Mengaktifkan Kesadaran Rabbani

PERNAHKAH kita renungkan bahwa selama Ramadan dalam hitungan tiga puluh hari kalender, kita telah benar-benar berada pada kesaadaran rabbani atau kesadaran spiritual? Yakni kesadaran dalam mematuhi perintah Tuhan secara ikhlas, patut, dan tunduk. Dan kesadaran itu mungkin tidak banyak dari kita yang menyadarinya, baru di ujung Ramadan kita sadar bahwa ternyata kita mampu berpuasa—menahan lapar […]

Mengaktifkan Kesadaran Rabbani Read More »

Ramadan: Bertransaksi dengan Allah

BULAN suci Ramadan selain untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Swt, juga momentum untuk bertransaksi ibadah atau dalam bahasa Abi Quraish Shihab “berbisnis dengan Allah”. Tentu saja, transaksi yang dimaksud di sini bukan dalam bentuk jual beli seperti pasar, melainkan amal saleh dan aktivitas-aktivitas ibadah (nilai-nilai ketuhanan).Sekiranya jika berbisnis dengan manusia, adakalanya membawa keuntungan dan

Ramadan: Bertransaksi dengan Allah Read More »

Menganak: Apresiasi dan Manifestasi Penghambaan Masyarakat Sasak kepada Yang Maha Kuasa

SEBAGAIMANA sistematika narasi beberapa artikel sebelumnya, edisi ini, berikut dua edisi nanti setelahnya merupakan penjabaran singkat dari edisi sebelumnya: “Tiga Unsur Dasar Ritus dan Situs Spiritual Sasak”. Pertama, menganak “prosesi perkembangan untuk manusia”.Kedua, mentioq “propsesi perkembangan untuk tumbuh-tumbuhan dan tanaman”. Ketiga, menteloq “prosesi perkembangan untuk hewan dan binatang ternak”.  Ketiga hal ini menjadi sumber, dasar,

Menganak: Apresiasi dan Manifestasi Penghambaan Masyarakat Sasak kepada Yang Maha Kuasa Read More »

Puasa: Delay of Gratification

Ada dua orientasi kebahagiaan yang dijanjikan Tuhan dan Rasul-Nya bagi pelaku puasa di bulan Ramadan, yakni kebahagiaan tatkala berbuka puasa dan kebahagiaan ketika nanti berjumpa dengan Tuhannya.Untuk menggapai orientasi yang dijanjikan itu, pelaku puasa harus benar-benar menjalankan ritual puasa sesuai aturan yang ditentukan Tuhan, yakni menahan diri dan mengontrol diri dengan satu komitmen bersedia “menunda”

Puasa: Delay of Gratification Read More »

Tiga Dasar Ritus dan Situs Spiritual Sasak

SAMA sekali bukanlah hal asing sekiranya terdengar kalimat waktu telu atau wetu telu. Hal ini dikarenakan tidak sedikit tulisan baik berupa sebuah karya yang sudah paten ataupun artikel dan cuitan-cuitan ringan yang menyinggungnya seperti, skripsi, tesis, disertasi dan beragam tulisan di dalam jurnal yang berskala nasional maupun internasional. Beberapa karya monumental dalam bentuk paten di

Tiga Dasar Ritus dan Situs Spiritual Sasak Read More »

Berpuasa Siang dan Malam

SYARIAT berpuasa di bulan Ramadan pada hakikatnya berlatih mengontrol dan menahan diri sepanjang waktu dalam bilangan tiga puluh hari, dengan harapan bahwa kebiasaan takwa yang dilatihkan akan menjadi bagian kepribadian dan karakter.Tuhan menjelaskan tentang perintah puasa di dalam firman-Nya di  surah al-Baqarah ayat 183, bahwa aktivitas berpuasa itu dilakukan agar orang beriman mencapai derajat ketakwaan.Takwa

Berpuasa Siang dan Malam Read More »

Islam dan Perempuan dalam al-Qur’an dan Kitab Kuning (2-Habis)

Separuh Harga Laki-lakiKitab kuning, dalam tata kehidupan sosial, menempatkan perempuan sebagai makhluk yang separuh harga laki-laki. Misalnya, dalam hal menyembelih hewan akikah, anak laki-laki  minimal 2 ekor kambing, perempuan 1 ekor kambing. Dalam hal diyat (ganti rugi) pembunuhan, nyawa seorang laki-laki diganti dengan 100 ekor unta, sedangkan nyawa seorang perempuan diganti dengan 50 ekor unta. Dalam

Islam dan Perempuan dalam al-Qur’an dan Kitab Kuning (2-Habis) Read More »

Islam dan Perempuan dalam al-Qur’an dan Kitab Kuning (1)

BERBICARA tentang perempuan memang tidak ada habisnya untuk dikupas. Perempuan memiliki daya tarik tersendiri untuk didalami eksistensinya. Bahkan kitab-kitab suci agama samawi tidak terlepas dari perbincangan mengenai sosok perempuan. Begitu pun dalam kitab suci umat Islam banyak mengurai perihal kaum perempuan yang kemudian digali dan dielaborasi lebih lanjut oleh para cendekiawan. Salah satunya adalah buku yang

Islam dan Perempuan dalam al-Qur’an dan Kitab Kuning (1) Read More »

Ketika Pekerja “Dunia” Diam-diam Menjenguk Tuhan

ADA banyak cara dan gaya dalam beragama. Latar belakang kultur, pekerjaan, pengalaman hidup, lingkungan, tingkat literasi, dan intensitas perjumpaan mempengaruhi corak penghayatan dan pengamalan. Maka, kulaitas beragama itu bisa saja relatif jika dilihat dari sisi tampilan formal. Kita punya dua contoh tokoh.Yang satu sebutlah anak pantai, karena kerjanya di pantai. Menjadi barista di sebuah bar

Ketika Pekerja “Dunia” Diam-diam Menjenguk Tuhan Read More »

Be-paosan: Simbol Lembaga Pendidikan Tinggi Sasak

SEJAUH ini, penelusuran penulis dalam Kamus Berbahasa Sasak, belum menemukan arti kata sesungguhnya dari paos, paosan, pepaosan, dan beragam kata yang merupakan derivasi atau kata jadian dari kata tersebut. Akan tetapi, istilah-istilah tersebut sangat populis pada masyarakat Sasak-Lombok, Nusa Tenggara Barat. Khususnya kalangan intelektual, kaum terpelajar, pelaku seni-budaya dan sebagian masyarakat.Bagi sebagian masyarakat dan sebagian

Be-paosan: Simbol Lembaga Pendidikan Tinggi Sasak Read More »