tuhan

Menjalani Takdir sebagai Penunggu

Takdir yang kita jalani dalam kehidupan selama ini dan jarang kita sadari adalah menunggu. Sepanjang perjalanan waktu yang kita lakoni dalam bentangan masa dari kehidupan kita, hakikatnya kita sedang bergelut dengan masa-masa menunggu.Begitu kita terlahir ke bumi, kita memulai menjalani takdir kita sebagai makhluk yang selalu menunggu. Bahwa saat itu dalam ketidakberdayaan, sesungguhnya kita sedang …

Menjalani Takdir sebagai Penunggu Selengkapnya »

Sosiologi Kopi: Memaknai Ngopi dan Kesetaraan

TULISAN ini pada dasarnya terilhami dari pertanyaan salah satu mahasiswa sosiologi agama akhir semester. Dalam suasana tenang mahasiswa itu bertanya,”kira-kira judul riset untuk skripsi yang bagus buat saya menurut abang, apa bang?” Tanya nya!Karena berhubung malam itu kami sedang duduk di salah satu kedai kopi, yeah sudah muncul lah ide untuk membincangi fenomena ngopi dengan …

Sosiologi Kopi: Memaknai Ngopi dan Kesetaraan Selengkapnya »

Satu Buku Berbeda Halaman

SUNNATULLAH meniscayakan manusia untuk harus tunduk dan takluk pada perbedaan sekalipun dalam tataran tertentu manusia berada dalam satu kesamaan; satu gen, satu darah, satu atap, satu kamar, satu turunan, satu lembaga, satu komunitas, satu hidangan, satu keyakinan, dan satu budaya. Banyak ayat yang memberi isyarat bahwa perbedaan itu sunnatullah yang tidak bisa diingkari dan tidak …

Satu Buku Berbeda Halaman Selengkapnya »

Dua Pendengaran Manusia: Catatan untuk Dua Suara Tuhan

BUKU terbitan Alamtara Institute (Cetakan I, Mei 2020) ini tidak hanya desain sampul dan tata-letaknya yang peka terhadap detail, tapi juga kandungannya. Kita disuguhkan wacana kontemplatif berdasarkan detail-detail ayat yang seringkali terabaikan oleh banyak pengkaji al-Quran. Saya langsung terkesima, begitu menerima buku setebal 229+xiv ini dari nune Abi, panggilan Aribal Waqy, putra penulis buku ini. …

Dua Pendengaran Manusia: Catatan untuk Dua Suara Tuhan Selengkapnya »