OPINI

Sorong Serah dan Legitimasi Akad: Kekuatan Budaya dalam Hukum Pernikahan Islam di Lombok

Pulau Lombok, yang dikenal dengan kekayaan budaya dan religiusitas masyarakatnya, menyimpan ragam tradisi unik dalam prosesi pernikahan. Salah satunya adalah Sorong Serah, sebuah prosesi simbolik yang menandai penyerahan mempelai perempuan kepada keluarga laki-laki. Dalam tradisi masyarakat Sasak, prosesi ini bukan sekadar seremonial adat, tetapi sarat akan makna sosial dan spiritual.Namun dalam konteks hukum keluarga Islam, […]

Sorong Serah dan Legitimasi Akad: Kekuatan Budaya dalam Hukum Pernikahan Islam di Lombok Read More »

Aziza al-Yousef dan Upaya Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Struktur Sosial Politik Arab Saudi

Tulisan ini menyoroti pemikiran dan kontribusi Aziza al-Yousef, seorang akademisi serta aktivis hak perempuan asal Arab Saudi, dalam membela kesetaraan gender dan hak asasi manusia (HAM). Fokus pembahasan berada pada kritiknya terhadap sistem perwalian laki-laki, keterlibatannya dalam berbagai gerakan sosial, serta posisi strategisnya dalam struktur politik dan budaya Arab Saudi. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif

Aziza al-Yousef dan Upaya Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Struktur Sosial Politik Arab Saudi Read More »

Perbedaan Maskawin di Desa Kateng dan Desa Batujai, Lombok

Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, maskawin berupa tanah telah menjadi pilihan utama dan umum diberikan dalam setiap prosesi pernikahan. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan nilai materi, tetapi juga mengandung makna simbolik yang mendalam. Tanah dipersepsikan sebagai bentuk jaminan hidup bagi istri sekaligus lambang kesungguhan dan tanggung jawab seorang suami dalam membangun rumah

Perbedaan Maskawin di Desa Kateng dan Desa Batujai, Lombok Read More »

Nyongkolan dalam Tradisi Sasak: Antara Warisan Budaya dan Nilai Syariah

Lombok, sebuah pulau dengan panorama indah dan masyarakat yang religius, dikenal dengan kekayaan adat istiadatnya. Salah satu tradisi yang masih lestari di kalangan masyarakat Sasak adalah nyongkolan arak-arakan pengantin pasca akad nikah yang penuh warna dan kebanggaan.Diiringi alunan gamelan, sorak-sorai kerabat, dan iringan gendang beleq yang menggema di sepanjang jalan, pasangan pengantin berjalan bersama keluarga

Nyongkolan dalam Tradisi Sasak: Antara Warisan Budaya dan Nilai Syariah Read More »

“Awik-Awik Kirangan” dalam Pernikahan Adat Bayan

Desa Bayan, yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dikenal sebagai salah satu Desa Adat yang masih mempertahankan tradisi leluluhur. Salah satu kebudayaan yang menonjol adalah tradisi pernikahan dengan menggunakan Awik-awik Kirangan yang tentunya mempunyai filosofi dan mencerminkan identitas budaya masyarakat Bayan yang tetap lestari ditengah arus modernisasi.Adat sebagai tradisi lokal (local

“Awik-Awik Kirangan” dalam Pernikahan Adat Bayan Read More »

Talaq dan Realitas Kontemporer

Talaq atau perceraian adalah realitas dalam kehidupan rumah tangga yang telah mendapat legitimasi dalam ajaran Islam. Dalam konteks teologis, talaq dibolehkan tetapi sangat tidak dianjurkan. Hadis Nabi menyatakan bahwa talaq adalah perbuatan halal yang paling dibenci Allah.  Pernyataan ini menunjukkan adanya ambivalensi dalam ajaran Islam. Talaq dibolehkan secara hukum, namun sangat tidak diinginkan dari sisi

Talaq dan Realitas Kontemporer Read More »

Bima Itu Indonesia

Barangkali ada dua opini besar terkait beredarnya video trending (lepas baju pamer BH) yang jika dikomfirmasi (konon katanya) berlokasi di salah satu pantai di Bima. Bagaimana cara melihatnya?Ya biasa saja. Pakai mata. Kecuali Aceh, NAD. Yang ketat menerapkan syariah dengan elemen-elemen UU dan aturannya, polisi Syariah. Mahkamah Syariah yang diakomodir oleh negara. Barangkali seseorang bebas-bebas

Bima Itu Indonesia Read More »

“Membuka Pintu Peradaban”: Urgensi Pendidikan Tinggi Negeri bagi Masa Depan Bima

Pendidikan adalah jalan terang menuju masa depan yang lebih baik. Di setiap peradaban besar, pendidikan selalu menjadi fondasi utama kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Di tengah berbagai tantangan pembangunan di Indonesia, kabar baik datang dari Kabupaten Bima: Pemerintah Daerah berencana membangun sebuah Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Rencana pembangunan IAIN ini sejatinya sudah dicanangkan sejak lama,

“Membuka Pintu Peradaban”: Urgensi Pendidikan Tinggi Negeri bagi Masa Depan Bima Read More »

Konsep Nusyuz Suami dalam Hukum Islam: Kajian Kritis dalam Perspektif Gender

Konsep nusyuz dalam hukum Islam biasanya dikaitkan dengan istri daripada suami.  Istri yang menolak tanggung jawabnya terhadap suami, seperti memenuhi kebutuhan biologis atau meninggalkan rumah tanpa izin, sering dianggap sebagai nusyuz, yang berarti pembangkangan atau ketidaktaatan dalam rumah tangga.  Namun, nusyuz suami yang juga diakui dalam Islam, kurang diperhatikan dalam kajian fikih klasik maupun implementasi

Konsep Nusyuz Suami dalam Hukum Islam: Kajian Kritis dalam Perspektif Gender Read More »

Ritus Puasa dari Kacamata Filsafat Eksistensialisme

Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki dimensi teologis dan rasional. Tulisan ini mencoba memaknai puasa melalui pendekatan filsafat, khususnya eksistensialisme, untuk memahami bagaimana praktik ini bukan hanya sebagai perintah teologis, tetapi juga sebagai bentuk kesadaran manusia atas eksistensinya.Pendekatan Filsafat dalam Memahami AgamaFilsafat, yang secara harfiah berarti “cinta kebijaksanaan”, mengajarkan manusia untuk berpikir rasional

Ritus Puasa dari Kacamata Filsafat Eksistensialisme Read More »