Melihat Jejak Awal Kemunculan Radikalisme

SUDAH tidak bisa dipungkiri bahwa sejarah kekerasan dan radikalisme seringkali membawa nama-nama bahkan mengatasnamakan agama. Tentu saja, hal ini dapat dipahami karena agama memiliki kekuatan yang ampuh-mampu mengerakkan massa, bahkan agama yang melebihi kekuatan politik, sosial, dan budaya. Agama bahkan mampu mengangkat sampai pada tingkat supranatural. Itu sebabnya, atas nama agama, kemudian radikalisme diabsahkan dan […]

Melihat Jejak Awal Kemunculan Radikalisme Read More »

Tutup Usia, Tutup Buku

SETIAP kelahiran manusia di planet bumi sebagai makhluk baru, menjadi lembaran atau buku baru yang Tuhan terbitkan untuk menambah episode kisah perjalanan hidup manusia di bumi. Begitu kita lahir dari rahim ibu, dari saat itulah dimulainya lembaran demi lembaran dari buku kehidupan yang siap untuk ditulis.Dan untuk bisa memulai menulis lembaran buku kehidupan itu, Tuhan

Tutup Usia, Tutup Buku Read More »

Pemilu 2024 dan Kemerosotan Demokrasi

APA yang dapat diharapkan dari hasil kontestasi elektoral Pemilu 2024 yang baru saja usai? Yang indikasi problematiknya terjadi sejak dari hulu hingga  hilir; sejak dari pelanggaran etik berat oleh majelis hakim Mahkamah Konstitusi–yang diketuai Anwar Usman ipar Presiden Joko Widodo–menyangkut persyaratan calon presiden; dua kali pelanggaran etik oleh Ketua KPU RI Hasyim Asyari hingga praktik

Pemilu 2024 dan Kemerosotan Demokrasi Read More »

Percik-Percik Pemikiran Nurcholish Madjid

MEMBACA Nurcholish Madjid yang biasa disapa Cak Nur khususnya dalam pemikiran Islam, dibutuhkan suatu pembacaan yang holistik, di awal kemunculannya dalam dunia pemikiran Islam, beliau banyak disalahpahami, dituduh sangat liberal bahkan ada yang menuduh sesat.Cak Nur memang lebih dikenal sebagai tokoh pembaru pemikiran Islam, sekalipun Cak Nur kalau dibaca latar belakang pendidikan dimulai dari pesantren

Percik-Percik Pemikiran Nurcholish Madjid Read More »

Menapaki Jalan Keilmuan

“Malaikat akan mengepakkan sayapnya melindungi orang yang menuntut ilmu”KALAU kita merujuk kepada teks keagamaan bahwa islam adalah agama yang sempurna. Ayat yang terakhir turun kepada Nabi Muhammad adalah ayat tentang kesempurnaan agama. “Pada hari ini telah kusempurnakan kepadamu agamamu dan telah kucukupkan kepadamu nikmatku dan aku ridha islam sebagai agamamu“. Ayat ini turun menjelang wafatnya

Menapaki Jalan Keilmuan Read More »

Quo Vadis Islam Modernis?

PERHELATAN Pemilu 2024 semakin menarik untuk dilihat perkembangannya. Mulai dari patgulipat sistem SIREKAP yang diklaim banyak menimbulkan “omon-omon” di tengah masyarakat sampai cawe-cawe yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Namun, mau bagaimanapun prosedur dan jalannya, hasil akhir dari KPU menjadi tolok ukur untuk Pemilu.Keadaan yang sama juga dirasakan di berbagai penjuru tanah air. Salah satunya

Quo Vadis Islam Modernis? Read More »

Menjadi Lukisan Hidup

“Tersenyumlah di mana saja ada ruang komunikasi, karena semua orang akan menyimpulkan tentang kita dari apa yang dia lihat, bukan dari apa yang kita rasa”. Nasihat kelasik ini dapat menjadi petuah bagi diri yang mengandung makna yang sangat mendalam, bahwa segala apa yang nampak dari kita, baik omongan, prilaku, sikap dan busana sekalipun, menjadi perhatian

Menjadi Lukisan Hidup Read More »

Orientasi Sufistik Nurcholish Madjid

MEMBACA peta pemikiran Islam di Indonesia, kita tidak bisa lepas dari berbagai tokoh-tokoh yang punya kontribusi terhadap perkembangan pemikiran Islam di Indonesia. Di antara tokoh-tokoh tersebut adalah Prof. Harun Nasution, Prof. Nurcholish Madjid, Prof. Azyumardi Azra, Prof. Jalaluddin Rakhmat, DJohan Effendi, Prof. Komaruddin Hidayat, Prof. Syafi’i Maarif, KH. Abdurrahman Wahid, Prof. Dawam Rahardjo, dan  sederet

Orientasi Sufistik Nurcholish Madjid Read More »

Melihat Jago-Jago Lokal Beraksi

PERGULATAN proses demokratisasi di Indonesia mengalami angin segar pasca reformasi. Secara umum, reformasi membawa perubahan yang signifikan dalam panggung politik Indonesia, di mana presiden Soeharto menyatakan berhenti dari jabatannya. Selain itu, peran militer dalam politik juga sedikit banyak berhasil dikembalikan ke kandangnya.Dalam masa transisi tersebut, bagaimana situasi politik di daerah merespons reformasi? Apakah daerah juga

Melihat Jago-Jago Lokal Beraksi Read More »

Para “Ghuraba” Bangsa

SECARA bahasa arti dari “Ghuraba” adalah asing, orang yang ghuraba adalah orang yang pandangan-pandangannya atau pemikiran-pemikirannya  tidak familier di masyarakat, terasa asing, aneh, kurang diminati. Para pembawa agama awalnya adalah para ghuraba, Nabi Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad saw, awalnya adalah para ghuraba, yang membawa suatu misi yang suci atau membawa kebenaran tapi kurang direspon

Para “Ghuraba” Bangsa Read More »