HIKMAH

Mewujudkan Mimpi dengan Kejujuran

MENGAWALI kehidupan di awal tahun, sangat baik bila kita memulainya dengan konsep kejujuran; jujur dalam membuat rencana, jujur dalam bersikap, jujur dalam bekerja, jujur dalam berperilaku, jujur dalam beramal, jujur dalam berbicara, serta jujur dalam statement dan paradigma.Apa yang akan menjadi capaian-capaian kita secara prioritas hendaknya betul-betul kita rencanakan dengan jujur, kita susun langkah-langkah capaian […]

Mewujudkan Mimpi dengan Kejujuran Read More »

Menakar Diri di Momen Pergantian Tahun

PERGANTIAN tahun menjadi momen membahagiakan dan ditunggu-tunggu oleh sebagian besar orang, terutama bagi siapa saja yang memiliki pola kehidupan yang progresif, karena di dalam setiap proses pergantian pasti akan terjadi perubahan. Jangankan pergantian tahun, dalam pergantian detik saja bagi yang progresif pasti optimis akan terjadi perubahan yang berarti.Idealnya kita semua harus demikian, bahwa kehidupan yang

Menakar Diri di Momen Pergantian Tahun Read More »

Mewaspadai Memuji Diri Sendiri

PUJIAN terkadang menjadi sesuatu yang diharap oleh semua orang sebagai wujud eksistensi diri yang dirasa pantas untuk mendapatkan penghargaan atas jerih payah yang telah dilakukan, juga kadang dapat menjadi penyemangat untuk mengukir prestasi dan capaian berikutnya.Tak jarang ada unsur kesengajaan dari seseorang untuk memperlihatkan diri hanya sekadar ingin mendapat pujian, sanjungan, dan pengakuan dari orang-orang

Mewaspadai Memuji Diri Sendiri Read More »

Memahami Kehidupan sebagai Festival

TUHAN menggunakan diksi yang berbeda-beda dalam membahasakan realitas kehidupan yang kita jalani di bumi, yang dituangkan dalam beberapa ayat di dalam firman-Nya, seperti  pilihan diksi bahwa kehidupan ini bagaikan permainan dan senda gurau (hāżihil-ḥayātud-dun-yā illā lahwuw wa la’ib), kemudian kehidupan ini menjadi ujian (Allażī khalaqal-mauta wal-ḥayāta  liyabluwakum ayyukum aḥsanu ‘amalā) dan disebut juga bahwa kehidupan

Memahami Kehidupan sebagai Festival Read More »

Ketika Alasan Dibuat-buat

SEBAGAI makhluk yang diberikan kemampuan berlogika atau berpikir, kita memiliki kebiasaan bawaan yang sering muncul tatkala kita ingin membebaskan diri dari adanya intervensi yang kita rasakan akan mengganggu, yakni kemampuan memberikan alasan. Kemampuan itu akan terasah tajam oleh karena kita jadikan sebagai landasan pembenaran atas sikap dan pendirian kita yang tidak bersedia menerima intervensi dari

Ketika Alasan Dibuat-buat Read More »

Waktu Kita Belum Selesai

PERJALANAN hidup yang kita lalui dalam detik demi detik, jam demi jam, hari demi hari di dalamnya akan selalu terjadi perubahan, dan mestinya  perubahan itu sesuai sunnatullah adalah ke arah yang lebih sempurna (bahasa Nabi; “yaumuhu khairan…”, tiap hari harus lebih baik).Apa pun profesi dan kedudukan kita, setiap berlalunya detik dalam kesempatan hidup kita adalah

Waktu Kita Belum Selesai Read More »

Kelezatan Hidup untuk Orang yang Lurus

BERLAKU luruslah! Kalimat singkat ini dapat kita jumpai pada tesis keagamaan (baca: Islam) yang menjadi penegasan kepada pemeluknya untuk melakukan praktik keagamaan dengan benar. Bahkan dalam doa yang dianjurkan, hendaknya kita selalu meminta kepada Tuhan untuk ditunjukkan jalan yang benar dengan menggunakan diksi “jalan lurus”.Dalam petutur orang-orang saleh apabila memberikan wejangan kepada murid-muridnya yang hendak

Kelezatan Hidup untuk Orang yang Lurus Read More »

Tatkala Merasa sebagai Orang Penting

SEBAGAI orang penting tidak jarang menjadi obsesi orang-orang yang ingin mendapatkan pengakuan berbeda dalam status sosial, yang ingin mendapatkan perlakuan spesial di tengah pergumulan kemanusiaan, yang ingin mendapatkan penghormatan dari orang-orang sekitarnya, dan yang ingin mendapatkan kedudukan dan perlakuan exclusive di tengah masyarakatnya.Dalam komunitas tertentu, orang penting itu sering ditakar dari jenis pekerjaan dan profesi

Tatkala Merasa sebagai Orang Penting Read More »

Menakar Diri dalam Komunikasi

KEMAMPUAN berkomunikasi yang menjadi anugerah Tuhan kepada kita, baik secara verbal maupun non verbal akan menjadi identitas diri di tengah pergumulan sosial dan kemanusiaan. Seseorang terkadang akan dikenal dan dikenang oleh karena aktivitas komunikasi yang dilakukannya, sehingga lahir statement di kalangan orang bijak, bahwa manusia adalah bahan cerita bagi generasi sesudahnya.Pada era perkembangan teknologi komunikasi 

Menakar Diri dalam Komunikasi Read More »

Menyoal Keberadaan Diri di Bumi

ADA sepenggal sabda dari Rasul saw yang berbunyi “khaiunnaas anfa’uhum linnaas”. Bahwa sebaik-baik manusia adalah yang banyak memberi manfaat atas manusia lain.Sabda yang singkat di atas ini ingin mendialogkan kepada kita, betapa keberadaan kita sebagai hamba Tuhan di atas bumi ini akan semu, manakala kita tidak dapat menebar manfaat dan maslahat kepada makhluk Tuhan dan

Menyoal Keberadaan Diri di Bumi Read More »