OPINI

Perjuangan Kelas dan Menguatnya Identitas dalam Sinetron Para Pencari Tuhan

SINETRON Para Pencari Tuhan (PPT) memang sudah berakhir. Namun, jika kita lihat kembali ada beberapa isu sosial yang bisa kita tilik lebih jauh untuk bisa kita pelajari sebagai bagian dari grand theory dalam ilmu-ilmu sosial. Tulisan ini, bukan hendak membesar-besarkan sebuah sinetron yang sudah dalam kubur itu. Namun, ingin meng-highlight, contoh-contoh kecil – yang bahkan […]

Perjuangan Kelas dan Menguatnya Identitas dalam Sinetron Para Pencari Tuhan Read More »

Kesalahan Logika Iblis

KETIKA Tuhan akan menciptakan makhluk yang namanya manusia, tiba-tiba malaikat merasa tidak puas, dengan rencana Tuhan tersebut karena malaikat selama ini sudah melakukan penyembahan tanpa henti. Kenapa Tuhan akan menjadikan lagi makhluk yang lain di luar malaikat. Apakah Tuhan tidak puas dengan adanya malaikat, makhluk yang tidak pernah membantah selama ini. Seluruh perintah Tuhan, dia

Kesalahan Logika Iblis Read More »

Belajar Agama kepada Adam

AJARAN pertama yang diturunkan oleh Tuhan kepada manusia (Adam dan istrinya) adalah ajaran perintah dan larangan Tuhan.  Ketika Tuhan akan menurunkan Adam dan istrinya ke bumi, mereka berdua ditransitkan dulu ke surga, tujuannya adalah untuk diberikan bekal kepada mereka, sebelum diterjunkan ke bumi.Jadi, sebelum melaksanakan tugas sebagai khalifah Tuhan di muka bumi, Tuhan sudah memberikan

Belajar Agama kepada Adam Read More »

Moderasi Beragama: Gerakan Sosial, Kampus, dan Inisiasi Masyarakat

MODERASI BERAGAMA adalah cara pandang, sikap, dan perilaku beragama yang santun, toleran, menghargai perbedaan, dan mengedepankan kemaslahatan berbangsa. Perlu digarisbawahi, bahwa yang diidealkan dalam moderasi itu cara bergaul dalam konteks kepenganutan agama dengan orang lain berbeda agama. Sasaran moderasi bukan “agama” sebagai keyakinan ontologis, bukan pula “metode” beragama (ritual), tetapi “gaya berjumpa”.Cara pandang dan sikap

Moderasi Beragama: Gerakan Sosial, Kampus, dan Inisiasi Masyarakat Read More »

Keniscayaan Tafsir Kontekstual Al-Qur’an

AL-QUR’AN sebagai kitab suci memiliki daya tarik tersendiri sehingga mengkajinya menjadi sebuah dinamika yang terus berkembang. Perkembangan dinamika penafsiran al‐Qur’an pada era kontemporer (abad 18‐21) cenderung mengemukakan ide‐ide rasional kritis dalam memandang penafsiran al‐Qur’an.Tafsir pada era kontemporer bersifat fungsional untuk menjawab dan menyelesaikan permasalahan yang kontekstual. Abdul Mustaqim dalam Dinamika Sejarah Tafsir Al-Qur’an menjelaskan bahwa

Keniscayaan Tafsir Kontekstual Al-Qur’an Read More »

Kenyataan sebagai Ujian yang Sesungguhnya

“Manusia itu lahir tidak membawa apa-apa,” dikatakan demikian lantaran pada kenyataannya manusia membutuhkan segalanya untuk ia menjalani kehidupan. Perhatian, perlakuan halus semasa pertumbuhan, ilmu pengetahuan, harta benda bahkan berikutnya kedudukan untuk mendukung eksistensinya sebagai manusia.Kebutuhan ini sering kali diterjemahkan sebagai kekurangan untuk dipenuhi, maka dia disebut kebutuhan. Itu semua dilekatkan dengan manusia.Sejatinya, teori perkembangan berupa

Kenyataan sebagai Ujian yang Sesungguhnya Read More »

Menyudahi Konflik Agraria

KEPEMILIKAN lahan menjadi permasalahan pelik yang hampir tidak terselesaikan dari generasi ke generasi. Rumitnya persoalan menjadikan konflik ini seolah buntu dan hanya menyisakan jejak buruk bagi masyarakat yang dirugikan tanpa kejelasan. Masyarakat dengan wawasan yang baik dan kemampuan yang cukup sangat memungkinkan tidak akan terlibat atau dirugikan oleh pihak yang ingin merebut lahannya secara paksa.

Menyudahi Konflik Agraria Read More »

Keadilan untuk Guru Indonesia

PENDIDIKAN menjadi tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Kejayaan hanya akan mampu diraih dengan kecerdasan para rakyatnya. Salah satu yang menjadi penyokong utamanya ialah guru. Negara yang mengharapkan kemakmuran serta kekuatan dari segala lini kehidupan pasti memperbaiki pendidikan di negerinya. Hal yang sangat fundamental bahkan menjadi jantung bagi jatuh bangunnya peradaban. Bila ditinjau dari berbagai negara

Keadilan untuk Guru Indonesia Read More »

PPI: Politik Parokial “Indonesebagian”

“Indonesia adalah negara yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Maka itu, kesadaran multikultural dalam politik amat penting ditancapkan ke dalam hati dan juga pikiran para poli-tikus, agar keutuhan dan keluhuran nama Indonesia yang disandang dapat dipertanggungjawabkan—dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan diri dan kelompok semata, sehingga ‘Indonesia-raya’ tak berubah menjadi “Indone-sebagian.”    —[Wangsyah,

PPI: Politik Parokial “Indonesebagian” Read More »

Belajar Mengelola Keragaman dari Australia (Catatan Peserta AIMEP 2022)

TULISAN ini merupakan refleksi singkat pengalaman penulis sebagai salah satu delegasi program Australia-Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) selama kurang lebih dua minggu di Australia (Sydney and Melbourne).Sebagai delegasi AIMEP, Penulis memiliki kesempatan untuk belajar dan mengunjungi secara langsung banyak komunitas dan institusi keagamaan, maupun lembaga pemerintahan di Australia yang memiliki fokus pada isu-isu ke-Islam-an dan

Belajar Mengelola Keragaman dari Australia (Catatan Peserta AIMEP 2022) Read More »