Maimun Zubair

Dosen UIN Mataram

Menyoal Jejak Maulid Nabi saw

BULAN kelahiran Nabi saw yang kita peringati dengan istilah maulid kini akan berakhir. Andai kita ibaratkan bahwa perayaan maulid ini sebagai akhir dari aktivitas Rasul membersamai dalam keseharian kita, kira-kira adakah yang berbekas setelah satu bulan mendengar, menyimak, dan mencamkan tentang perjuangan dan sejarah kehidupan beliau? Dari sekian banyak materi yang kita terima tentang perjalanan […]

Menyoal Jejak Maulid Nabi saw Read More »

Tuhan pun Berselawat

TUHAN yang begitu agung dan mulia kedudukannya, yang tidak memiliki ketergantungan pada siapa pun dan pada apa pun, yang tidak ada sekutu baginya dalam hal kekuasaan, kekuatan, maupun wewenang. Dia satu-satunya zat yang memiliki kesempurnaan dengan dirinya sendiri, tak perlu apa pun dan tak butuh siapa pun untuk menjadikan dirinya sempurna. Tatkala hamba-Nya yang bernama

Tuhan pun Berselawat Read More »

Role Model Berdimensi Sempurna

DALAM dunia seni rupa dan arsitektur terdapat bentuk seni dan desain yang spektakuler yakni seni empat dimensi, suatu bentuk yang lebih sempurna dan kompleks dibanding dua dan tiga dimensi. Jenis karya empat dimensi merupakan jenis kreasi yang menggunakan dimensi ruang dan dimensi waktu sebagai elemen utamanya, sehingga kaya akan pengalaman yang lebih hidup dan lebih

Role Model Berdimensi Sempurna Read More »

Antara Hukum Tuhan dan Hukum Sosial

KATA orang bijak, “hidup ini rangkaian dari pilihan-pilihan”. Untuk menggapai keseimbangan dalam hidup ini, kita harus pandai menjatuhkan pilihan yang tepat, tentunya dengan berbagai pertimbangan dan perhitungan yang cermat. Kecermatan itu hanya bisa dijalankan oleh orang-orang yang memposisikan pikiran dan hatinya dalam kondisi yang tenang, yang dingin, dan adem.Dalam kapasitas manusia sebagai zoon politicon, kata

Antara Hukum Tuhan dan Hukum Sosial Read More »

Mengendalikan Volume Naluriah

TUHAN telah membekali kita satu potensi diri yang bernama volume naluriah sebagai kelengkapan dari kesempurnaan makhluk yang kejadiannya membuat Tuhan sangat bangga (surat al-Mukminun ayat 14) di mana di penghujung ayat tersebut Tuhan menyatakan kebanggaannya setelah penciptaan manusia itu selesai, dengan untaian kalimat indah “fatabārakallāhu aḥsanul-khāliqīn”. Terjemahannya: Maka Maha sucilah Tuhan, Pencipta Yang Paling Baik.Volume

Mengendalikan Volume Naluriah Read More »

Seumpama “Loadspeaker” Rusak

LOADSPEAKER atau bahasa sehari-hari kita adalah pengeras suara, yakni suatu alat di samping membuat suara pembicara menjadi keras dan jelas, juga membuat para pendengar menjadi nyaman dalam menyimak suara pembicara. Dengan loadspeaker, pesan yang disampaikan menjadi jelas, dan tentunya pendengar menjadi paham dan mengerti apa yang dibicarakan oleh pembicara. Asal dipastikan loadspeaker atau pengeras suara

Seumpama “Loadspeaker” Rusak Read More »

Berlomba-lomba itu Bukan Bersaing

BERLOMBA-LOMBA dalam kebaikan (fastabiqul-khairāt) dapat menjadi pemantik bagi semangat dan ambisi untuk melakukan sesuatu yang bernilai kebaikan dalam kehidupan kita. Sebagai makhluk Tuhan yang memiliki kebiasaan santai, malas, dan kebiasaan menunda-nunda dalam segala aktivitas, khususnya aktivitas kebaikan, maka Tuhan memilih diksi “berlomba”  sebagai daya dorong agar segera melakukan aktivitas tersebut. Pertanyaannya, mengapa Tuhan memilih diksi

Berlomba-lomba itu Bukan Bersaing Read More »

Kemerdekaan: Buah Kebaikan Universal

KEMERDEKAAN yang memiliki akar kata kebebasan atau independen menjadi suatu impian bagi setiap orang, karena tak seorang pun yang mau dan rela hidupnya dibelenggu dan dikekang oleh ketidakbebasan. Apalagi jika belenggu atau tekanan itu datang dan dilancarkan secara tidak manusiawi sebagaimana dialami oleh generasi pendahulu kita di zaman kolonial dulu.Begitu beratnya kondisi dan perlakuan yang

Kemerdekaan: Buah Kebaikan Universal Read More »

Tatkala Orientasi Amaliah Bergeser

AKTIVITAS amaliah yang kita jalankan dalam kehidupan ini idealnya berorientasi ukhrawi, artinya amalan apa yang kita kerjakan, kapan, dan di manapun tujuannya untuk kebahagiaan di akhirat nanti.Komitmen untuk orientasi akhirat dalam setiap aktivitas amaliah kita harus diperkuat, terutama untuk menjaga agar pendirian kita tetap kokoh dan tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh yang datang dari luar

Tatkala Orientasi Amaliah Bergeser Read More »