OPINI

Sebambangan: Ketika Tradisi Kawin Lari di Lampung bertemu Realitas Hukum Modern

*Oleh: Naura Fildza (Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya yang memiliki ketertarikan pada kajian hukum adat, hukum masyarakat, dan isu perlindungan perempuan dalam perspektif hukum Indonesia)Bayangkan seorang gadis remaja tiba-tiba “menghilang” dari rumahnya di malam hari, dibawa pergi oleh seorang pria yang mengaku mencintainya. Di banyak daerah, situasi ini cukup untuk melibatkan […]

Sebambangan: Ketika Tradisi Kawin Lari di Lampung bertemu Realitas Hukum Modern Read More »

Pengasuhan Transformatif Gender Berbasis Kearifan Lokal untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Anak

Judul tersebut merupakan tema penelitian yang difasilitasi oleh pendanaan riset Indonesia Bangkit, Mora the Air Funds Kementerian Agama bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Proposal penelitian diusulkan pada tahun 2024 dan terpilih menjadi salah satu penerima dari tujuh tim peneliti UIN Mataram yang lolos di awal tahun 2025. Penelitian dilaksanakan dengan skema multi years,

Pengasuhan Transformatif Gender Berbasis Kearifan Lokal untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Anak Read More »

Kitab Kuning di Pesantren Nahdlatul Ulama

Pondok pesantren merupakan tonggak ajaran Islam yang masih mempertahankan nilai nilai orisinil dan substansi dari risalah ajaran yang dibawa oleh nabi agung Muhammad Saw, didalamnya dikaji kitab-kitab turats para ulama salafussalih yang benar benar memiliki kapasitas dan integritas unggul pada bidangnya masing-masing, seperti Ilmu Nahwu, Shorof, Balagah, Tafsir, Usul Tafsir, Hadist, Usul Hadist, Fiqih, Ushul

Kitab Kuning di Pesantren Nahdlatul Ulama Read More »

Penjinakan Massal: Bagaimana Struktur Sosial Membunuh Api Idealisme Pemuda

Sebelum Presiden Prabowo menjabat dan membentuk kebijakan melalui beberapa program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih, serpihan-serpihan idealisme masih melekat pada nalar pemuda. Idealisme anak muda diukur dengan kepekaan mereka terhadap isu-isu sosial dan politik, lalu mereka bergerak untuk melawan ketertindasan oleh pemerintah terhadap rakyatnya. Tentu mereka berjuang untuk mempertahankan idealisme

Penjinakan Massal: Bagaimana Struktur Sosial Membunuh Api Idealisme Pemuda Read More »

Menikah Bukan Perlombaan: Bukan Siapa Cepat, Tapi Siapa yang Siap

Di tengah dinamika kehiduoan modern, kadangkala pernikahan seringkali dipandang sebagai sebuah pencapaian sosial yang semestinya harus segera diraih. Adapun yang menjadi faktornya yakni tekanan dari lingkungan, keluarga, bahkan media sosial membuat banyak orang merasa tertinggal apabila belum menikah pada usia tertentu. Pertanyaan seperti “kapan menikah?” seolah menjadi standar umum yang harus dipenuhi. Akibatnya, muncul persepsi

Menikah Bukan Perlombaan: Bukan Siapa Cepat, Tapi Siapa yang Siap Read More »

Literasi sebagai Fondasi Pendidikan Abad 21: Dari Membaca ke Berpikir Kritis

Di tengah derasnya arus informasi pada abad ke-21, literasi tidak lagi dapat dimaknai secara sempit sebagai kemampuan membaca dan menulis semata. Literasi telah berkembang menjadi seperangkat kompetensi yang mencakup kemampuan memahami, menganalisis, mengevaluasi, hingga memproduksi informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Dalam konteks ini, literasi menjadi fondasi utama pendidikan modern, bukan hanya untuk mencerdaskan, tetapi

Literasi sebagai Fondasi Pendidikan Abad 21: Dari Membaca ke Berpikir Kritis Read More »

Jalan Sunyi Membangun Pariwisata Bima yang Berakar dan Berdaya

Pariwisata Bima tidak dapat dibangun hanya dengan logika pasar atau sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan. Ia adalah ruang hidup yang kompleks tempat bertemunya nilai budaya, kekuatan sosial masyarakat, potensi alam, dan dinamika ekonomi lokal. Dalam konteks ini, pembangunan pariwisata di Bima harus dipahami sebagai proses sosial yang berakar pada nilai-nilai lokal sekaligus adaptif terhadap perubahan

Jalan Sunyi Membangun Pariwisata Bima yang Berakar dan Berdaya Read More »

Definisi dan Asal Usul Bahasa

Kridalaksana (1993: 21) dan Depdikbud (1997: 77) berpendapat Bahasa merupakan sistem bunyi yang sistematis, Arbitres (manasuka) yang digunakan untuk berkomunilkasi, berintraksi dan mengidentifikasi diri. Definisi bahasa di atas menjadi sumber hakikat sebuah bahasa yang dapat memberikan makna.Aristoteles (W. 322 SM) Mendefinisikan Bahasa sebagai alat untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan manusia. Definisi ini menjelaskan bahwa bahasa

Definisi dan Asal Usul Bahasa Read More »

Mengapa Manusia Sebenarnya ‘Mencari Makna’ dalam Perjalanan?

Ketika seseorang memutuskan untuk pergi berwisata entah itu ke pantai, gunung, desa wisata, atau bahkan sekadar keluar dari rutinitas kota, yang sebenarnya ia cari bukan hanya pemandangan indah atau pengalaman baru, tetapi sesuatu yang jauh lebih dalam ialah makna. Dalam pandangan ilmu pariwisata, perjalanan bukan sekadar aktivitas rekreasi, melainkan sebuah proses sosial, psikologis, bahkan spiritual

Mengapa Manusia Sebenarnya ‘Mencari Makna’ dalam Perjalanan? Read More »

Maja Labo Dahu sebagai Fondasi Spiritualitas dalam Membangun Pariwisata Halal yang Berkarakter di Bima

Pariwisata halal dalam beberapa tahun terakhir berkembang bukan hanya sebagai tren industri, tetapi sebagai paradigma baru dalam pengelolaan destinasi yang mengintegrasikan nilai agama, budaya, dan ekonomi secara harmonis. Di Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat, pengembangan pariwisata halal bahkan telah memiliki landasan regulatif yang jelas melalui kebijakan daerah yang menekankan penyediaan layanan dan fasilitas

Maja Labo Dahu sebagai Fondasi Spiritualitas dalam Membangun Pariwisata Halal yang Berkarakter di Bima Read More »