Generasi Baru, Musik, dan Politik

Musik ialah ekspresi politik. Musik adalah cerminan realitas sosial. Musik salah satu suara yang menyatukan kepentingan. Itulah memang realitas budaya populer kita di era kontemporer ini. Suara-suara dari kerasnya dentuman drum atau dari lirik yang menggelorakan semangat perlawanan pada kekuasaan. Sebut saja, lagu-lagu dangdut yang dibawa oleh Rhoma Irama yang sifatnya politik, dakwah, atau romansa. […]

Generasi Baru, Musik, dan Politik Read More »

Dou Sampela dan Tragedi Politik

Di Pilkada Kota Bima 2024 lalu, politik menjadi sebuah kata yang setiap hari diucapkan di berbagai kesempatan dan dari sarangge ke sarangge masyarakat. Wilayah administratif Kota Bima tidaklah terlalu besar secara geografis, namun, Kota Bima menjadi pusat lalu lintas ekonomi, politik, dan budaya dalam wilayah “ke-Bima-an” yang lebih luas.Elite politik banyak berdomisili di kota kecil

Dou Sampela dan Tragedi Politik Read More »

Menjadi Pengangguran dalam Beribadah

Di tengah dinamika kehidupan yang serba cepat dan kompetitif, manusia sering kali dihadapkan pada paradoks eksistensial—semakin sibuk secara lahiriah, justru semakin hampa secara batiniah, akhirnya muncul sebuah refleksi yang menggugah, “menjadi pengangguran dalam beribadah.” Ungkapan ini bukan sekadar metafora, melainkan cermin yang memantulkan wajah spiritual manusia masa kini yang tampak aktif secara fisik, namun pasif

Menjadi Pengangguran dalam Beribadah Read More »

Melihat dengan Tubuh yang Merasakan: Tafsir Ekofenomenologis atas Alam yang Hadir

Terinspirasi dari kedamaian burung camar di tengah riuhnya orkestra alam; debur ombak, hembusan angin, dan riuhnya kehadiran manusia di pinggir pantai, terusiklah untuk menguntai secercah perenungan yang dimulai dari firman Allah yang Maha Indah, “Wa mâ min dâbbatin fil-ardli wa lâ thâ’iriy yathîru bijanâḫaihi illâ umamun amtsâlukum, mâ farrathnâ fil-kitâbi min syai’in tsumma ilâ rabbihim

Melihat dengan Tubuh yang Merasakan: Tafsir Ekofenomenologis atas Alam yang Hadir Read More »

Kebijaksanaan Sistemik: Menolak Jalan Pintas, Merawat Keberlanjutan

Dalam sebuah kisah hikmah diceritakan ada sebuah bahtera hendak berlayar mengarungi lautan lepas. Penumpangnya telah berbaris bersiap naik ke kapal yang megah. Kapal itu sangat besar hingga memiliki dua tingkat, yang ternyata dua tingkat itu membawa masalah, orang-orang berebut ingin menjadi penumpang di bagian atas, karena lebih nyaman, pemandangan laut terbentang luas, gemuruh air terdengar

Kebijaksanaan Sistemik: Menolak Jalan Pintas, Merawat Keberlanjutan Read More »

Ady Mahyudi: Bertarung dan Bertaruh dalam Politik

Tanpa berniat melebih-lebihkan. Mungkin, Ady Mahyudi-lah salah seorang politisi yang dari Bima yang selalu siap bertarung dan bertaruh dalam kontestasi politik lokal di wilayah ini. Pasalnya, Ady Mahyudi telah melewati empat kali Pilkada di Kota dan Kabupaten Bima. Tahun 2008, ia maju sebagai Calon Wakil Wali Kota Bima berpasangan dengan H. Zainul Arifin, pasangan ini

Ady Mahyudi: Bertarung dan Bertaruh dalam Politik Read More »

Jum’at Sunyi: Spiritualitas di Keramaian Turis Asing Trawangan

Saya masih ingat pertemuan singkat dengan Komunitas Masyarakat Adat di Gili Trawangan, yang dipimpin oleh Mamiq Ra’is. Sore itu, angin laut berhembus membawa aroma asin, dan suara musik dari sebuah beach bar di kejauhan terasa seperti sebuah ironi. Kami duduk di Sekretariat Lembaga Masyarakat Adat, membicarakan sesuatu yang jarang menjadi headline brosur pariwisata: keheningan. Ya,

Jum’at Sunyi: Spiritualitas di Keramaian Turis Asing Trawangan Read More »

Gelar Seminar Literasi Inklusif, Komunitas Taman Literasi Harap “Nggahi Rawi Pahu” jadi Kesadaran Kolektif

Kota Bima — Komunitas Taman Literasi Kota Bima menyelenggarakan Seminar Literasi Inklusif dengan tema “Nggahi Rawi Pahu sebagai Alat Implementasi Peran Komunitas dalam Mendorong Kesadaran Kolektif” di Aula Museum Samparaja, Senin (29/9/2025). Kegiatan seminar literasi ini merupakan rangkaian dari tiga kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Taman Literasi Kota Bima melalui Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat:

Gelar Seminar Literasi Inklusif, Komunitas Taman Literasi Harap “Nggahi Rawi Pahu” jadi Kesadaran Kolektif Read More »

Masihkah Pancasila Sakti?

Masihkah Pancasila itu sakti, pertanyaan ini mungkin sebagian orang tidak tertarik untuk membincangkannya. Apalagi generasi hari ini, yaitu generasi Z. Di setiap upacara hari senin, pembacaan Pancasila oleh pembina upacara dan diikuti oleh seluruh peserta upacara, itu adalah seremonial yang tidak punya makna. Para peserta upacara hanya ikut pembacaan Pancasila tanpa pernah meresapi makna yang

Masihkah Pancasila Sakti? Read More »

Puisi Mempunyai Tugas Profetik

Puisi, sebagaimana dipaparkan oleh Prof. Abdul Wahid dalam pagelaran sastra dan diskusi buku Imaji Air Api, bukanlah sekadar rangkaian kata indah atau permainan bahasa yang memanjakan telinga pembacanya. Lebih dari itu, puisi memiliki misi yang luhur: menjalankan “tugas kenabian” atau profetik.Dalam pandangan beliau, puisi hadir untuk melampaui kepentingan duniawi sang penulis, bahkan melampaui dirinya sendiri.

Puisi Mempunyai Tugas Profetik Read More »