Nilai Kehidupan Kun Fayakun

MALAM itu setelah melakukan perjalanan jauh, suami menghampiriku yang sedang mengambil air minum di dapur, “Dek, tolong buatkan makanan, ya,” pintanya.  Aku yang mendengarkan kalimat tersebut langsung menjawab, “Bagaimana Pah? Beras kita mau habis, tinggal setengah takar. Nasi ini hanya cukup untuk kita makan berempat saja. Persediaan di dapur juga kosong semua, tinggal sayur bayam …

Nilai Kehidupan Kun Fayakun Selengkapnya »