SOSOK

Pram, Sejarah, dan Perlawanan Sastra

Berbicara tentang sosok dan karya Pramoedya Ananta Toer (selanjutnya Pram) tidak bisa terlepas dari relasi sastra, sejarah dan politik. Hubungan tiga entitas keilmuan ini dalam perkembangannya memang cukup dinamis. Ada kalanya harmonis juga tak jarang ada riak-riak kecil dalam beberapa polemik yang ada. Terutama, ketika campur tangan politik (kekuasaan) mendominasi relasi itu.Dalam sejarah perkembangan sastra …

Pram, Sejarah, dan Perlawanan Sastra Selengkapnya »

Ketika Idola-Fans Bertemu, Diskusinya Asyik Biarpun Pesannya Berat

Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, Lc, MA. itu fenomenal. Populer dengan sebutan Tuan Guru Bajang atau disingkat TGB. Ia menjadi gubernur pada usia muda, 36 tahun. Pada 2008, ia berhasil mendapat rekor MURI untuk gubernur termuda di Indonesia. Menjabat dua periode, sampai 2018.Sebelum gubernur, ia jadi akademisi cum muballigh. Ia juga nyambi jadi politisi. Pernah …

Ketika Idola-Fans Bertemu, Diskusinya Asyik Biarpun Pesannya Berat Selengkapnya »

Literasi di Mata Ketua Mahkamah Konstitusi

Jika ada yang paling dibanggakan seorang ayah, maka itu adalah anak-anak yang berhasil. Sebagai bapak negeri, Anwar Usman punya komitmen untuk melahirkan anak-anak dengan kapasitas yang mumpuni melalui literasi. Khususnya untuk anak-anak Bima, kampung kelahirannya.Maka ketika diminta memberikan tausiah tentang literasi konstitusi, Anwar mengatakan; “Sendi bernegara itu adalah konstitusi. Pun sebagai umat yang taat, maka …

Literasi di Mata Ketua Mahkamah Konstitusi Selengkapnya »

Sultan Agung dan Penanggalan Jawa Islam

Bagi orang Jawa atau orang yang bertempat tinggal di Jawa, biasanya akan tidak asing dengan istilah Suro-Ruwah-Mulud, dan seterusnya. Ya, istilah tersebut merupakan istilah yang digunakan oleh orang Jawa sebagai nama-nama bulan dalam kalender Jawa. Tidak jauh beda dengan nama bulan yang ada dalam kalender Hijriah, karena memang pada dasarnya kedua kalender tersebut mempunyai sejarah …

Sultan Agung dan Penanggalan Jawa Islam Selengkapnya »

Membincang Maqashid al-Syari’ah ala Gus Nadir (2)

Pada bagian ini, Gus Nadir banyak melemparkan wacana tentang bagaimana MS dapat memecahkan kasus-kasus baru atau kasus-kasus lama yang dilarang oleh fiqh klasik tapi sudah menjadi kebiasaan masyarakat mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, persoalan-persoalan ini perlu didiskusikan secara intens dalam frame MS sehingga mendapatkan solusi terbaik. Adapun beberapa kasus yang dimaksud adalah sebagai berikut:Pertama, …

Membincang Maqashid al-Syari’ah ala Gus Nadir (2) Selengkapnya »

Membincang Maqashid al-Syari’ah ala Gus Nadir (1)

Jum’at, 27 Maret 2021 siang, saya berkesempatan mengikuti webinar yang diadakan oleh Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan tema, “Kontribusi Maqashid al-Syari’ah dalam Perkembangan Hukum Islam di Indonesia dan Dunia Internasional”.Akhir-akhir ini, tema Maqashid al-Syari’ah (MS) sangat menarik diperbincangkan karena dianggap sebagai salah satu metode jitu dalam menjawab problema kontemporer yang …

Membincang Maqashid al-Syari’ah ala Gus Nadir (1) Selengkapnya »

Untuk Umbu Landu Paranggi

Catatan yang tergores beberapa jam menjelang 10 Agustus 1993 ini merupakan hadiah yang diperuntukkan di Hari Ulang Tahun Bang Umbu Landu Paranggi yang ke-50. Tentu sifatnya sangat personal, terpicu oleh pertemuan dan hasil perbincangan serius dan “dalam” dengan beliau saat duduk berdua suatu malam dalam ruangan tertutup di Denpasar: leluasa, sangat privacy dan bebas. Bang …

Untuk Umbu Landu Paranggi Selengkapnya »

Perpustakaan Kalikuma, Edu-Ekowisata dan Jihad Literasi

Ketika saya membuka kembali akun facebook/FB (artinya sesekali non-aktif), tetiba kata kunci ‘Kongres Luar Biasa (KLB)’ sebuah partai politik membanjiri linimasa FB. Saya memang kadang-kadang ‘puasa’ FB, ketika dihadapkan dengan urusan tertentu yang memerlukan KTT (konsentrasi tingkat tinggi), hehe.Setelah itu, FB dibuka lagi. Hal ini berkaitan juga dengan aktivitas media monitoring dan mengendus isu-isu aktual …

Perpustakaan Kalikuma, Edu-Ekowisata dan Jihad Literasi Selengkapnya »

Pak Din, Radikal, dan Hoax

DIN SYAMSUDDIN, tokoh Muhammadiyah itu dianggap radikal. Oleh karenanya beliau dilaporkan oleh sekelompok orang yang menamakan dirinya Gerakan Anti Radikalisme (GAR) – Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).Benarkah pak Din – Panggilan akrab Din Syamsuddin – radikal? Apakah karena beliau beberapa kali mengkritisi kebijakan pemerintah lalu kemudian dianggap radikal?Jika beliau berpikiran radikal, apa salahnya? Sebagaimana, apa …

Pak Din, Radikal, dan Hoax Selengkapnya »

Mengenang Kang Jalal, Pejuang Keterbukaan

“SAYA tidak peduli dituduh Syiah” adalah pernyataan kunci Kang Jalal (Jalaluddin Rakhmat) ketika saya melakukan wawancara panjang untuk tabloid mahasiswa “Washilah”, edisi Desember 1995.  Dia datang ke Ujung Pandang (kini Makassar) sebagai narasumber sebuah seminar tentang rekonsiliasi Sunni-Syiah di kampus saya, IAIN Alauddin.Sebagai wartawan kampus, saya memanfaatkan kunjungannya untuk mengulik informasi seputar isu pembaruan Islam …

Mengenang Kang Jalal, Pejuang Keterbukaan Selengkapnya »