Haji, Mencapai Kedalaman Spiritual dan Transformasi Diri

SUASANA haji semakin hari semakin terasa hangatnya di tengah kehidupan masyarakat, khususnya di Indonesia, tidak hanya dirasakan oleh calon jamaah haji, akan tetapi dirasakan pula oleh seluruh elemen masyarakat. Mungkin karena ibadah haji merupakan ibadah yang bisa dikatakan sangat ketat persyaratannya, terutama harus istito’ah (berkemampuan), baik secara logistik, pengetahuan, tingkat keimanan, maupun kesehatan.  Haji merupakan […]

Haji, Mencapai Kedalaman Spiritual dan Transformasi Diri Read More »

Membincang Tradisi Intelektual di Kalangan NU dan Muhammadiyah

SAMA dengan buku karya Ahmad Zahro, buku karangan Rifyal Ka’bah merupakan hasil riset disertasi beliau pada Pascasarjana Universitas Indonesia tahun 1998. Bedanya, kalau karya Ahmad Zahro hanya fokus mengkritisi hasil keputusan Lajnah Bahtsul Masa’il NU, karya kedua ini, mengkritisi metode istinbath dan keputusan Lajnah Bahtsul Masa’il NU dan Lajnah Tarjih Muhammadiyah.Mengawali kajian dalam buku ini,

Membincang Tradisi Intelektual di Kalangan NU dan Muhammadiyah Read More »

Membincang Tradisi Intelektual di Kalangan NU

SAYA menemukan dua buah buku yang sangat bagus mengkritisi tradisi intelektual NU dan Muhammadiyah dalam menetapkan hukum Islam kontemporer. Buku pertama hasil karya Dr. Rifyal Ka’bah membahas Hukum Islam di Indonesia: Perbandingan antara Hasil Keputusan Lajnah Bahtsul Masail NU dan Lajnah Tarjih Muhammadiyah. Sementara buku kedua karya Dr. Ahmad Zahro yang membincang Lajnah Bahtsul Masail

Membincang Tradisi Intelektual di Kalangan NU Read More »

Tradisi Intelektual yang Mati Suri

ISLAM sangat mengedepankan tradisi intelektual atau tradisi keilmuan dalam menjalankan proses beragama.  Wahyu pertama yang diterima oleh Muhammad saw dan  pengangkatan Beliau sebagai Rasul adalah dorongan untuk pengembangan tradisi intelektual, yaitu perintah untuk membaca. Dan perintah ini diulang sebanyak dua kali oleh malaikat Jibril kepada Muhammad saw, di lima ayat turunnya wahyu pertama. Dan ini 

Tradisi Intelektual yang Mati Suri Read More »

La Rimpu Kembali Menggerakkan Aktor Perdamaian di Lima Desa

Sekolah Rintisan Perempuan untuk Perubahan (La Rimpu) kembali melaksanakan kegiatan pelatihan untuk kelompok perempuan tingkat desa, Sabtu-Minggu, 20-21 April 2024. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di lima desa binaan La Rimpu di Kabupaten Bima, yaitu Desa Penapali, Desa Renda, Desa Kalampa, Desa Roka, dan Desa Dadibou. Kegiatan ini melibatkan 125 peserta, di mana, masing-masing desa

La Rimpu Kembali Menggerakkan Aktor Perdamaian di Lima Desa Read More »

Tadabur Alam: Tradisi Komunikasi Makrokosmos

SEBAGAI manusia, kita bukan satu-satunya makhluk yang diciptakan Tuhan untuk eksis di semesta raya. Ada ribuan bahkan jutaan makhluk lainnya yang memiliki hak eksis yang sama dengan kita. Kesadaran ini penting kita miliki, dan kemampuan mengimplementasikan kesadaran itulah sesungguhnya yang diinginkan oleh ayat Tuhan dalam diksi lita’arafu (agar saling mengenal) dalam tataran makrokosmos. Dalam misi

Tadabur Alam: Tradisi Komunikasi Makrokosmos Read More »

Orientasi Sosial Keimanan

DALAM kajian keagamaan bahwa ayat al-Qur’an yang dimulai dengan “Ya Ayyuhalladzina amanuu”, pasti sesudah itu ada hal yang sangat penting yang akan dibicarakan ayat tersebut. Seperti ayat tentang diwajibkannya untuk berpuasa dimulai dengan panggilan untuk orang-orang yang beriman, begitupun dengan ayat-ayat lain. Kalimat panggilan tersebut diulang sebanyak 89 kali dalam al-Qur’an.Dari keseluruhan ayat tersebut, yaitu

Orientasi Sosial Keimanan Read More »

Kartini, Feminisme, dan Manusia Jenis “Ketiga”

NAMA R.A. Kartini telah ditahbiskan sebagai simbol perjuangan dan pembebasan kaum wanita Indonesia. Meski Kartini sendiri tidak sepenuhnya berhasil menikmati hasil perjuangannya (karena dipoligami), betapapun jejak perjuangannya telah menginspirasi bangsa ini—yang hari ini kita peringati. Tetapi tapal batas tentang ide kebebasan kaum wanita sebagaimana diharapkan Kartini tampaknya masih dalam perdebatan. Di Indonesia gagasan tentang ide

Kartini, Feminisme, dan Manusia Jenis “Ketiga” Read More »

Merindui Asa yang Mencintai

SALAH satu ayat al-Qur’an yang sering dikutip terkait dengan cinta yakni Surah Ar-Rum ayat 21: “Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu mendapatkan ketenangan hati dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”Al-Qur’an

Merindui Asa yang Mencintai Read More »