manusia

Spiritualitas dan Modernitas: Tantangan Agama di Masa Depan (3)

TRAGEDI seperti kejahatan kemanusiaan sebagaimana yang telah saya singgung merupakan implikasi terhadap kesadaran obyektif (kebendaan) manusia yang lahir dari prespektif “keluasan”. Padahal manusia adalah subyek—yang seharusnya juga memilik kesadaran subyek. Namun bukankah pada banyak kenyataan, kita cenderung menganggap dan memposisikan manusia lain sebagai obyek (benda)?Menempatkan dan memperlakukan seseorang sebagai obyek (benda) merupakan kejahatan kemanusiaan—karena telah …

Spiritualitas dan Modernitas: Tantangan Agama di Masa Depan (3) Selengkapnya »

Satu Buku Berbeda Halaman

SUNNATULLAH meniscayakan manusia untuk harus tunduk dan takluk pada perbedaan sekalipun dalam tataran tertentu manusia berada dalam satu kesamaan; satu gen, satu darah, satu atap, satu kamar, satu turunan, satu lembaga, satu komunitas, satu hidangan, satu keyakinan, dan satu budaya. Banyak ayat yang memberi isyarat bahwa perbedaan itu sunnatullah yang tidak bisa diingkari dan tidak …

Satu Buku Berbeda Halaman Selengkapnya »

Menyoal Sifat Asasi Manusia

DALAM majelis Salafus Salaf terjadi perbincangan dan diskusi yang menarik tentang beberapa sifat dasar manusia yang melekat pada prilaku dan kebiasaannya, seperti mau menang sendiri (egois), mau menguasai sendiri (tamak), mau memiliki sendiri (rakus), mau makan sendiri (kikir), mau hidup sendiri (dengki), mau mengambilalih kepemilikan saudaranya (iri), dan masih banyak sifat-sifat dasar lainnya yang mewarnai …

Menyoal Sifat Asasi Manusia Selengkapnya »

Budaya Literasi, Cinta, dan Peradaban Manusia

Tulisan ini berangkat dari analisa sosial tentang miskinnya budaya literasi yang semakin membuat siapapun miskin terhadap kebenaran informasi. Sekarang ini sudah banyak organisasi yang telah meninggalkan budaya literasi  baik di kampus-kampus maupun di lingkungan sosial yang lebih luas. Bukti dari minimnya literasi tersebut tampak dari tindakan sebagian mahasiswa yang masuk organisasi hanya sekedar ingin mencari …

Budaya Literasi, Cinta, dan Peradaban Manusia Selengkapnya »

Dua Pendengaran Manusia: Catatan untuk Dua Suara Tuhan

BUKU terbitan Alamtara Institute (Cetakan I, Mei 2020) ini tidak hanya desain sampul dan tata-letaknya yang peka terhadap detail, tapi juga kandungannya. Kita disuguhkan wacana kontemplatif berdasarkan detail-detail ayat yang seringkali terabaikan oleh banyak pengkaji al-Quran. Saya langsung terkesima, begitu menerima buku setebal 229+xiv ini dari nune Abi, panggilan Aribal Waqy, putra penulis buku ini. …

Dua Pendengaran Manusia: Catatan untuk Dua Suara Tuhan Selengkapnya »