bima

Jangan Sekadar Pacuan Kuda

Pergelaran Pacuan Kuda (bahasa Bima; Pacoa Jara) menjadi salah satu budaya yang masih mengakar kuat di masyarakat Bima. Event ini biasanya diselenggarakan empat kali dalam setahun, yakni 1). pada bulan April di acara Bupati Bima Cup, 2). Pada bulan Juli di acara Hari Jadi Bima, 3). Pada bulan Oktober di acara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dan 4). …

Jangan Sekadar Pacuan Kuda Selengkapnya »

Literasi di Mata Ketua Mahkamah Konstitusi

Jika ada yang paling dibanggakan seorang ayah, maka itu adalah anak-anak yang berhasil. Sebagai bapak negeri, Anwar Usman punya komitmen untuk melahirkan anak-anak dengan kapasitas yang mumpuni melalui literasi. Khususnya untuk anak-anak Bima, kampung kelahirannya.Maka ketika diminta memberikan tausiah tentang literasi konstitusi, Anwar mengatakan; “Sendi bernegara itu adalah konstitusi. Pun sebagai umat yang taat, maka …

Literasi di Mata Ketua Mahkamah Konstitusi Selengkapnya »

Titian Perempuan Bermata Kejora (2)

Sebelum SubuhKau tentu tahu kapan saat terdekat seorang hamba dengan Tuhannya. Ya. Sepertiga malam terakhir. Dan karenanya sejak subuh buta ia telah bermunajat melepaskan segala himpitan. Ia tak dapat tidur, ia bahkan sudah dua bulan kurang makan. Sebaliknya termakan oleh dilema.Saat si gagah datang melamar dua bulan lalu, ikal masih di rantauan. Seusai ia diwisuda, …

Titian Perempuan Bermata Kejora (2) Selengkapnya »

Titian Perempuan Bermata Kejora (1)

Dompu 1982LELAKI tampan lulusan akademi pemerintah itu diperuntukan untuknya, tinggi, putih, gagah dari segala penjuru memandang dan yang terpenting, dia sholeh. Rajin mengaji. Suaranya merdu. Rajin sholat, sering jadi muadzin. Gemar bersedekah dan berbagi hadiah pada kaum kerabat. Terutama jika lebaran tiba. Si gagah akan memborong baju dan sajadah di toko Abahnya untuk dibagi-bagi. Tak …

Titian Perempuan Bermata Kejora (1) Selengkapnya »

Mata Air Air Mata (2)

Abym menunjukan saya ajakan fundraising di akun media sosialnya. Katanya modal itu yang akan dijadikan biaya pengadaan sumber air bersih bagi warga. Beberapa orang telah menghubungi dan menyatakan kesiapannya membantu. Bahkan sudah ada yang transfer dananya. Pemuda-pemuda kampung yang masih jernih pikirannya siap menyumbang tenaganya.Ternyata orang baik belum punah. Hanya butuh mengetuk pintu; rumah dan …

Mata Air Air Mata (2) Selengkapnya »

Menelisik Jaringan Ulama dan Islamisasi di Indonesia Timur

Buku berjudul Jaringan Ulama dan Islamisasi Indonesia Timur ini awalnya kumpulan tulisan Hilful Fudhul SJ yang tersebar di beberapa media online, seperti Alif.id, Islami.co, dan Iqra’.id yang menyoroti tentang penyebaran Islam di kawasan timur Indonesia meliputi Gowa, Tallo, Maluku, Bima, Sumbawa dan Lombok. Naik cetak Oktober 2020 dan bisa diakses melalui google book.Isi buku mencakup …

Menelisik Jaringan Ulama dan Islamisasi di Indonesia Timur Selengkapnya »

Perantau Bima dan Refleksi Budaya Maritim

DI kalangan masyarakat Bima, Nusa Tenggara Barat, budaya rantau dikenal “lao loja” (pergi berlayar). Terminologi “lao loja” menggambarkan kondisi geografis Bima yang bercorak maritim, wilayah tepian air. Dari tradisi “lao loja” ini, kita bisa melacak manusia Bima zaman dahulu yang bersenyawa dengan lautan, mengarungi hingga menantang gempuran ombak. Dalam konteks ini, kita perlu melampaui perbincangan …

Perantau Bima dan Refleksi Budaya Maritim Selengkapnya »

Terbitnya Guru Kampung

HAJI Harun adalah salah seorang perintis kampung Panggi di Kota Bima. Konon, kampung Panggi awalnya terletak di dataran tinggi sebelah timur Kota Bima, sekitar Oi Fo’o, Kadole, dan Nitu. Karena gerak bertani, orang-orangnya turun ke daerah lembah. Setelah menemukan tempat tinggal yang baik untuk kehidupan, maka penduduk yang masih tinggal di pegunungan dipanggil ke bawah …

Terbitnya Guru Kampung Selengkapnya »

Bima Diaspora dan Bawang di Banjarmasin

DI Kota Banjarmasin ada Pasar Lima, pusat perdagangan rempah-rempah, terutama bawang merah. Pedagang dari berbagai daerah seperti Jawa, Madura, Makassar, Padang, dan Bima, tentu saja dari Banjar sendiri, berbaur mencari rejeki. Di sisi lain, mereka meretas relasi multikultural, yang memungkinkan mereka punya stabilitas dalam menyelenggarakan perdagangan dan urusan sosial. Puluhan orang Bima pedagang menjadikan Pasar …

Bima Diaspora dan Bawang di Banjarmasin Selengkapnya »

Cara Sebuah Masyarakat “Bersahabat” dengan Konflik

INI tentang cara suatu kebudayaan mengelola integrasi dan konflik sosial. Mari coba kita lihat satu contoh pengalaman masyarakat Muslim Bima di Nusa Tenggara Barat (NTB). Tentang integrasi, orang Bima (Dou Mbojo) menolak segregasi, meskipun kenyataannya daerah mereka terbingkai dalam dua wilayah pemerintahan, yaitu Kabupaten Bima dan Kota Bima. Kuatnya kekerabatan masyarakat ini warisan sistem sosial …

Cara Sebuah Masyarakat “Bersahabat” dengan Konflik Selengkapnya »