OPINI

Perjalanan Spiritual Nabi

Kita kini berada di penghujung bulan Rajab, bulan ketujuh dalam kalender Hijriah, sebuah bulan yang dimuliakan dan sarat dengan pesan persiapan ruhani. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Rajab adalah bulan menanam, Sya’ban bulan menyiram dan memelihara, sementara Ramadhan adalah bulan memetik hasil. Maka, akhir Rajab seharusnya menjadi ruang muhasabah: sejauh mana benih-benih kebaikan telah kita […]

Perjalanan Spiritual Nabi Read More »

Blencong, Bayang, dan Kentut: Politik Tawa dalam Dunia Punakawan

Di tengah gemerlap kisah Mahabharata yang sakral, ketika para ksatria berbicara dengan bahasa tinggi dan kosmos ditata oleh kehendak para dewa, muncul sebuah gangguan yang nyaris subversif. Gangguan itu bukan datang dari musuh, bukan pula dari kekuatan adikodrati, melainkan dari tawa. Tawa yang lahir dari tubuh-tubuh cacat, suara serak, logat kasar, dan humor yang sering

Blencong, Bayang, dan Kentut: Politik Tawa dalam Dunia Punakawan Read More »

Post-Rain Snowfall di California: Membaca Keteraturan Iklim sebagai Etika Ekologis Qur’ani

Fenomena ”post-rain snowfall” di California menghadirkan pengalaman estetik sekaligus intelektual yang menarik untuk direnungi. Ia bukan sekadar peristiwa meteorologis biasa, tetapi sebuah momen kontemplatif di mana manusia berkesempatan membaca alam sebagai teks yang hidup. Hujan yang turun, kemudian disusul turunnya salju, bukan hanya rangkaian gejala iklim—melainkan sebuah isyarat kosmik tentang keteraturan, keseimbangan, dan etika ekologis

Post-Rain Snowfall di California: Membaca Keteraturan Iklim sebagai Etika Ekologis Qur’ani Read More »

Menemukan Hadis “Afsyu al-Salam Baynakum” di Tepi Jalan: Tafsir Keselamatan di Ruang Publik

Ada teks suci yang sudah begitu akrab di telinga kita, sering dikutip di mimbar, majelis taklim, dan buku-buku etika Islam. Hadis itu berbunyi:لَا تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ“Kalian tidak akan masuk surga hingga beriman, dan tidak sempurna iman kalian hingga kalian saling

Menemukan Hadis “Afsyu al-Salam Baynakum” di Tepi Jalan: Tafsir Keselamatan di Ruang Publik Read More »

Iman yang Diperjuangkan: Tentang Jarak, Sunyi, dan Pilihan yang Menempa Keyakinan

Ada iman yang tidak lahir dari sorak. Ia tidak dibesarkan oleh kebiasaan kolektif, tidak disokong oleh kenyamanan mayoritas, dan tidak dijaga oleh sistem sosial yang mapan. Ia tumbuh justru karena harus dipilih—berulang kali, dengan sadar, dan dengan konsekuensi.Iman semacam itu terasa nyata di California Selatan. Ia hadir dalam perjalanan panjang menuju masjid yang jauh, dalam

Iman yang Diperjuangkan: Tentang Jarak, Sunyi, dan Pilihan yang Menempa Keyakinan Read More »

Deforestasi: Kerusakan Sistemik yang Menjerat Masyarakat Kota Bima

Menilik keadaan ekologis Indonesia beberapa tahun terakhir, tampak jelas bahwa bencana alam akibat kerusakan lingkungan terjadi silih berganti di berbagai daerah di negeri ini. Setiap tahunnya, laman berita-berita lokal maupun nasional sesak dengan kabar duka mengenai bencana hidrometeorologi mulai dari banjir bandang, tanah longsor, hingga kekeringan ekstrem di berbagai wilayah. Salah satu di antara daerah-daerah

Deforestasi: Kerusakan Sistemik yang Menjerat Masyarakat Kota Bima Read More »

Epicureanisme: Ide tentang Hedon yang Disalahpahami

SEPANJANG sejarah filsafat, hanya sedikit filsuf yang menjadi sasaran kritik lebih banyak daripada Epicurus. Ini karena Epicurus adalah seorang hedonis dalam arti tradisional, yang mengajarkan kesenangan (pleasure) sebagai kebaikan mutlak dan sebagai eksistensi. Baginya, tujuan utama hidup adalah mencapai kesenangan. Filsafat ini menjadi perdebatan di kalangan filsuf sebab ‘hedonisme’ seringkali disinonimkan dengan keegoisan, kerusakan, dan

Epicureanisme: Ide tentang Hedon yang Disalahpahami Read More »

Ketika Ilmu Menemukan Akar: Catatan Perjumpaan dengan Seyyed Hossein Nasr

Di tengah dunia yang bergerak terlalu cepat, di mana hutan dihitung dalam hektare dan sungai diukur dalam debit, kita jarang diberi kesempatan untuk berhenti dan bertanya: apa yang sebenarnya sedang kita rusak? Bukan hanya bentang alam, melainkan cara kita memahami keberadaan itu sendiri. Barangkali, krisis ekologis hari ini bukan semata krisis lingkungan, melainkan krisis cara

Ketika Ilmu Menemukan Akar: Catatan Perjumpaan dengan Seyyed Hossein Nasr Read More »

Amerika dan Cermin Kesadaran Diri; Catatan Perjalanan Di Negeri Orang

Perjalanan sering kali menjadi guru yang tidak kita duga. Ia tidak hanya memindahkan tubuh dari satu titik ke titik lainnya, tetapi juga membuka ruang-ruang refleksi yang jarang muncul dalam rutinitas sehari-hari. Para psikolog menyebut proses ini sebagai situational self-awareness, yaitu sebuah kondisi ketika seseorang, karena konteks yang baru, lebih peka terhadap perilaku, pikiran, dan nilai

Amerika dan Cermin Kesadaran Diri; Catatan Perjalanan Di Negeri Orang Read More »