Abdul Wahid

Pengkaji agama dan budaya, direktur Alamtara Institute dan founder Kalikuma Library & EduCamp NTB

Banalitas, Liminalitas, dan Gerakan Sosial-Budaya di Mata Kaum yang Gelisah

BUKAN budayawan kalau tidak memancing resah gelisah. Forum di mana mereka berkumpul dan berdiskusi selalu menebarkan rasa getir dan geram. Memang sudah menjadi peran sejarah mereka untuk mengabarkan dimensi sembunyi dari balik realita dan peristiwa. Peran yang selalu dijalankan dengan sepenuh hati dan cinta kasih. Itulah mengapa kita harus diam-diam bergembira di tengah terlihat muram.Demikian […]

Banalitas, Liminalitas, dan Gerakan Sosial-Budaya di Mata Kaum yang Gelisah Read More »

Pemajuan Kebudayaan Daerah: Bangkit dari Dalam untuk Mendunia

Hanya dengan cara ini masyarakat mengarungi kosmopolitanisasi, yakni proses yang menggiring manusia dari budaya manapun untuk menjadi warga dunia. Dalam penduniaan masyarakat, kita bukan saja dapat menjangkau dunia lain, tetapi dunia lain akan menjangkau kita. Kita dapat dan harus menerima orang lain, pada saat bersamaan kita bisa diterima orang lain secara sepadan. Ketika jalinan ini berlangsung, betapa kayanya kebudayaan kita menyediakan perangkat-perangkat hidup. Kita menjadi hidup dalam kelimpahan budaya.

Pemajuan Kebudayaan Daerah: Bangkit dari Dalam untuk Mendunia Read More »

Moderasi Beragama: Gerakan Sosial, Kampus, dan Inisiasi Masyarakat

MODERASI BERAGAMA adalah cara pandang, sikap, dan perilaku beragama yang santun, toleran, menghargai perbedaan, dan mengedepankan kemaslahatan berbangsa. Perlu digarisbawahi, bahwa yang diidealkan dalam moderasi itu cara bergaul dalam konteks kepenganutan agama dengan orang lain berbeda agama. Sasaran moderasi bukan “agama” sebagai keyakinan ontologis, bukan pula “metode” beragama (ritual), tetapi “gaya berjumpa”.Cara pandang dan sikap

Moderasi Beragama: Gerakan Sosial, Kampus, dan Inisiasi Masyarakat Read More »

Fakultas Dakwah &.., How Islamic/Communication Studies Can You Go?

FAKULTAS DAKWAH adalah institusi, wadah, untuk mengusung “kepentingan khusus” dalam studi agama/Islam (Religious/Islamic Studies). Kepentingan itu tidak lain pengembangan masyarakat beragama agama Islam (muslim societies) melalui cara kerja ilmu. Dalam kata lain, sisi terpatri dari studi Islam adalah misi meningkatkan kualitas umat dalam hal pemahaman dan pengamalan agamanya. Intinya, bagaimana menjadikan umat Islami secara personal

Fakultas Dakwah &.., How Islamic/Communication Studies Can You Go? Read More »

Menginstalasi Kembali Falsafah dalam Keilmuan Ushuluddin untuk Perubahan Sosial

USHULUDDIN, awalnya, identik dengan Ilmu Tauhid, Ilmu Aqidah atau Ilmu Kalam. Ilmu ini membahas masalah-masalah mendasar menyangkut keyakinan, seperti ke-esa-an Allah dan sifat-sifat-Nya, serta perbuatan manusia dan akibatnya. Ushuluddin adalah himpunan pengetahuan keislaman hasil perdebatan, dialektika, dan kontestasi mengenai Tuhan sebagai kesatuan ontologis-metafisis, juga mengenai akal dan wahyu sebagai piranti epistemologis.Lama-lama, Ushuluddin bukan lagi semata-mata

Menginstalasi Kembali Falsafah dalam Keilmuan Ushuluddin untuk Perubahan Sosial Read More »

Pesan Khutbah Idul Fitri: Jangan Masuk Surga Sendirian*)

KUMANDANG takbir, tahmid, dan tahlil membahana di seluruh jagat raya, sejak hari kemarin, lebih-lebih sampai pagi hari ini. Bukan hanya di negeri-negeri Muslim, tapi juga di negeri-negeri bukan Muslim. Kita semua memekikkan takbir, tahmid dan tahlil itu untuk mengekspresikan perasaan rindu yang mendalam karena bulan Ramadhan telah meninggalkan kita. Dulu, sebulan yang lalu, kita menyambutnya dengan

Pesan Khutbah Idul Fitri: Jangan Masuk Surga Sendirian*) Read More »

Ketika Pekerja “Dunia” Diam-diam Menjenguk Tuhan

ADA banyak cara dan gaya dalam beragama. Latar belakang kultur, pekerjaan, pengalaman hidup, lingkungan, tingkat literasi, dan intensitas perjumpaan mempengaruhi corak penghayatan dan pengamalan. Maka, kulaitas beragama itu bisa saja relatif jika dilihat dari sisi tampilan formal. Kita punya dua contoh tokoh.Yang satu sebutlah anak pantai, karena kerjanya di pantai. Menjadi barista di sebuah bar

Ketika Pekerja “Dunia” Diam-diam Menjenguk Tuhan Read More »

Agama dalam Pusaran Pariwisata: Refleksi dari Gili Trawangan

MUKTAMAD (55) tampak “religius” dengan kopiah haji, baju takwa, dan sarung. Maklum, ia baru saja pulang dari masjid untuk salat Magrib berjamaah pada hari pertama Ramadhan. Warungnya, di tengah kampung Gili Trawangan, mendapat tamu bule yang tampilannya “sekuler” dan “terbuka”. Ia melayani tamunya tanpa canggung. Saat tamunya lagi asyik makan, saya yang sedari tadi memperhatikannya

Agama dalam Pusaran Pariwisata: Refleksi dari Gili Trawangan Read More »

Anwar Ibrahim dari Malaysia dan Ilmu-Ilmu Profetika Kita

BELUM lama ini (24 November 2022), Anwar Ibrahim akhirnya dilantik menjadi Perdana Menteri Malaysia. Kenapa “akhirnya”? Karena tokoh ini sudah 20 tahunan terombang-ambing dalam dinamika politik Malaysia.Saat Mahathir Muhammad berkuasa pada era 1990-an Anwar Ibrahim tokoh paling kuat untuk menggantikan mentor politiknya itu. Tapi nasib politik berkata lain, Anwar Ibrahim tersandera oleh intrik kekuasaan yang

Anwar Ibrahim dari Malaysia dan Ilmu-Ilmu Profetika Kita Read More »

Serat Menak Sarehas: Islamisasi Teks atau Tradifikasi Islam?

SETIAP disertasi keren. Termasuk disertasi Kamarudin Zaelani yang kemarin (Kamis, 12-1-2023) dipertahankan dalam ujian terbuka pada Program Pascasarjana UIN Mataram. Disertasi ini membahas nilai-nilai pendidikan Islam dalam teks Menak Sarehas dari Raden Ngabehi Yosodipuro I, kakek dari pujangga Jawa kenamaan, Ronggowarsito.Di antara yang menarik adalah pendekatannya, yang diklaim sebagai hermeneutika pembebasan (gabungan antara hermeneutika subjektif

Serat Menak Sarehas: Islamisasi Teks atau Tradifikasi Islam? Read More »