alamtara

Jatuh-bangun Etos Intelektual-Ulama dan Gerakan Kultural yang Bisa Dilibati

ULAMA di sekitar kita semakin hari semakin langka saja. Satu demi satu para cerdik pandai dan pemeduli agama meninggalkan kita. Beberapa memang masih hidup, tetapi karena umur sudah semakin tua, mobilitas, daya jangkau, dan artikulasi dari yang tersisa itu tidak seperti dulu lagi, sudah jauh berkurang. Jika pun ada yang masih fresh, maka kuantitasnya tak …

Jatuh-bangun Etos Intelektual-Ulama dan Gerakan Kultural yang Bisa Dilibati Selengkapnya »

Fi Tua, Ajaran Rahasia dan Etik Dou Mbojo

Fi Tua adalah pembicaraan falsafi yang berhubungan dengan materi-materi ketasawufan dalam tradisi Islam. Fi Tua berkembang di Bima (Dana Mbojo) dan dianggap menjadi khazanah keilmuan orang Bima (Dou Mbojo). Di balik kenyataan itu, ada klaim dan anggapan bahwa Fi Tua adalah sebuah ajaran rahasia yang harus disembunyikan. Saya menangkap kesan adanya elitisme dalam mempelajari agama …

Fi Tua, Ajaran Rahasia dan Etik Dou Mbojo Selengkapnya »

Tuan Imam: Representasi Ulama-Umara di Bima

SALAH satu ulama Bima yang pernah belajar atau mengajar di Haramain selain Syaikh Abdul Ghani dan KH. Said Amin adalah TGH. Abdurrahman Idris. Nama TGH. Abdurrahman Idris – lebih populer dipanggil Tuan Imam – sedikit “tersisih” dari dua nama di atas dalam khazanah keilmuan ulama-ulama di Bima. Padahal jika kita menelisik lebih jauh, beliaulah representasi …

Tuan Imam: Representasi Ulama-Umara di Bima Selengkapnya »

Muliakan Diri dengan Menghargai Kebaikan Orang

TUHAN menyelupkan “sosial” dalam proses pencampuran bahan baku penciptaan manusia, sehingga melekat dalam pisik dan psikis manusia sebagai makhluk yang enggan untuk menyendiri. Bahkan kita bisa memastikan bahwa manusia itu dikatakan ada jika ia berada dalam sebuah komunitas. Dari sini kita menyadari bahwa diri ini tidak mungkin tercerabut dari hubungan sosial atau hubungan kemanusiaan. Ada …

Muliakan Diri dengan Menghargai Kebaikan Orang Selengkapnya »

Dua Pendengaran Manusia: Catatan untuk Dua Suara Tuhan

BUKU terbitan Alamtara Institute (Cetakan I, Mei 2020) ini tidak hanya desain sampul dan tata-letaknya yang peka terhadap detail, tapi juga kandungannya. Kita disuguhkan wacana kontemplatif berdasarkan detail-detail ayat yang seringkali terabaikan oleh banyak pengkaji al-Quran. Saya langsung terkesima, begitu menerima buku setebal 229+xiv ini dari nune Abi, panggilan Aribal Waqy, putra penulis buku ini. …

Dua Pendengaran Manusia: Catatan untuk Dua Suara Tuhan Selengkapnya »

Buku dan Perspektifnya: Jara Mbojo Kuda-kuda Kultural (1)

KETIKA bertandang ke pacuan kuda di Bima, menikmati atraksi joki kecil yang lihai memainkan tali kekang kuda sementara di pantatnya tidak ada sandaran pelana, saya dahulu memikirkan banyak hal sebelum saya mengambil tempat duduk “di mana” dan menyapa “siapa”.  Pertanyaan pertama adalah, apakah yang akan saya “intens”kan di pacuan itu? Apakah pertarungan kuda berjoki kecil …

Buku dan Perspektifnya: Jara Mbojo Kuda-kuda Kultural (1) Selengkapnya »