Zuhrupatul Jannah

Dosen UIN Mataram/Mahasiswa Doktoral Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal

Menyapu Debu, Menjaga Doa: Gotong Royong NMC dan Perjuangan Masjid At-Taqwa di Tanah Diaspora

Sabtu, 7 Februari 2026, bukan sekadar tanggal dalam kalender komunitas Nusantara Muslim California (NMC). Pagi itu menjadi ruang pertemuan antara tradisi, iman, dan sejarah perjuangan. Di Masjid At-Taqwa, para anggota komunitas berkumpul untuk gotong royong membersihkan masjid dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.Di permukaan, kegiatan itu tampak sederhana: memvakum karpet, merapikan lemari sajadah dan mukena, […]

Menyapu Debu, Menjaga Doa: Gotong Royong NMC dan Perjuangan Masjid At-Taqwa di Tanah Diaspora Read More »

Tadabbur di Antara Gemerlap dan Sunyi: Las Vegas dan Pelajaran Sunyi dari Red Rock Canyon

Las Vegas sering hadir dalam imajinasi sebagai kota yang tak pernah benar-benar gelap. Lampu-lampu neon menyala sepanjang malam, suara mesin dan musik saling bertumpuk, dan manusia bergerak seolah waktu adalah sesuatu yang harus ditaklukkan. Di kota ini, liburan kerap berarti merayakan intensitas—lebih banyak cahaya, lebih banyak hiburan, lebih banyak rangsangan. Tubuh pun, tanpa disadari, dipaksa

Tadabbur di Antara Gemerlap dan Sunyi: Las Vegas dan Pelajaran Sunyi dari Red Rock Canyon Read More »

Post-Rain Snowfall di California: Membaca Keteraturan Iklim sebagai Etika Ekologis Qur’ani

Fenomena ”post-rain snowfall” di California menghadirkan pengalaman estetik sekaligus intelektual yang menarik untuk direnungi. Ia bukan sekadar peristiwa meteorologis biasa, tetapi sebuah momen kontemplatif di mana manusia berkesempatan membaca alam sebagai teks yang hidup. Hujan yang turun, kemudian disusul turunnya salju, bukan hanya rangkaian gejala iklim—melainkan sebuah isyarat kosmik tentang keteraturan, keseimbangan, dan etika ekologis

Post-Rain Snowfall di California: Membaca Keteraturan Iklim sebagai Etika Ekologis Qur’ani Read More »

Menemukan Hadis “Afsyu al-Salam Baynakum” di Tepi Jalan: Tafsir Keselamatan di Ruang Publik

Ada teks suci yang sudah begitu akrab di telinga kita, sering dikutip di mimbar, majelis taklim, dan buku-buku etika Islam. Hadis itu berbunyi:لَا تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ“Kalian tidak akan masuk surga hingga beriman, dan tidak sempurna iman kalian hingga kalian saling

Menemukan Hadis “Afsyu al-Salam Baynakum” di Tepi Jalan: Tafsir Keselamatan di Ruang Publik Read More »

Iman yang Diperjuangkan: Tentang Jarak, Sunyi, dan Pilihan yang Menempa Keyakinan

Ada iman yang tidak lahir dari sorak. Ia tidak dibesarkan oleh kebiasaan kolektif, tidak disokong oleh kenyamanan mayoritas, dan tidak dijaga oleh sistem sosial yang mapan. Ia tumbuh justru karena harus dipilih—berulang kali, dengan sadar, dan dengan konsekuensi.Iman semacam itu terasa nyata di California Selatan. Ia hadir dalam perjalanan panjang menuju masjid yang jauh, dalam

Iman yang Diperjuangkan: Tentang Jarak, Sunyi, dan Pilihan yang Menempa Keyakinan Read More »

Ketika Ilmu Menemukan Akar: Catatan Perjumpaan dengan Seyyed Hossein Nasr

Di tengah dunia yang bergerak terlalu cepat, di mana hutan dihitung dalam hektare dan sungai diukur dalam debit, kita jarang diberi kesempatan untuk berhenti dan bertanya: apa yang sebenarnya sedang kita rusak? Bukan hanya bentang alam, melainkan cara kita memahami keberadaan itu sendiri. Barangkali, krisis ekologis hari ini bukan semata krisis lingkungan, melainkan krisis cara

Ketika Ilmu Menemukan Akar: Catatan Perjumpaan dengan Seyyed Hossein Nasr Read More »

Ketika Batu, Emas, dan Kerang Menuntut Keadilan: Pelajaran dari Kosmologi Adat tentang Krisis Ekologi Global

Sebuah panel dalam pertemuan American Academy of Religion (AAR) 2025 menyoroti bagaimana konflik ekologis di berbagai belahan dunia—dari batu suci di Danau Tahoe, penambangan emas di wilayah Anishinaabe, hingga kerang raksasa hima di Guåhan (Guam)—tidak bisa dipahami tanpa melihat cara masyarakat adat memahami alam sebagai makhluk yang hidup, bersemangat, dan memiliki kehendak. Artikel ini menelusuri

Ketika Batu, Emas, dan Kerang Menuntut Keadilan: Pelajaran dari Kosmologi Adat tentang Krisis Ekologi Global Read More »

Ketika Dunia Memeluk Kita Kembali: Renungan tentang Pulang, Luka, dan Kekerabatan yang Membentuk Masa Depan Bumi

Ada kalimat yang muncul seperti desir angin yang pelan, ”Bahwa dunia tidak meminta untuk diselamatkan-dunia hanya meminta untuk diingat kembali”. Kalimat sederhana ini dapat mengguncang siapa pun yang mulai merasa bahwa bumi semakin menjauh dari manusia, atau justru manusia lah yang semakin menjauh dari bumi.Refleksi itu menguat ketika saya menghadiri acara bedah buku yang berjudul

Ketika Dunia Memeluk Kita Kembali: Renungan tentang Pulang, Luka, dan Kekerabatan yang Membentuk Masa Depan Bumi Read More »

Eksodus dan Dekolonisasi Spiritual: Mitos Pembebasan dalam Dialektika Iman

Menelaah uraian perkuliahan Prof. Michael Alexander dalam Mata Kuliah ”Religion, Myths and Rituals” dengan Tema ”African-American Religion: Exodus sebagai Mitos Sentral” dapat disimpulkan bahwa Narasi Eksodus menjadi simbol perjuangan hak sipil Afrika-Amerika: Oleh Martin Luther King Jr. mempertegas sebagai panggilan untuk transformasi moral, integrasi, dan non-kekerasan, sementara Malcolm X melihatnya sebagai dasar pemisahan, pemberdayaan komunitas,

Eksodus dan Dekolonisasi Spiritual: Mitos Pembebasan dalam Dialektika Iman Read More »

Dekonstruksi “Logika Setan” dalam Otoritas Penafsiran: Menyingkap Semangat Kesetaraan dari Cahaya Tauhid

Menyimak uraian perkuliahan Prof. Sahin Acikgoz dalam Mata Kuliah ”Islam and Feminisme” dengan Tema ”Dekonstruksi Otoritas Penafsiran: Dari Logika Setan hingga Patriarki dalam Membaca Teks Suci” dapat disimpulkan bahwa proyek memahami teks suci tidak bisa dilepaskan dari kesadaran linguistik, historis, dan etis yang mendalam.Pertama, pada tataran bahasa, Prof. Acikgoz menegaskan bahwa bahasa bukanlah cermin pasif

Dekonstruksi “Logika Setan” dalam Otoritas Penafsiran: Menyingkap Semangat Kesetaraan dari Cahaya Tauhid Read More »