Ingin Dicintai Allah? Jadilah Baik dan Sabar

Setiap Muslim tentu ingin menjadi pribadi yang dicintai oleh Allah. Tapi tahukah kamu siapa yang benar-benar mendapat cinta-Nya? Dalam al-Qur’an dan Hadis, Allah menyebut dua karakter utama yang sangat dicintai-Nya: orang yang berbuat kebaikan (muḫsinîn) dan orang yang sabar (shâbirîn). Kedua sikap ini saling melengkapi, membentuk pribadi yang kuat, sehat, dan berkah.Berbuat Kebaikan: Baik untuk […]

Ingin Dicintai Allah? Jadilah Baik dan Sabar Read More »

Merawat Tradisi dengan Keteguhan Prinsip

Ketika Rasulullah saw hijrah ke Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi sedang berpuasa pada hari Asyura. Nabi pun bertanya mengapa mereka berpuasa? Mereka menjawab: “Ini adalah hari yang agung, hari ketika Tuhan menyelamatkan Musa dan Bani Israil dari musuh mereka. Maka Musa berpuasa pada hari itu sebagai tanda syukur kepada Allah, dan kami juga ikut berpuasa.”(HR.

Merawat Tradisi dengan Keteguhan Prinsip Read More »

Artis Hijrah, Perbaikan Sesama, dan Momentum Tahun Baru Islam

Perilaku keagamaan adalah bidang yang paling banyak mengalami dinamika. Modernitas dan globalisasi membentuk masyarakat termasuk artis di dalamnya, gamang akan identitas keagamaannya. Hijrah adalah “term” yang dianggap menjadi jalan keluar dari kegersangan hidup dan kehausan akan ilmu serta perilaku Keagamaan IslamFenomena artis hijrah dengan batasan artis yang sangat dikenal (selebritis), setidaknya dalam dua dasawarsa terakhir

Artis Hijrah, Perbaikan Sesama, dan Momentum Tahun Baru Islam Read More »

Memulai Tahun Baru 1447 H, Damai bersama Manusia dan Alam

Tahun Baru Islam yang bermula dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah bukan sekadar momen keagamaan bagi umat Islam, tetapi menyimpan pesan kemanusiaan yang bersifat universal, demikian pesan moral Bapak Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA dalam acara Car Free Day Syiar Muharram 1447 H di Jalan Tamrin pada

Memulai Tahun Baru 1447 H, Damai bersama Manusia dan Alam Read More »

Tatkala al-Qur’an sebagai Indra Keenam

Di tengah hingar-bingar dunia yang semakin kompleks, hampir semua manusia di zaman modern ini makin bergantung pada kecanggihan teknologi dan data empiris. Segala sesuatu diukur dengan pengelihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan perasa—lima indra utama yang menjadi jendela pengalaman manusia terhadap dunia luar. Tapi apakah cukup hanya dengan mengandalkan kelima indra ini untuk membedakan kebenaran dan

Tatkala al-Qur’an sebagai Indra Keenam Read More »

“Ketika”: Trilogi Puisi Folklor Sasambo (Tradisi Lisan Sasak-Samawa-Mbojo)

1SEMAIK, SEMAIK MAIK, MULE MAIK(moderasi hidup Dengan Sasak)ketika mendasari pilar, harus “semaik” untuk kekokohanketika pilar telah berdiri, harus “semaik” untuk kelurusanketika berdiri  tegak, harus “semaik” untuk ketepatanketika meneggakkan rumah, harus “semaik” untuk kemampuanketika rumah sudah ditempati, harus “semaik” untuk kenyamananketika ditempati sanak famili, harus “semaik” untuk kepantasanketika  famili mengenakan sandang , harus “semaik” untuk keanggunanketika

“Ketika”: Trilogi Puisi Folklor Sasambo (Tradisi Lisan Sasak-Samawa-Mbojo) Read More »

Makna Kurban sebagai Ritme Kosmik

Seminggu yang lalu masih segar dalam ingatan bagaimana seluruh umat Islam sedunia melaksanakan ibadah kurban, salah satu syariah dalam Islam yang perintahnya senafas dengan ayat tentang salat, fasollilirabikka wanhar, maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. (QS. Al-Kautsar : 2). Artinya Salat menjadi simbol komunikasi vertikal—hubungan manusia dengan Tuhan, dan kurban sebagai manifestasi pengabdian yang

Makna Kurban sebagai Ritme Kosmik Read More »

Ketika Iman Diuji: Kisah Abadi dari Lembah tak Bernama

Di sebuah lembah tandus tak bernama, seorang ayah yang telah sepuh bernama Ibrahim diperintahkan untuk melakukan sesuatu di luar nalar yang sangat mengejutkan, yakni mengurbankan anak yang telah lama ia rindukan dan doakan kehadirannya—Ismail. Perintah itu datang bukan dari mimpi biasa, melainkan dari wahyu Ilahi, sebuah ujian cinta dan keimanan yang belum pernah terjadi sebelumnya.Di

Ketika Iman Diuji: Kisah Abadi dari Lembah tak Bernama Read More »

Banalitas, Liminalitas, dan Gerakan Sosial-Budaya di Mata Kaum yang Gelisah

BUKAN budayawan kalau tidak memancing resah gelisah. Forum di mana mereka berkumpul dan berdiskusi selalu menebarkan rasa getir dan geram. Memang sudah menjadi peran sejarah mereka untuk mengabarkan dimensi sembunyi dari balik realita dan peristiwa. Peran yang selalu dijalankan dengan sepenuh hati dan cinta kasih. Itulah mengapa kita harus diam-diam bergembira di tengah terlihat muram.Demikian

Banalitas, Liminalitas, dan Gerakan Sosial-Budaya di Mata Kaum yang Gelisah Read More »

Menerjemahkan Simbol Beragama

Dalam ajaran Islam, ada dua hari besar yakni idul Fitri dan idul adha,keduanya punya makna yang sangat berarti bagi seorang muslim. Keduanya juga adalah merupakan simbol ajaran agama yang sangat penting. Ajaran Islam mempunyai banyak simbol-simbol, dan simbol itu sangat penting untuk memudahkan dalam memahami suatu ajaran agama. Misalnya dalam ajaran shalat mempunyai beberapa simbol,

Menerjemahkan Simbol Beragama Read More »