Merantau

Ibu, Aku Keliru, Maafkan!

“Walaupun tidak salah, tapi aku telah melukai perasaannya”INI kisah nyata, pengalaman haru, dan penuh renungan dan sarat makna.Saat itu, di pertengahan 2000-an, usiaku sudah tidak muda lagi, sudah memasuki kepala 4. Aku sudah berkeluarga dan memiliki 2 orang anak. Aku tentu tidak anak-anak lagi, dan usia ibuku, saat itu, sudah menjelang 70 tahun. Dia menjadi …

Ibu, Aku Keliru, Maafkan! Selengkapnya »

Merantau untuk Membangun Negeri: Kearifan Hidup Diaspora Bima-Dompu

SAMA halnya Minang, Madura, Bugis-Makassar, dll, suku Bima yang bersemayam di ujung timur Pulau Sumbawa – Nusa Tenggara Barat (NTB) juga suka merantau. Orang Bima maupun Dompu tergolong entitas kultur serumpun yang masih menganut tradisi rantau dan bermigrasi. Sekalipun tergolong etnis kecil, tapi eksistensi mereka tercatat dalam sejarah pergulatan Nusantara, dulu hingga kini. Wilayah dan …

Merantau untuk Membangun Negeri: Kearifan Hidup Diaspora Bima-Dompu Selengkapnya »

Perantau Bima dan Refleksi Budaya Maritim

DI kalangan masyarakat Bima, Nusa Tenggara Barat, budaya rantau dikenal “lao loja” (pergi berlayar). Terminologi “lao loja” menggambarkan kondisi geografis Bima yang bercorak maritim, wilayah tepian air. Dari tradisi “lao loja” ini, kita bisa melacak manusia Bima zaman dahulu yang bersenyawa dengan lautan, mengarungi hingga menantang gempuran ombak. Dalam konteks ini, kita perlu melampaui perbincangan …

Perantau Bima dan Refleksi Budaya Maritim Selengkapnya »