Tradisi Pencak Jago dan Upayanya untuk Bertahan

Dalam ruang hidup masyarakat desa, ada ritus-ritus kebudayaan lama yang masih dipertahankan. Tak terkecuali tradisi pencak jago yang masih lestari di Desa Dermolemahbang. Salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan. Desa terluas se-Kecamatan Sarirejo dan berjarak 17 km dari pusat Kota Lamongan.Tradisi pencak jago merupakan tradisi yang biasa digelar pada saat acara […]

Tradisi Pencak Jago dan Upayanya untuk Bertahan Read More »

Pram, Sejarah, dan Perlawanan Sastra

Berbicara tentang sosok dan karya Pramoedya Ananta Toer (selanjutnya Pram) tidak bisa terlepas dari relasi sastra, sejarah dan politik. Hubungan tiga entitas keilmuan ini dalam perkembangannya memang cukup dinamis. Ada kalanya harmonis juga tak jarang ada riak-riak kecil dalam beberapa polemik yang ada. Terutama, ketika campur tangan politik (kekuasaan) mendominasi relasi itu.Dalam sejarah perkembangan sastra

Pram, Sejarah, dan Perlawanan Sastra Read More »

De Oots dan Nasib Film Sejarah

Melihat sejarah kadang menjadi tabu dan membingungkan. Jika tidak ada kearifan dalam memahami dan menerima hasil dari tragedi sejarah yang panjang, hal itu amat pasti dirasakan penikmat sejarah. Benturan narasi, silang pendapat hingga debat siapa yang benar-salah, kuat-lemah hingga siapa yang berhak menarasikan dan menafsirkan sejarah sangat ramai dewasa ini.Termasuk dalam Film De Oots yang

De Oots dan Nasib Film Sejarah Read More »

Sampai Kapan Menyadari Diri Terlambat?

MEREFLEKSI perjalanan panjang dari hidup yang kita lalui dengan berbagai dimensinya, kadang kita tidak menyadari bahwa kita sesungguhnya menjadi makhluk yang gemar terlambat dalam urusan-urusan penting dalam hidup kita.Keterlambatan itu terkadang bukan menjadi unsur kesengajaan, tetapi sering menjadi bagian dari elemen kehidupan yang terjadi begitu saja tanpa kita sadari. Padahal dalam pemahaman kita, bahwa penyesalan

Sampai Kapan Menyadari Diri Terlambat? Read More »

Ihwal Relasi Agama dan Sains

Identitas BukuJudul               : Sains Religius Agama SaintifikPenulis             : Haidar Bagir dan Ulil Abshar AbdallaPenerbit           : MizanCetakan           : Agustus, 2020Tebal               : 172 HalamanISBN               : 978-602-441-178-7Perdebatan antara agama dan sains sudah berlangsung sejak lama. Perdebatan ini dipicu oleh pertanyaan apakah agama yang bersumber pada wahyu Tuhan tidak cukup untuk menjawab fenomena alam yang tengah terjadi? Atau, agama

Ihwal Relasi Agama dan Sains Read More »

Sosiologi Kopi: Memaknai Ngopi dan Kesetaraan

TULISAN ini pada dasarnya terilhami dari pertanyaan salah satu mahasiswa sosiologi agama akhir semester. Dalam suasana tenang mahasiswa itu bertanya,”kira-kira judul riset untuk skripsi yang bagus buat saya menurut abang, apa bang?” Tanya nya!Karena berhubung malam itu kami sedang duduk di salah satu kedai kopi, yeah sudah muncul lah ide untuk membincangi fenomena ngopi dengan

Sosiologi Kopi: Memaknai Ngopi dan Kesetaraan Read More »

Jangan Salah Pilih

“Bahagia itu sederhana, sebaliknya, sedih dan kecewa sungguh luar biasa. Kalau kita merdeka untuk memilih bahagia, lalu kenapa kita harus menyiksa diri dengan rasa kecewa-sedih”, begitu satu ungkapan pitutur bijak.Sahabat! Kalian pernah merasa tidak dibela, dibiarkan sendiri oleh kawan-kawan dekat, saat kalian terpojok, dibully, dihujat, atau bahkan menjadi “bulan-bulanan haters?” Lalu kalian sakit hati, dan

Jangan Salah Pilih Read More »

Perempuan yang Menyuluh Obor: Tribute untuk Atun Wardatun

“Kita harus membuat sejarah, kita mesti menentukan masa depan yang sesuai dengan keperluan sebagai kaum perempuan dan harus mendapatkan pendidikan yang cukup seperti kaum laki-laki” (R.A Kartini) Kita sering mendengar ungkapan yang meminggirkan kaum perempuan di sektor pendidikan, misalnya, “untuk apa perempuan berpendidikan tinggi, toh akan kembali ke dapur juga,” atau pameo yang sering terdengar

Perempuan yang Menyuluh Obor: Tribute untuk Atun Wardatun Read More »

Power is Knowledge

Kekuatan adalah pengetahuan, begitu kira-kira terjemahan bebasnya. Atau, saya tekankan saja di sini untuk tidak bertele-tele. Bahwa kita sedang berada dalam keadaan yang lebih gawat-darurat “kekuatan menentukan pengetahuan”.Bah pasien, gejala awalnya hanya yang ringan-ringan saja. Seperti, hadirnya BPIP. Untuk membawanya ke rumah sakit terlalu jauh, dan belum memerlukan pemeriksaan intensif, cukup dengan obat apotek samping

Power is Knowledge Read More »

Bagaimana Meyakini Tuhan Tanpa Batas Ruang dan Waktu?

Tuhan yang bergantung pada-Nya semua makhluk, termasuk kita dalam semua urusan, kepentingan, dalam setiap kesempatan dan setiap waktu. Dia Tuhan Yang Maha segala-galanya. Semua umat muslimin dan mukminin meyakini dengan sepenuh hati, sehingga lahir kepatuhan dan ketundukan pada semua aturan yang dititahkanNya.Dalam perjalanan dan perputaran waktu yang kita jalani dalam hidup ini, entah kita sadari

Bagaimana Meyakini Tuhan Tanpa Batas Ruang dan Waktu? Read More »