiswa itu bertanya,”kira-kira judul riset untuk skripsi yang bagus buat saya menurut abang, apa bang?” Tanya nya!Karena berhubung malam itu kami sedang duduk di salah satu kedai kopi, yeah sudah muncul lah ide untuk membincangi fenomena ngopi dengan …

Sosiologi Kopi: Memaknai Ngopi dan Kesetaraan Selengkapnya »

Power is Knowledge

Kekuatan adalah pengetahuan, begitu kira-kira terjemahan bebasnya. Atau, saya tekankan saja di sini untuk tidak bertele-tele. Bahwa kita sedang berada dalam keadaan yang lebih gawat-darurat “kekuatan menentukan pengetahuan”.Bah pasien, gejala awalnya hanya yang ringan-ringan saja. Seperti, hadirnya BPIP. Untuk membawanya ke rumah sakit terlalu jauh, dan belum memerlukan pemeriksaan intensif, cukup dengan obat apotek samping …

Power is Knowledge Selengkapnya »

IAIN (di) Bima: Pendefinisian tentang Masyarakat dan Komitmen Keilmuan

Survey HaloBima.net tentang aspek-aspek yang dianggap penting terkait dengan pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bima sudah dirilis (4 Juni 2021). Ada empat aspek yang diangkat untuk memperoleh tanggapan publik. Pertama, soal nama tokoh historis Bima yang dianggap layak menjadi nama kampus. Kedua, soal distingsi atau kekhasan kajian yang membedakan dengan perguruan tinggi keagamaan Islam …

IAIN (di) Bima: Pendefinisian tentang Masyarakat dan Komitmen Keilmuan Selengkapnya »

Oksigen Baru untuk Pancasila

Belum sepekan, Hari Pancasila kita peringati. Seperti biasa, media sosial dipenuhi twibbon dan doa-doa untuk kebaikan Pancasila. Selain itu, ada beberapa pihak yang terus mengeksploitasi isu kelahiran Pancasila. 1 Juni, 22 Juni atau 18 Agustus. Siklus selalu berulang dan setiap tahun begitu.Di samping harapan, tentu saja ada ratapan. Harian Kompas, edisi (31/5/2021) memuat berita yang …

Oksigen Baru untuk Pancasila Selengkapnya »

Pancasila Sebagai Civil Religious: Paradigma Alternatif Menuju Indonesia Harmoni

INDONESIA merupakan salah satu negara paling majemuk di dunia—dengan jumlah penduduk kurang lebih 200 juta jiwa, 1.300 suku, 300 etnis dan 250 bahasa serta beragamnya agama yang dianut. Keadaan yang pluralistik tersebut menimbulkan dilematis bagi negara dalam mengatur keseimbangan kehidupan berdemokrasi, sehingga meniscayakan adanya semacam reinterpretasi dan reorientasi untuk memposisikan agama dan negara dalam relasi …

Pancasila Sebagai Civil Religious: Paradigma Alternatif Menuju Indonesia Harmoni Selengkapnya »