Stunting Intelektual

Dalam kesehatan stunting itu diartikan anak yang gagal tumbuh diakibatkan karena kurang gizi, sehingga ia mengalami gagal pertumbuhan secara normal. Stunting lebih terkait dengan keadaan fisik seorang anak, yang mengalami keadaan yang tidak normal, dan itu akan berpengaruh terhadap masa depan anak tersebut. Dari kondisi tubuh yang tidak normal, itu merembes ke mental dan pemikiran […]

Stunting Intelektual Read More »

Keteladanan Gus Dur

Tema sentral dalam temu Nasional Gusdurian adalah “meneladani Gus Dur, merawat Indonesia”, tema yang cocok dibahas pada hari ini, Gus Dur telah memberikan teladan, saatnya kita melanjutkan. Para ulama identik dengan keilmuan, secara hirarkis ulama merupakan pewaris para Nabi, dalam salah satu hadis Nabi dikatakan bahwa ulama itu adalah pewaris para Nabi. Secara keilmuan para

Keteladanan Gus Dur Read More »

Evidence-Based Performance dalam Ibadah: Menakar dengan Bukti, Menilai dengan Hati

Dalam manajemen modern, ada istilah evidence-based performance yang merujuk pada evaluasi kinerja yang didasarkan pada bukti yang terukur dan data yang dapat diverifikasi. Pendekatan ini mengutamakan akurasi, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga setiap pencapaian dapat dinilai secara objektif. Menariknya, prinsip ini tidak hanya relevan di ruang kerja, tetapi juga memiliki kemiripan dengan konsep penilaian amal dalam

Evidence-Based Performance dalam Ibadah: Menakar dengan Bukti, Menilai dengan Hati Read More »

Prisma Pemikiran Gus Dur

Di akhir bulan ini tepatnya, tanggal 29-31 agustus akan ada kegiatan tunas Gusdurian, konferensi pemikiran Gus Dur akan dilangsungkan di jakarta. Membaca Gusdur perlu pembacaan yang holistik, pembacaan yang parsial tentang Gus Dur,kita akan terbawa dalam pemahaman yang salah tentang siapa itu Gus Dur. Banyak yang salah paham tentang Gus Dur, mulai dari  pemikiran keislamannya,

Prisma Pemikiran Gus Dur Read More »

Jatman NU NTB Gelar Zikir dan Doa Kemerdekaan

Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyah (Jatman) NU NTB pada Ahad, 10 Agustus 2025 bertempat di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram menyelenggarakan acara Dzikir dan Do’a Kemerdekaan bersama TNI dan Polri.Dalam acara tersebut, Prof. Dr. H. Zaidi Abdad, M.Ag. didapuk sebagai pembicara. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa dilaksanakannya kegiatan dzikir dan do’a ini, paling tidak,

Jatman NU NTB Gelar Zikir dan Doa Kemerdekaan Read More »

Menyelami Samudra al-Fatihah

Al-Fatihah bagi Quran bukan sekedar surat biasa. Ia adalah pengantar yang tidak hanya mengawali mushaf secara tekstual, tetapi juga pintu masuk menuju cakrawala pemahaman terhadap keseluruhan wahyu Ilahi. Ia adalah sebuah Intro yang menjadi simfoni pembuka dari kalam cinta dari Tuhan kepada Manusia. Ia adalah ‘main idea’ yang merangkum pokok-pokok Quran, sebuah ‘episteme‘ landasan epistemologis

Menyelami Samudra al-Fatihah Read More »

Menakar Doa: Seni Menyelaraskan Harapan dengan Takdir

Doa adalah jendela dialog antara manusia dan Tuhannya, ruang di mana harapan dipanjatkan, kegelisahan diadukan, dan keyakinan diperteguh. Namun sering kali doa dipahami hanya sebagai sarana untuk meminta apa yang diinginkan, padahal di balik doa ada seni yang lebih dalam, yakni seni menakar harapan agar selaras dengan takdir, seni menyeimbangkan antara usaha, permohonan, dan penerimaan.Doa

Menakar Doa: Seni Menyelaraskan Harapan dengan Takdir Read More »

Rektor Periode Kedua: Meretas Mitos dengan Etos dan Logos

Di banyak ruang obrolan kampus, sering beredar pandangan bahwa periode kedua seorang Rektor hanyalah kelanjutan dari masa lalu—sekadar memetik buah dari pohon yang telah ditanam pada periode pertama. Pandangan ini melahirkan mitos bahwa jabatan kedua akan berjalan lebih santai, penuh rutinitas, dan minim kejutan. Bahkan ada yang menganggap, masa itu hanyalah “bonus” waktu, bukan “babak

Rektor Periode Kedua: Meretas Mitos dengan Etos dan Logos Read More »

Membaca Halaman Lain dari Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) NTB 2025

Dalam pelaksanaan setiap event atau festival seperti FORNAS, tidak bisa dipungkiri bahwa dalam pelaksanaannya, muncul sejumlah catatan kritis—mulai dari tumpang tindih cabang lomba, hingga kurangnya pemahaman publik terhadap esensi olahraga rekreasi itu sendiri. Beberapa mata lomba bahkan memicu perdebatan: apakah ini benar-benar olahraga atau sekadar hiburan?Namun di balik semua kritik itu, ada lembaran lain yang

Membaca Halaman Lain dari Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) NTB 2025 Read More »

Fetisisme Religius Modern: Saat Tuhan Dijadikan Komoditas Spiritual

Beberapa waktu lalu, seperti biasa di Pondok Kebudayaan Darul Mudhafar—binaan Yai Paox Iben, panggilan akrab kami santri binaan beliau—di tempat sederhana yang lebih di tahu dengan nama RTM (Ruang Tumbuh Merdeka). Tempat ini sudah seperti rumah kedua bagi siapa pun yang berani berpikir beda: agamawan, aktivis, akademisi, politisi, sampai anak-anak muda (liar)—setidaknya begitu stereotip masyarakat

Fetisisme Religius Modern: Saat Tuhan Dijadikan Komoditas Spiritual Read More »