“Ketika”: Trilogi Puisi Folklor Sasambo (Tradisi Lisan Sasak-Samawa-Mbojo)

1SEMAIK, SEMAIK MAIK, MULE MAIK(moderasi hidup Dengan Sasak)ketika mendasari pilar, harus “semaik” untuk kekokohanketika pilar telah berdiri, harus “semaik” untuk kelurusanketika berdiri  tegak, harus “semaik” untuk ketepatanketika meneggakkan rumah, harus “semaik” untuk kemampuanketika rumah sudah ditempati, harus “semaik” untuk kenyamananketika ditempati sanak famili, harus “semaik” untuk kepantasanketika  famili mengenakan sandang , harus “semaik” untuk keanggunanketika […]

“Ketika”: Trilogi Puisi Folklor Sasambo (Tradisi Lisan Sasak-Samawa-Mbojo) Read More »

Makna Kurban sebagai Ritme Kosmik

Seminggu yang lalu masih segar dalam ingatan bagaimana seluruh umat Islam sedunia melaksanakan ibadah kurban, salah satu syariah dalam Islam yang perintahnya senafas dengan ayat tentang salat, fasollilirabikka wanhar, maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. (QS. Al-Kautsar : 2). Artinya Salat menjadi simbol komunikasi vertikal—hubungan manusia dengan Tuhan, dan kurban sebagai manifestasi pengabdian yang

Makna Kurban sebagai Ritme Kosmik Read More »

Ketika Iman Diuji: Kisah Abadi dari Lembah tak Bernama

Di sebuah lembah tandus tak bernama, seorang ayah yang telah sepuh bernama Ibrahim diperintahkan untuk melakukan sesuatu di luar nalar yang sangat mengejutkan, yakni mengurbankan anak yang telah lama ia rindukan dan doakan kehadirannya—Ismail. Perintah itu datang bukan dari mimpi biasa, melainkan dari wahyu Ilahi, sebuah ujian cinta dan keimanan yang belum pernah terjadi sebelumnya.Di

Ketika Iman Diuji: Kisah Abadi dari Lembah tak Bernama Read More »

Banalitas, Liminalitas, dan Gerakan Sosial-Budaya di Mata Kaum yang Gelisah

BUKAN budayawan kalau tidak memancing resah gelisah. Forum di mana mereka berkumpul dan berdiskusi selalu menebarkan rasa getir dan geram. Memang sudah menjadi peran sejarah mereka untuk mengabarkan dimensi sembunyi dari balik realita dan peristiwa. Peran yang selalu dijalankan dengan sepenuh hati dan cinta kasih. Itulah mengapa kita harus diam-diam bergembira di tengah terlihat muram.Demikian

Banalitas, Liminalitas, dan Gerakan Sosial-Budaya di Mata Kaum yang Gelisah Read More »

Menerjemahkan Simbol Beragama

Dalam ajaran Islam, ada dua hari besar yakni idul Fitri dan idul adha,keduanya punya makna yang sangat berarti bagi seorang muslim. Keduanya juga adalah merupakan simbol ajaran agama yang sangat penting. Ajaran Islam mempunyai banyak simbol-simbol, dan simbol itu sangat penting untuk memudahkan dalam memahami suatu ajaran agama. Misalnya dalam ajaran shalat mempunyai beberapa simbol,

Menerjemahkan Simbol Beragama Read More »

Gen Z jadi Ayah bagi Orang Tuanya, Kok Bisa?

Generasi Z atau sering disebut dengan (Gen Z) tergolong kelompok yang lahir antara tahun 1998 hingga 2010. Umur Gen Z saat ini, berusia 27 tahun sampai 15 tahun, mereka tumbuh bersamaan dengan teknologi yang sedang berkembang pesat, seperti media sosial, AI, dan aplikasi informasi lainnya. Generasi ini sangat ahli dalam menggunakan berbagai platform digital. Bagaimana

Gen Z jadi Ayah bagi Orang Tuanya, Kok Bisa? Read More »

Ketika Cinta Tak Terbakar: Rahasia Iman Nabi Ibrahim

Tahukah bahwa, ada satu pernyataan indah dari Nabi Ibrahim tentang pengalaman hidup yang tak terlupakan dan patut kita renungkan. Pernyataan itu berbunyi bahwa “hal yang paling mengesankan dalam hidup saya adalah tatkala berada di tengah bara api yang menyala”. Ini merupakan ungkapan yang penuh makna spiritual dan eksistensial, bukan sekadar peristiwa mukjizat yang luar biasa,

Ketika Cinta Tak Terbakar: Rahasia Iman Nabi Ibrahim Read More »

Menjadi Manusia Rohani

Judul diatas terinspirasi dari salah satu judul buku dari cendekiawan muda NU, Dr. KH Ulil Absar Adalla. Beliau sangat menguasai akses ilmu ilmu keislaman klasik dan ilmu ilmu keislaman modern. Manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna(QS.95.4). Sekaligus manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia (QS.17.70 ) letak kesempurnaan manusia sebagai ciptaan Tuhan adalah bentuk

Menjadi Manusia Rohani Read More »

Siti Rohmi Djalilah dan Wajah Lain Feminisme Muslim

Nama Hj. Siti Rohmi Djalilah bukanlah sosok asing di Nusa Tenggara Barat (NTB). Perempuan kelahiran Pancor ini telah meninggalkan jejak penting dalam sejarah politik dan pendidikan NTB, khususnya saat menjabat sebagai Wakil Gubernur periode 2018–2023. Di tengah struktur sosial yang kerap menempatkan perempuan sebagai pelengkap, kehadiran Hj. Rohmi menjadi simbol kuat bahwa perempuan mampu mengambil

Siti Rohmi Djalilah dan Wajah Lain Feminisme Muslim Read More »

Menegakkan Moral di mana pun Berada

Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi, manusia semakin dipacu untuk mengejar kemajuan, prestasi, dan keuntungan materi. Namun, sering kali kemajuan itu tidak diiringi oleh kemajuan moral. Inilah titik krisis yang dihadapi dunia saat ini; banyak tahu, tetapi kurang sadar; banyak bisa, tapi lupa nilai-nilai.Penting untuk kita sadari, bahwa moralitas bukan sekadar ajaran agama atau

Menegakkan Moral di mana pun Berada Read More »