Internalisasi Nilai-Nilai Ekoteologi melalui Program ASRI dalam Mata Muda Madrasah Alamtara Islamic School

Di tengah krisis lingkungan yang semakin nyata mulai dari perubahan iklim, pencemaran, hingga menurunnya kualitas ekosistem, dunia pendidikan tidak lagi cukup hanya mengajarkan pengetahuan tentang alam. Pendidikan dituntut mampu melahirkan kesadaran, karakter, dan tindakan nyata dalam merawat bumi. Kesadaran ekologis harus ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan kepribadian peserta didik. Kepedulian terhadap alam bukanlah […]

Internalisasi Nilai-Nilai Ekoteologi melalui Program ASRI dalam Mata Muda Madrasah Alamtara Islamic School Read More »

Fitrah Manusia dalam Teori Perkembangan dalam Al-Qur’an

Dalam perspektif Islam, konsep fitrah merupakan anugerah fundamental yang berfungsi sebagai landasan spiritual dan intelektual manusia. Istilah ini merujuk pada potensi lahiriah yang murni, di mana setiap individu memiliki kecenderungan bawaan untuk berorientasi pada nilai-nilai kebajikan.Menurut Muthhari terminologi fithrah muncul pertamakali dari Al-Qur’an. Diksi Fitrah jika ditinjau dari segi etimologi berasal dari kata dalam bahasa

Fitrah Manusia dalam Teori Perkembangan dalam Al-Qur’an Read More »

Kebaikan Tidak Pernah Salah Alamat: Ketika Menyesali Kebaikan yang Pernah Dilakukan

Ada satu bentuk penyesalan yang jarang dibicarakan, tetapi diam-diam tumbuh dalam kehidupan banyak orang. Penyesalan itu bukan karena pernah melakukan kesalahan, bukan pula karena pernah terjerumus ke dalam dosa. Penyesalan itu justru lahir karena pernah berbuat baik. Kalimat seperti, “Menyesal saya membantu dia,” “Kalau tahu akhirnya begini, dulu saya tidak akan memperjuangkannya,” atau “Seandainya waktu

Kebaikan Tidak Pernah Salah Alamat: Ketika Menyesali Kebaikan yang Pernah Dilakukan Read More »

Kita Bersaudara, Bukan Saling Melukai: Madrasah Alamtara Mengubah Perbedaan Menjadi Persaudaraan, Bukan Perundungan

“Tidak ada seorang pun yang lahir untuk direndahkan. Tidak ada seorang pun yang pantas dijadikan bahan ejekan. Di Madrasah Alamtara, setiap anak adalah saudara, setiap perjumpaan adalah ruang belajar, dan setiap perbedaan adalah anugerah.”Di tengah derasnya perkembangan teknologi digital dan media sosial, dunia pendidikan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Salah satu persoalan yang paling mengkhawatirkan

Kita Bersaudara, Bukan Saling Melukai: Madrasah Alamtara Mengubah Perbedaan Menjadi Persaudaraan, Bukan Perundungan Read More »

DEMA PTKIN Minta DPR Turun Tangan Evaluasi Kejaksaan Agung

Jakarta – Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (DEMA PTKIN) Seluruh Indonesia menggelar aksi nasional di Jakarta, Jumat (10/7). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak DPR RI melakukan evaluasi total terhadap Kejaksaan Agung sebagai bentuk penguatan pengawasan terhadap lembaga penegak hukum.Koordinator Pusat DEMA PTKIN Seluruh Indonesia, M. Miftahul Rizqi, mengatakan aksi tersebut merupakan wujud

DEMA PTKIN Minta DPR Turun Tangan Evaluasi Kejaksaan Agung Read More »

Seni Menjaga Hati di Tengah Luka: Belajar untuk Tidak Menyalahkan

“Jika ada orang melempar api ke rumahmu, jangan kejar orangnya. Padamkan saja apinya agar rumahmu tidak terbakar.”Kalimat sederhana ini menyimpan pelajaran yang sangat mendalam tentang cara menghadapi hidup. Hampir setiap orang pernah disakiti, dikecewakan, dikhianati, atau diperlakukan tidak adil. Namun menariknya, tidak semua orang mengalami dampak yang sama. Ada yang mampu bangkit menjadi pribadi yang

Seni Menjaga Hati di Tengah Luka: Belajar untuk Tidak Menyalahkan Read More »

Oha Mina, Religiusitas, dan Representasi Manusia dalam Masyarakat Bima

Elizabeth Gilbert dalam bukunya Eat, Pray, Love (2006) melakukan perjalanan di tiga negara Italia, India, dan Indonesia sebagai usaha penyembuhan atas depresi yang dialaminya dalam hidup. Eat, yang bisa dimaknai sebagai makanan, kesenangan dunia, dan gemerlap mode pakaian ia temukan di Italia. Di India, penulis Amerika tersebut, menyelami kedalaman spiritual. Terakhir, di Indonesia, ia menemukan

Oha Mina, Religiusitas, dan Representasi Manusia dalam Masyarakat Bima Read More »

MADRASAH ALAMTARA: Filosofi Sebuah Nama, Ikhtiar Membangun Generasi Terbaik dari Tanah Bima

Ada nama yang sekadar menjadi penanda, tetapi ada pula nama yang lahir dari doa, harapan, dan cita-cita yang ingin terus hidup sepanjang zaman. Madrasah Alamtara termasuk dalam kategori yang kedua. Nama ini tidak dipilih karena terdengar indah semata, melainkan karena mengandung filosofi yang dalam, berakar pada khazanah lokal masyarakat Bima sekaligus terhubung dengan nilai-nilai Al-Qur’an.

MADRASAH ALAMTARA: Filosofi Sebuah Nama, Ikhtiar Membangun Generasi Terbaik dari Tanah Bima Read More »

Relasi Kesalingan Manusia dengan Alam

Sejak awal keberadaannya di bumi, manusia tidak pernah hidup dalam ruang yang kosong. Ia lahir, tumbuh, berkembang, dan membangun seluruh peradabannya di dalam pelukan alam. Gunung menyediakan mata air, hutan menghasilkan udara yang layak dihirup, tanah menumbuhkan pangan, sungai mengalirkan kehidupan, sementara laut menghadirkan sumber penghidupan yang tidak pernah putus bagi jutaan manusia. Alam bukan

Relasi Kesalingan Manusia dengan Alam Read More »

Saatnya Merebut Ruang Diri: Tatkala Pikiran dan Jiwa Didikte Algoritma

Ada satu ketakutan yang seharusnya mulai kita khawatirkan  dan antisipasi bersama, bukan ketakutan bahwa teknologi akan semakin canggih hingga melampaui kemampuan berpikir kita, akan tetapi ada sesuatu yang jauh lebih mengerikan di era teknologi saat ini, di mana manusia masih tampak utuh secara fisik, tetapi sesungguhnya telah kehilangan dirinya sendiri.Raganya masih manusia; Jantungnya masih berdetak,

Saatnya Merebut Ruang Diri: Tatkala Pikiran dan Jiwa Didikte Algoritma Read More »