SATIR

Cita-cita (Beban!) Seorang Guru Besar

APA YANG disebut cita-cita, bagi saya, sebenarnya kata lain dari beban. Ya, beban! Tuntutan dari amanat yang diemban oleh seorang akademia yang telah sampai ke jenjang akademik tertinggi itu.Bayangkan, nggak ada yang sebelum jadi profesor acak-acakan lalu klimis setelahnya. Yang terjadi sebaliknya. Sudah gitu, banyak pantangan, biar pun minum kopi di pinggir jalan (ya lah, …

Cita-cita (Beban!) Seorang Guru Besar Selengkapnya »

Dari Pidato Sang Sarjana ke Pidato Sang Profesor

MUNGKIN belum ada bedanya atau sudah ada. Pidato Sang Sarjana yang menjadi salah satu tulisan dalam buku Catatan Perlawanan karya Aba Du Wahid. Dalam tulisan tersebut, Sang Sarjana itu seolah sedang melawan untuk tidak mengatakannya sedang berperang dari atas podium.Waktu itu, Sang Sarjana sendirian, menguasai podium. Membuka “serangan” dengan menyampaikan kegembiraan sekaligus kewaspadaan. Gembira karena …

Dari Pidato Sang Sarjana ke Pidato Sang Profesor Selengkapnya »

Pelik Politik

ANE paling khawatir kalau tewas tiba-tiba. Tak peduli apa pun sebabnya. Setidaknya Ane sempat kasih kesaksian.Banyak orang hebat di sekitar kita tapi ‘muda’ adalah sesuatu yang perlu dihargai. Beberapa anak muda yang Ane kenal, ndak minta untuk dihargai. Mereka bahkan malu kalau namanya disebut.Tapi, mereka adalah nyawa untuk perubahan. Perubahan yang kecil, ndak seberapa. Hanya merubah diri …

Pelik Politik Selengkapnya »

Mentil

WAKTU kecil dulu Ane pernah pelihara anak ayam. Namanya: Mentil. Itu lantaran badannya yang mungil alias mentil. Ane lupa bagaimana bentuknya tapi kira-kira mirip bangetlah sama ayam.Ane juga udah ndak ingat dari mana datangnya tuh ayam. Maklum waktu itu Ane masih imut, belum masuk SD. Seingat Ane, si Mentil tidurnya di kandang bambu yang dibuat …

Mentil Selengkapnya »

Saatnya Mendengar Banjir Berkhotbah

Tak perlu saya jelaskan lagi duduk persoalannya, akhirnya kita ramai-ramai membicarakan soal banjir. Hingga ada yang “mengutuk” banjir.Semuanya, mulai dari orang pemerintah, petani jagung dan masyarakat sendiri. Namun kita lupa, Banjir sendiri, kita tidak pernah memberikan kesempatan untuk mengklarifikasi perbuatannya.Cukup merugikan memang, perbuatan Si Banjir ini. Aktivitas ekonomi terhambat, jalan rusak, tidur tidak nyenyak, serba …

Saatnya Mendengar Banjir Berkhotbah Selengkapnya »

Liar, Apologis, Kambing Hitam dan Psikologi Prataubat

Suatu saat, seorang prajurit Iblis dari satuan penggoda-pembisik-penghasut yang berpangkat kopral, mohon izin kepada komandan regu untuk menghadap Komandan Batalyon. Kata kawan-kawannya, si Iblis ini mau curhat, karena dia lagi galau berat.Permohonan ini, tentu, mengagetkan atasannya langsung, komandan di Satuan Regu. Walau kaget, Komandan Regu dengan sadar berat resiko, merestui permohonan anggotanya, karena model curhat …

Liar, Apologis, Kambing Hitam dan Psikologi Prataubat Selengkapnya »

Nasib Alumni TK Senayan

Benar kata Gus Dur “DPR itu kayak taman kanak-kanak”. Anekdot ini memang tak datang begitu saja. Tentu ada sebab-musabab yang jelas Gus Dur mengeluarkan anekdot itu, walau memang Gus Dur dikenal sebagai presiden yang gemar guyon. Namun, penulis melihat memang sejak kran reformasi dibuka, seolah DPR memang benar-benar menjadi taman kanak-kanak. Kita kasih saja namanya: TK …

Nasib Alumni TK Senayan Selengkapnya »

Investasi yang Tekor dan Makan Siang yang Batal

ENTAH MENGAPA kaum ibu senang sekali menghadiri acara yang di situ ada Tokoh Kita. Rupanya diam-diam mereka ngefans berat sama Tokoh Kita, seakan-akan ia selebriti saja. Ia memang banyak penggemarnya, terutama dari kaum hawa. Bukankah seorang ulama besar di kota ini yang sudah almarhum dulu sering memanggil Tokoh Kita sebagai bintang film?Gaya komunikasi Tokoh Kita …

Investasi yang Tekor dan Makan Siang yang Batal Selengkapnya »

Mikir Itu Pakai Hati, Bukan Pakai Otak

DALAM sebuah khutbah yang saya ikuti, seorang khatib berkata bahwa bencana banjir yang menimpa Luwu Utara beberapa waktu lalu merupakan azab yang ditimpakan Tuhan kepada umat Islam karena sudah banyak yang meninggalkan shalat.Apa yang disampaikan itu sangat menarik. Sebab, kita diajari gagasan cemerlang bahwa, sepanjang umat Islam rajin shalat, maka malaikat akan mencoret daftar bencana …

Mikir Itu Pakai Hati, Bukan Pakai Otak Selengkapnya »

Pembual dan Amplop Tebal

SUATU saat, Abu Nawas berjalan-jalan sore di pasar. Sampai di sebuah warung sate hidungnya mencium bau sedap dari asap sate yang sedang dibakar. Abu nawas merogoh kantungnya, ternyata ia hanya punya dua kepingan uang, tak cukup buat beli sate. Ia lalu merayu hatinya untuk rela menerima baunya saja. Melihat Abu Nawas menikmati bau satenya, sang …

Pembual dan Amplop Tebal Selengkapnya »