SOSOK

Sumur Ilmu dari Amin Abdullah (1)

KETIKA kuliah S1 tahun 1994-1998 pada Fakultas Syari’ah IAIN Surabaya, saya sudah mendengar nama besar Prof Dr Amin Abdullah, dosen IAIN Yogyakarta, seorang pakar dalam bidang filsafat Islam. Salah satu bukunya yang booming saat itu berjudul “Falsafah Kalam di Era Postmodernisme (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1995). Ketika menelaah buku ini, saya baru menempuh pendidikan S1 yang […]

Sumur Ilmu dari Amin Abdullah (1) Read More »

Tanda Jejak Buya Syafi’i

SAYA BERTEMU Buya terbilang jari. Saat itu saya tengah menyelesaikan program magister kedua saya di ilmu sosial, Universitas Negeri Yogyakarta. Buya mengajar kami dalam mata kuliah Pluralisme. Datang menengok kami dua Minggu sekali, bergantian dengan asistennya.  Buya tidak banyak ngoceh saat mengajar. Tapi kata-katanya tandas, daging semua. Buya lebih suka memberi kesempatan kepada mahasiswanya. Kami

Tanda Jejak Buya Syafi’i Read More »

Nawal El Saadawi; Dari Kekejaman Rezim hingga Perempuan di Titik Nol

Salah satu tokoh yang paling lantang menyuarakan dan memperjuangkan keadilan bagi perempuan, yaitu Nawal El-Saadawi, seorang dokter sekaligus penulis asal Mesir yang sangat gigih memperjuangkan keadilan bagi perempuan Arab, khususnya di Mesir melalui keindahan karya sastranya. Karya sastranya yang begitu tinggi menjadi media yang cukup mutakhir untuk mendobrak kesenjangan dan kekejaman pada perempuan di Mesir

Nawal El Saadawi; Dari Kekejaman Rezim hingga Perempuan di Titik Nol Read More »

Khofifah Indar Parawansa: Perempuan Berpolitik, Why Not?

Khofifah Indar Parawansa berpeluang besar menjadi pemimpin Indonesia. Dia memiliki banyak potensi dan punya rekam jejak yang baik. Cerdas, pengetahuannya luas, track record-nya bersih adalah modal yang sangat besar. Khofifah tak hanya memiliki potensi diri di atas rata-rata, melainkan juga termasuk tokoh muda yang berpikiran maju.  Kelebihan lainnya adalah Khofifah pernah menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan

Khofifah Indar Parawansa: Perempuan Berpolitik, Why Not? Read More »

Perempuan “Penerang” Islam dari Maroko

Fatima Mernissi adalah penulis, akademisi, sosiolog, dan oleh banyak kalangan disebut sebagai tokoh feminis Islam. Mernissi lahir dari keluarga kelas menengah di Fes, Maroko, pada 1940. Dia menerima pendidikan dasarnya di sekolah yang didirikan oleh gerakan nasionalis. Sedangkan dia, melanjutkan ke sekolah tingkat menengah khusus untuk perempuan yang didanai oleh protektorat Perancis.Pada 1957, Mernissi mempelajari

Perempuan “Penerang” Islam dari Maroko Read More »

Kang Faqih; Feminis Laki-Laki di Indonesia

Faqihuddin Abdul Qodir, atau yang akrab disapa Kang Faqih. Beliau adalah salah satu tokoh feminis muslim Indonesia, seorang ulama nahdliyin yang mempunyai pemikiran luar biasa mengenai isu-isu perempuan, dan terlebih isu-isu keadilan gender. Kang Faqih dilahirkan di Cirebon, Jawa Barat, tepat pada 31 Desember 1971. Beliau didampingi istri, bernama Mimin Aminah. Beliau dikarunia 3 orang

Kang Faqih; Feminis Laki-Laki di Indonesia Read More »

Hajah Rasuna Said; “Singa Betina” dari Danau Maninjau

Hajah Rangkayo Rasuna Said lahir pada tanggal 14 September 1910 di Desa Panyinggahan, Maninjau, Agam, Sumatra Barat. Rasuna Said lahir dan tumbuh di lingkungan keluarga yang cukup terpandang. Ayahnya, Haji Muhammad Said atau yang akrab di panggil Haji Said, saat muda ia merupakan seorang yang aktivis pergerakan di Sumatra Barat.Haji Said bersama saudara-saudaranya mendirikan sebuah

Hajah Rasuna Said; “Singa Betina” dari Danau Maninjau Read More »

Argumen Kesetaraan Gender Fatima Mernissi

Fatima Mernissi (selanjutnya Fatima) lahir di Kota Fez Maroko Utara pada tahun 1940-an. Fatima tinggal bersama dengan sepuluh orang sepupunya yang berusia sebaya, baik yang laki-laki dan perempuan di dalam rumah besar. Fatima berasal dari keluarga kelas menengah dan semasa kanak-kanak hidup dengan keceriaan dan kebahagiaan.Fatima meninggal dunia pada 30 November 2015, tokoh terkemuka ini

Argumen Kesetaraan Gender Fatima Mernissi Read More »

Wanita dalam Pikiran Muammar Khadafi

Mantan Presiden Libya, Muammar Khadafi merupakan satu dari sekian pemimpin revolusioner yang juga seorang penulis. Selain lewat mimbar, ia juga menyulut api revolusi melalui tulisan-tulisannya. Tentu, selain Soekarno, Hatta, dan Saddam Hussein dari Irak.Pria kelahiran tahun 1942 ini, menulis begitu bagus sebuah buku –kumpulan artikel- berjudul The Green Book. Jika ditilik lebih jauh, buku ini

Wanita dalam Pikiran Muammar Khadafi Read More »

Marry Wollstonecraft: Membongkar Inferioritas pada Tubuh Perempuan

Di estimasi usia tiga belas tahun, saat si anak laki-laki mulai mengenal kekerasan, saat agresivitas mereka mulai berkembang, saat mereka mulai mencintai persaingan, meledaknya hasrat mereka akan kekuasaan, di situlah justru si gadis mulai menjauhi permainan-permainan kasar. Agresivitasnya mulai menurun. Kelincahan si gadis tidak seperti waktu kecil. Olahraga masih terbuka baginya, namun olahraga yang berarti

Marry Wollstonecraft: Membongkar Inferioritas pada Tubuh Perempuan Read More »