Musdah Mulia

Profesor Riset bidang Lektur Agama, Ketua Umum ICRP (Indonesian Conference on Religions for Peace), Dosen UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Visi-Misi Islam dan Agenda Strategisnya

PROBLEM paling mengemuka dari umat beragama adalah mereka tidak menganggap keberagamaan (religiosity) sebagai bagian esensial dari kemanusiaan. Tidak heran jika dewasa ini kita menjumpai orang-orang yang mengklaim diri sebagai  beriman, namun sangat tidak manusiawi. Dalam Islam, contohnya, dijumpai orang-orang yang rajin shalat dan puasa, tapi tidak peduli pada ketidakadilan yang merajalela di masyarakatnya, tidak peduli …

Visi-Misi Islam dan Agenda Strategisnya Selengkapnya »

Tauhid untuk Keadilan dan Kesetaraan

TAUHID adalah inti ajaran Islam, mengajarkan bagaimana berketuhanan secara benar dan juga menuntun manusia untuk berkemanusiaan dengan benar. Dalam kehidupan sehari-hari, tauhid menjadi pegangan pokok yang membimbing dan mengarahkan manusia untuk bertindak benar, baik dalam hubungannya dengan Allah, sesama manusia, maupun dengan alam semesta. Bertauhid yang benar akan mengantarkan manusia kepada kehidupan yang baik di …

Tauhid untuk Keadilan dan Kesetaraan Selengkapnya »

Kebebasan Sipil sebagai Tantangan dalam Demokrasi (2)

Variabel Kebebasan berkumpul dan berserikat BAHWA kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang (Pasal 28 UUD 1945). Undang-Undang Nomor 8 tahun 1985 pada klausul menimbang butir a menyatakan bahwa: dalam  pembangunan  nasional yang  pada  hakekatnya adalah  pembangunan manusia  Indonesia  seutuhnya dan pembangunan  seluruh  masyarakat Indonesia,  kemerdekaan warga negara  Republik  Indonesia untuk  berserikat  atau berorganisasi dan kemerdekaan untuk memeluk agamanya dan kepercayaannya masing-masing  dijamin oleh  Undang-Undang Dasar 1945. Berdasarkan ketentuan aturan …

Kebebasan Sipil sebagai Tantangan dalam Demokrasi (2) Selengkapnya »

Kebebasan Sipil sebagai Tantangan dalam Demokrasi (1)

MEMASUKI Era Reformasi sejak 1998, sistem demokrasi merupakan pilihan satu-satunya bagi bangsa Indonesia. Sebab, ternyata tidak ada bentuk pemerintahan atau sistem politik lain yang lebih baik menggantikan sistem politik Orde Baru yang represif dan otoriter. Proses demokratisasi dimulai dengan gerakan rakyat, bersifat masif dan secara spontan.  Segera setelah Soeharto menyatakan pengunduran dirinya, sejumlah tokoh masyarakat …

Kebebasan Sipil sebagai Tantangan dalam Demokrasi (1) Selengkapnya »

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (2)

4. Prinsip Musawah (Kesetaraan dan keadilan gender) Kebahagiaan hidup dalam pernikahan hanya dapat diwujudkan dalam kehidupan keluarga manakala suami isteri berada pada posisi yang setara dan sederajat. Itulah yang sekarang diistilahkan dengan kesetaraan dan keadilan gender. Sebab, bagaimana mungkin suami isteri bisa saling menghargai, saling menghormati, dan saling terbuka jika sang suami memandang isteri lebih …

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (2) Selengkapnya »

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (1)

PERKAWINAN atau pernikahan adalah amanah. Islam menegaskan bahwa pernikahan merupakan komitmen yang teguh dan perjanjian kokoh. Agar komitmen atau perjanjian itu tetap menjadi teguh dan kokoh selamanya, Islam menggariskan beberapa prinsip yang harus dijadikan pedoman dalam hubungan suami istri. Prinsip dasar ini harus dipegang kuat oleh kedua pasangan isteri dan suami. 1. Prinsip Mitsaqan ghaliza …

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (1) Selengkapnya »