Membaca Heterarki dalam Masyarakat Muslim Indonesia

Bedah buku Heterarki Masyarakat Muslim Indonesia karya Abdul Wahid dan Atun Wardatun menghadirkan diskursus menarik tentang bagaimana konsep heterarki dapat menjadi lensa baru dalam memahami dinamika sosial masyarakat muslim di Indonesia. Saya mencatat bahwa isu-isu penting seperti agensi kolektif, kuasi hegemoni, dan perubahan sosial menjadi titik kunci yang bertali-temali dengan gagasan heterarki.Prof. Dr. Atun Wardatun […]

Membaca Heterarki dalam Masyarakat Muslim Indonesia Read More »

Tidak akan Ada Negara yang Maju, Jika Tidak Mengutamakan Guru!

Guru adalah garda terdepan pendidikan. Mereka bukan hanya menyampaikan pelajaran di kelas, tetapi juga mendidik, merawat, dan membentuk karakter generasi bangsa. Ketika orang tua menyerah dalam mendidik anak, gurulah yang mengambil peran. Ketika masyarakat berharap lahir manusia mandiri dan siap menghadapi pasar kerja, gurulah yang menanggung tanggung jawab besar itu. Namun ironisnya, profesi yang begitu

Tidak akan Ada Negara yang Maju, Jika Tidak Mengutamakan Guru! Read More »

Jarimu sebagai Jariyah: Ketika Tulisan menjadi Pemantik Optimisme

Seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 8 September dietetapkan sebagai hari literasi oleh badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bergerak di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan yakni UNESCO. Hari literasi Internasional sebuah momen yang mengingatkan kita bahwa setiap huruf yang kita baca dan setiap kata yang kita tulis adalah langkah kecil menulis masa depan. Literasi

Jarimu sebagai Jariyah: Ketika Tulisan menjadi Pemantik Optimisme Read More »

Membaca Kembali Warisan Cak Nur untuk Indonesia

Ada satu kalimat yang kerap dikutip dari Nurcholish Madjid: “Islam, yes. Partai Islam, no.” Kalimat ini bukan sekadar slogan politik, melainkan pintu masuk untuk memahami bagaimana Cak Nur membayangkan Islam yang ramah, inklusif, dan kompatibel dengan modernitas. Dalam istilah yang ia perkenalkan, Islam itu kosmodern sebuah sintesis antara kosmopolitan dan modern.Sayangnya, setelah dua dekade lebih

Membaca Kembali Warisan Cak Nur untuk Indonesia Read More »

Mengenang TGH. Azhar Ali: Sosok Ulama, Guru, dan Pengayom Umat

Dalam perjalanan sejarah kehidupan umat Islam, peran ulama senantiasa menjadi pilar utama dalam menjaga, mengajarkan, serta menuntun masyarakat menuju jalan yang diridhoi Allah SWT. Ulama tidak hanya hadir sebagai pengajar ilmu agama, tetapi juga menjadi pengayom, pembimbing moral, serta teladan akhlak yang luhur di tengah umat. Keberadaan mereka merupakan cahaya yang menerangi jalan kehidupan masyarakat,

Mengenang TGH. Azhar Ali: Sosok Ulama, Guru, dan Pengayom Umat Read More »

Dunia One Piece, kok, Kayak Negara Tetangga?

Ketika Eiichiro Oda menciptakan dunia One Piece, mungkin ia tidak pernah membayangkan karyanya akan terasa begitu dekat dengan realitas “negara sebelah.” Dunia bajak laut dengan Pemerintah Dunia yang penuh intrik politik, diskriminasi kelas, pejabat yang tamak, dan rakyat yang terpinggirkan—kok ya seperti cermin yang bikin kita geleng-geleng kepala. Katanya fiksi, tapi kenapa terasa nyata sekali?Dalam

Dunia One Piece, kok, Kayak Negara Tetangga? Read More »

Ziarah Intelektual

Judul ini mengajak kita untuk menambah pundi-pundi keilmuan kedalam diri kita. Jalan keilmuan adalah jalan pembebasan untuk diri dalam lembah kebodohan. Jalan keilmuan adalah para Nabi, jalan para ulama, jalan para intelektual, jalan pencinta peradaban. Di hadapan Tuhan, pencinta ilmu itu akan terangkat di sisi-Nya. Dan itu adalah janji Tuhan yaitu orang konsisten menapaki jalan

Ziarah Intelektual Read More »

Mahasiswa Al-Qur’an dan Tafsir: Jadi Apa?

Ada satu kalimat yang sering saya dengar dari luar sana, entah di warung kopi, ruang kuliah umum, atau bahkan bisik-bisik mahasiswa baru yang masih bingung dengan pilihannya sendiri: “Anak Tafsir itu jadi apa? Kerjanya paling jual teks.” Kalimat ini kadang bikin geli, kadang bikin sedih, tapi lebih sering bikin kita refleksi. Betulkah jurusan Ilmu Al-Qur’an

Mahasiswa Al-Qur’an dan Tafsir: Jadi Apa? Read More »

Nurani yang Lumpuh

Kemana pun kamu menghadap di sana ada wajah Tuhan, itu adalah salah satu ayat dalam al Qur’an. Tentu wajah Tuhan di sini, tidak sama dengan wajah manusia. Begitulah bunyi teks Qur’an, itu menyesuaikan kondisi dengan yang akan menerima teks tersebut yaitu manusia. Bahasa Tuhan tersebut menjelma dengan bahasa yang dapat dipahami oleh manusia. Al-Qur’an menggunakan

Nurani yang Lumpuh Read More »

Kritik Nourouzzaman Shiddiqi Pada Metodologi Sejarah

Babak baru dalam proyek penulisan sejarah “resmi” Indonesia yang digawangi Kementerian Kebudayaan kini kian menjadi perhatian publik. Masyarakat sipil dan aktivis melaporkan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait penyangkalan Fadli Zon pada kasus pemerkosaan massal Mei 1998 (Kompas, 12/9/2025).Sejak awal kemunculan proyek penulisan ulang sejarah ini sudah banyak menimbulkan kontroversi

Kritik Nourouzzaman Shiddiqi Pada Metodologi Sejarah Read More »