Sendiri Itu Seru: Belajar Jadi Teman Terbaik Buat Dirimu Sendiri

“Yakin mau sendiri? Bukannya nanti rasanya tidak nyaman?” Pernah nggak kamu denger pertanyaan ini ketika memutuskan buat makan sendiri, ngopi sendiri, atau jalan sore tanpa teman? Padahal, waktu sendirian bisa jadi momen paling berharga buat kita.Di zaman sekarang, kebersamaan sering dianggap ukuran kebahagiaan. Nongkrong ramai-ramai, pamer foto bareng teman di media sosial, atau ikut tren […]

Sendiri Itu Seru: Belajar Jadi Teman Terbaik Buat Dirimu Sendiri Read More »

Menemukan Oase di Tengah Panas Riverside, Amerika

Riverside adalah sebuah kota kecil di California bagian Selatan, sekitar satu jam perjalanan dari Los Angeles. Di sinilah saya tinggal selama mengikuti short course di University of California, Riverside (UCR).Kesan pertama saya tentang kota ini? Panas. Kering. Dan terang benderang hampir sepanjang hari. Bayangkan saja: langit biru tanpa awan, matahari bersinar seolah tak mau istirahat,

Menemukan Oase di Tengah Panas Riverside, Amerika Read More »

Di Bima, Jurgen Habermas Menangis sambil Melihat Sunset

Anda mungkin familiar dengan nama ini: Jurgen Habermas. Filsuf Jerman, salah seorang pentolan Mazhab Frankfurt atau Frankfurt School of Critical Theory. Sekolah yang memproduksi wacana kritis tentang modernitas. Pemikiran dari sekolah ini yang pada masa selanjutnya tampil mempengaruhi ilmuwan dan teoritisasi ilmu sosial yang berkembang belakangan seperti Seyla Benhabib dan Nancy Fraser.Yang tersohor dari Habermas

Di Bima, Jurgen Habermas Menangis sambil Melihat Sunset Read More »

Dialektika sebagai Penyambung Peradaban

PERISTIWA bedah buku puisi Pertemuan Kecil karya penulis menjadi ruang penting bagi refleksi kebudayaan. Bukan sekadar forum literasi, acara ini menyingkap lapisan makna yang lebih dalam tentang bagaimana sebuah karya seni hidup, mati, dan dihidupkan kembali melalui pembacaan, penafsiran, dan transformasi. Guru Besar Univeritas Islam Negeri (UIN) Mataram, Prof. Dr. Abdul Wahid, yang juga dikenal

Dialektika sebagai Penyambung Peradaban Read More »

Dari Wacana ke Aksi: Gerakan Sosial dalam Pembangunan Kota

PAD tanggal 7 Oktober 2025, di sebuah forum hangat di Kota Mataram, Walikota Bima, H. Arahman Abidin, mengundang kaum diaspora Bima untuk “bersedekah pikiran”. Ajakan tersebut bukan sekadar seruan formalitas, melainkan bentuk kesadaran akan pentingnya partisipasi kolektif dalam membangun daerah di tengah keterbatasan fiskal dan tantangan struktural yang dihadapi pemerintah daerah.Forum ini menjadi ruang reflektif

Dari Wacana ke Aksi: Gerakan Sosial dalam Pembangunan Kota Read More »

Harmoni Keyakinan di Tengah Perbedaan: Refleksi Ekofenomenologis atas Sejarah dan Kesadaran Keberagamaan

Bermula dari sebuah perenungan sejarah Amerika setelah mengikuti perkuliahan di kelas mata kuliah Religious, Myths and Rituals oleh Prof. Michael Alexander, dengan judul ”Native American Religion post Europe-African”. Kuliah ini membahas transformasi kehidupan masyarakat Pribumi Amerika (Native Americans) setelah kedatangan bangsa Eropa dan Afrika ke Benua Amerika. Sejarah Pembantaian Wounded Knee pada Desember 1890 menggambarkan

Harmoni Keyakinan di Tengah Perbedaan: Refleksi Ekofenomenologis atas Sejarah dan Kesadaran Keberagamaan Read More »

Generasi Baru, Musik, dan Politik

Musik ialah ekspresi politik. Musik adalah cerminan realitas sosial. Musik salah satu suara yang menyatukan kepentingan. Itulah memang realitas budaya populer kita di era kontemporer ini. Suara-suara dari kerasnya dentuman drum atau dari lirik yang menggelorakan semangat perlawanan pada kekuasaan. Sebut saja, lagu-lagu dangdut yang dibawa oleh Rhoma Irama yang sifatnya politik, dakwah, atau romansa.

Generasi Baru, Musik, dan Politik Read More »

Dou Sampela dan Tragedi Politik

Di Pilkada Kota Bima 2024 lalu, politik menjadi sebuah kata yang setiap hari diucapkan di berbagai kesempatan dan dari sarangge ke sarangge masyarakat. Wilayah administratif Kota Bima tidaklah terlalu besar secara geografis, namun, Kota Bima menjadi pusat lalu lintas ekonomi, politik, dan budaya dalam wilayah “ke-Bima-an” yang lebih luas.Elite politik banyak berdomisili di kota kecil

Dou Sampela dan Tragedi Politik Read More »

Menjadi Pengangguran dalam Beribadah

Di tengah dinamika kehidupan yang serba cepat dan kompetitif, manusia sering kali dihadapkan pada paradoks eksistensial—semakin sibuk secara lahiriah, justru semakin hampa secara batiniah, akhirnya muncul sebuah refleksi yang menggugah, “menjadi pengangguran dalam beribadah.” Ungkapan ini bukan sekadar metafora, melainkan cermin yang memantulkan wajah spiritual manusia masa kini yang tampak aktif secara fisik, namun pasif

Menjadi Pengangguran dalam Beribadah Read More »

Melihat dengan Tubuh yang Merasakan: Tafsir Ekofenomenologis atas Alam yang Hadir

Terinspirasi dari kedamaian burung camar di tengah riuhnya orkestra alam; debur ombak, hembusan angin, dan riuhnya kehadiran manusia di pinggir pantai, terusiklah untuk menguntai secercah perenungan yang dimulai dari firman Allah yang Maha Indah, “Wa mâ min dâbbatin fil-ardli wa lâ thâ’iriy yathîru bijanâḫaihi illâ umamun amtsâlukum, mâ farrathnâ fil-kitâbi min syai’in tsumma ilâ rabbihim

Melihat dengan Tubuh yang Merasakan: Tafsir Ekofenomenologis atas Alam yang Hadir Read More »