Eka Ilham Sang Pencerah

Pendiri Teater RIMPU Yogyakarta. Penulis buku Guru itu Melawan dan Opera Republik Orang-Orang Biasa. Saat ini aktif sebagai ASN di SMKN 1 Palibelo, Kab. Bima.

Seni dan Sastra: Modal Gerakan Perubahan (2-Habis)

Kerendahan hati dan peneguhan sikap merupakan landasan jiwa sastrawan. Putu Wijaya menguatkan itu dalam pengantarnya. Maka sungguh keterlaluan jika sekolah dan kampus menanamkan banyak training motivasi tanpa percaya bahwa seni dan sastra lebih punya kekuatan yang unggul dalam memotivasi.  Ketika sekolah dan kampus kehilangan kekuatan dalam memberi inspirasi maka perannya digantikan oleh dogma, doktrin, dan …

Seni dan Sastra: Modal Gerakan Perubahan (2-Habis) Selengkapnya »

Seni dan Sastra: Modal Gerakan Perubahan (1)

Idza qallal ma’ruf sharamunkaran waidza sya’al munkaru shara ma’rufan(apabila ma’ruf telah kurang diamalkan maka dia menjadi munkar dan apabila munkar telah tersebar maka dia menjadi ma’ruf)Bukan karena perjuanganlah kita menjadi seniman, tetapi karena kita seniman maka kita menjadi pejuang. Kalau seni yang indah tidak mengungkapkan gagasan moral, gagasan yang menyatukan orang, itu bukanlah seni, hanya …

Seni dan Sastra: Modal Gerakan Perubahan (1) Selengkapnya »

Puisi Bukan Sekadar Kata-Kata

Puisi tak sekadar teks dan kumpulan pilihan kata. Bila padanya diberi konteks, puisi dapat bertransformasi menjadi “senjata” tak lagi sekedar kata. Jika saja teks dan konteks diberi imaji dan spritualitas, puisi dapat diubah menjadi spirit perubahan, perlawanan, pergerakan, romantisme, meditasi, dan introspeksi diri. Puisi juga mengajak kita untuk menertawakan diri kita sendiri terhadap apa yang …

Puisi Bukan Sekadar Kata-Kata Selengkapnya »