Empati tanpa Batas: Benang Kemanusiaan yang Menjahit Luka Anak Negeri
Musibah selalu datang tanpa mengetuk pintu, ia tidak menanyakan identitas, tidak memilih latar belakang, dan tidak pula memilah keyakinan. Ketika bumi berguncang, banjir meluap, atau api melalap pemukiman, semua manusia berdiri pada posisi yang sama—rapuh. Di hadapan bencana, perbedaan yang selama ini tampak tebal—agama, suku, pilihan politik, status sosial—mendadak kehilangan daya tawarnya. Yang tersisa hanyalah […]
Empati tanpa Batas: Benang Kemanusiaan yang Menjahit Luka Anak Negeri Read More »


