Dompu

Titian Perempuan Bermata Kejora (2)

Sebelum SubuhKau tentu tahu kapan saat terdekat seorang hamba dengan Tuhannya. Ya. Sepertiga malam terakhir. Dan karenanya sejak subuh buta ia telah bermunajat melepaskan segala himpitan. Ia tak dapat tidur, ia bahkan sudah dua bulan kurang makan. Sebaliknya termakan oleh dilema.Saat si gagah datang melamar dua bulan lalu, ikal masih di rantauan. Seusai ia diwisuda, …

Titian Perempuan Bermata Kejora (2) Selengkapnya »

Titian Perempuan Bermata Kejora (1)

Dompu 1982LELAKI tampan lulusan akademi pemerintah itu diperuntukan untuknya, tinggi, putih, gagah dari segala penjuru memandang dan yang terpenting, dia sholeh. Rajin mengaji. Suaranya merdu. Rajin sholat, sering jadi muadzin. Gemar bersedekah dan berbagi hadiah pada kaum kerabat. Terutama jika lebaran tiba. Si gagah akan memborong baju dan sajadah di toko Abahnya untuk dibagi-bagi. Tak …

Titian Perempuan Bermata Kejora (1) Selengkapnya »

Perkenalkan, Saya Juga Orang Pesantren!

SAYA cukup ‘asing’ dengan institusi pesantren baik berinteraksi secara langsung maupun yang diakses melalui publikasi media. Kecuali pada beberapa keluarga yang secara tradisional memasukan anaknya di pesantren, hingga awal 1980-an, ketika saya duduk di sekolah dasar, nama pesantren masih samar-samar dibandingkan madrasah. Kebetulan saya menempuh pendidikan dasar pada lembaga terakhir tersebut. Jelang akhir 80-an nama …

Perkenalkan, Saya Juga Orang Pesantren! Selengkapnya »