OPINI

Ranjau Moralitas Berfikir

TERJEREMBAB dalam bayang-bayang khidmat pendidikan agama, di balikpapan ketenangan yang seharusnya menjadi tempat menyejukkan bagi para santri, sebuah rahasia mencongkel nurani kita. Lingkungan pesantren, yang seharusnya menjadi tempat pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai moral, telah ternoda oleh tindakan keji yakni kekerasan seksual.Menyelinap seperti ular dalam taman suci, menggigit dan meninggalkan bekas luka mendalam yang tak […]

Ranjau Moralitas Berfikir Read More »

Politik Adu Domba: Pion Mematikan Penghancur Integritas dan Solidaritas Bangsa

POLITIK Adu Domba (divide et impera) merupakan bentuk manuver politik dengan penekanan pada klaster sosial. Sering kali muncul dari pihak atau kelompok elit (karena mereka mempunyai daya dalam menjalankan strategi politiknya) untuk memecah belah suatu komunitas, kelompok, atau tatanan masyarakat kecil dengan tujuan masyarakat/kelompok kecil tersebut tidak menjadi besar untuk mengurangi ancaman bagi mereka kedepannya.Namun

Politik Adu Domba: Pion Mematikan Penghancur Integritas dan Solidaritas Bangsa Read More »

Anies, Ahok, dan (Masih Tentang) Kebingungan Kelas Menengah Indonesia

Dalam kancah politik Indonesia hari ini, saingan Joko Widodo alias Mulyono hanya dua orang: Anies dan Ahok. Dan keduanya, setidaknya secara formal, telah masuk kotak. Dengan tidak masuknya kedua figur tersebut dalam kontestasi pilkada besok, Raja Mulyono akan terus menggunakan pengaruhnya terhadap jalannya pemerintahan Prabowo–apa pun dan bagaimanapun caranya.Kemampuan Mulyono dalam menyetop Anies dan Ahok

Anies, Ahok, dan (Masih Tentang) Kebingungan Kelas Menengah Indonesia Read More »

Membenci Jokowi, Menolak Anies: Potret Kebingungan Kelas Menengah Indonesia

Salah satu keberhasilan terbesar Jokowi alias Mulyono adalah politisasi politik identitas. Terutama sejak kegagalan aksi 212, Jokowi berhasil membuat framing bahwa seolah-olah ancaman terbesar bangsa Indonesia adalah politik identitas. Framing ini bukan lagi teori-teori yang abstrak, melainkan menyasar target yang amat sangat kongkret: Anies Baswedan. Para buzzer dan influencer baik yang bayaran maupun non-bayaran mereproduksi

Membenci Jokowi, Menolak Anies: Potret Kebingungan Kelas Menengah Indonesia Read More »

Bagaimana Sebenarnya Kesetaraan dan Keadilan Perspektif Gender Itu?

Sudah mafhum, bahwa perjalanan panjang kaum perempuan dalam memperjuangkan hak-haknya sekaligus tuntutan menikmati kesetaraan dan keadilan tanpa diskriminasi sudah didengungkan dalam beberapa dekade (menurut beberapa versi), telah melahirkan berbagai macam teori mulai dari teori yang ekstrem sampai kepada teori yang sangat liberal.Tentu saja, teori-teori tersebut intinya menuntut kesetaraan dan keadilan gender. Namun, dalam mengemukakan argumen

Bagaimana Sebenarnya Kesetaraan dan Keadilan Perspektif Gender Itu? Read More »

Teologi Membilas Politik Dinasti Perspektif Hasan Hanafi

-Sistem Yang baik hanyalah Sound Sistem-Pusaran sejarah umat manusia acap kali dipenuhi oleh kekuasaan dan penindasan, lalu di tahun 1935 lahir seorang anak laki-laki mesir yang kemudian hadir dengan suara teologi pembebasan yang penuh keberanian. Teologi pembebasan Hasan Hanafi bukanlah sekadar teori abstrak; ia merupakan seruan untuk membebaskan umat dari belenggu penindasan yang berulang. Teologi

Teologi Membilas Politik Dinasti Perspektif Hasan Hanafi Read More »

Ntumbu Tuta: Tradisi Unik Masyarakat Desa Ntori dan Desa Maria Wawo

Munculnya tulisan ini berawal dari WA saudara Junaidin, salah seorang dosen STIT Sunan Giri Bima, yang meminta saya untuk memberi kata sambutan pada buku gurunya yang akan segera terbit membahas mengenai tradisi ntumbu tuta atau adu kepala  di Desa Ntori.Ntumbu tuta sendiri merupakan sebuah bentuk permainan yang sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Desa Maria dan

Ntumbu Tuta: Tradisi Unik Masyarakat Desa Ntori dan Desa Maria Wawo Read More »

Substansi Hijrah

Kenapa peristiwa hijrah menjadi awal dari penentuan kalender Islam, menarik untuk menjawab pertanyaan ini. Kenapa bukan peristiwa-peristiwa yang lain, seperti misalnya dalam kalender masehi, diambil dari peristiwa kelahiran Nabi Isa as, atau peristiwa-peristiwa lainnya, misalnya peristiwa isra’ dan mi’raj bukankah itu peristiwa yang besar dan punya nilai sejarah yang penting. Sangat menarik kenapa Khalifah Umar

Substansi Hijrah Read More »

Membantah Argumentasi Tidak Pentingnya Agama

“Tuhan sudah tidak di sana lagi. Sebab manusia sudah memiliki arena pengetahuan yang menjadi tuhan mereka. Sejak gagasan terhadap ilmu pengetahuan menjadi kuat, bahkan sebagai fragmen Mendekontsruksi keberadaan atas kebenaran. Di situlah manusia mentuhankan gagasan gilirannya”Sulit membantah  tentang pengetahuan modern hari ini, bahwa manusia sudah berkembang sangat jauh atas peradabannya. Jika dahulu mereka hanya eksis

Membantah Argumentasi Tidak Pentingnya Agama Read More »

Patgulipat Judi Online dan Pemerintah Kita

POLEMIK judi online terkuak akhir-akhir ini, jauh sebelum viral di media sosial, telah merebak judi online dengan segala penawaran yang menggiurkan. Peluang mendapatkan keuntungan yang besar hanya fatamorgana, tak lain hanya kesenangan sesaat setelahnya kebangkrutan dan kehancuran yang akan terjadi.Fenomena judi online mengapa bisa cepat merebak di masyarakat? Secara kasat mata dapat disimpulkan, kondisi masyarakat

Patgulipat Judi Online dan Pemerintah Kita Read More »