Lelakaq: Kebijakan Metodis Pendidikan Sasak

Pada edisi sebelumnya, sudah didiskusikan tentang sesenggaq, yang identik dengan peribahasa dan merupakan aktualisasi kearifan dan kematangan metodologis mendidik masyarakat Sasak-Lombok. Kesempatan kali ini, adalah melanjutan narasi sebelumnya (Sabtu, 02, Februari 2023), satu tahapan langkah maju masyarakat Sasak, ketika mampu mengkombinasi dan menggabungkan beberapa sesenggaq. Gabungan beberapa sesenggaq, dalam satu rangkaian tema yang memiliki makna […]

Lelakaq: Kebijakan Metodis Pendidikan Sasak Read More »

Lakukan Pendampingan Perdana, La Rimpu Ajak Perempuan Desa Roi dan Roka untuk Terlibat

MENINDAKLANJUTI kegiatan assessment yang dilakukan oleh La Rimpu dua pekan yang lalu pada tanggal 28 Januari 2023 di Desa Roi dan Roka di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, La Rimpu kembali melakukan pendampingan dan pemetaan program pemberdayaan perempuan di dua desa tersebut pada tanggal 12 Februari 2023.Kegiatan pendampingan yang dilakukan di Desa Roi ini terbagi menjadi

Lakukan Pendampingan Perdana, La Rimpu Ajak Perempuan Desa Roi dan Roka untuk Terlibat Read More »

Belajar untuk Salat Khusyu’

DALAM konteks salat kita sering mendengar tentang khusyu’, termasuk di beberapa ayat dalam al-Qur’an dapat kita temukan anjuran dan bahkan pujian bagi orang-orang yang dapat mencapai kekhusyu’an dalam ibadah salat yang didirikan.Khusyu’ adalah ketenangan dan kepasrahan terhadap Tuhan di dalam melaksanakan ibadah salat. Artinya dalam upaya mencapai kualitas khusyu’, paling tidak ada tiga unsur yang

Belajar untuk Salat Khusyu’ Read More »

Child-Free: Pilihan atau Pelanggaran?

ISU child-free sedang menjadi pembicaraan hangat  di jagad medsos. Hal ini dipicu oleh pendapat seorang selebritis yang mengatakan tidak memiliki anak sebagai resep ia awet muda. Ia dengan suaminya konon memilih secara sadar untuk tidak memiliki anak. Lalu, apa sebenarnya child-free? Apakah memilihnya adalah pelanggaran petunjuk agama dan nilai budaya? Adakah ruang, besar atau sempit,

Child-Free: Pilihan atau Pelanggaran? Read More »

Feminisme: Antara Doktrin dan Realitas Masyarakat Kontemporer

BERDASARKAN catatan tahunan periode 2022, Komnas Perempuan menyebutkan bahwa jumlah kasus Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan (KBGTP) sepanjang 2021 sejumlah 338.496 kasus, jumlah tersebut naik dari 226.062 kasus di tahun 2020.Indikaasi kenaikan kasus tersebut dapat juga diartikan bahwa kesadaran dan keberanian para korban mulai tumbuh ataupun karena saluran pelaporan mulai dikenal oleh masyarakat. Sebetulnya jika

Feminisme: Antara Doktrin dan Realitas Masyarakat Kontemporer Read More »

Sesenggaq: Kebijaksanaan Metodis Pendidikan Sasak

Kode-kode Sebie Kedi (kecil-kecil cabe rawit)Pata’ Reket Pade Rau (siapa pintar dia akan mendapatkan)KUTIPAN di atas, merupakan contoh dari ribuan sesenggaq, yang berkembang dan populis dalam tradisi Sasak-Lombok. Sesenggaq, lazim dijumpai dalam dalam lirik lagu tradisional, dalam lontar, maupun bentuk folklore dan pameo lisan. Sesenggaq, pada dasarnya merupakan folklore lisan masyarakat Sasak, yang kemudian seiring

Sesenggaq: Kebijaksanaan Metodis Pendidikan Sasak Read More »

Sikap Hidup terhadap Dunia dan Akhirat

UMUMNYA orang kaya secara materi adalah orang yang segala kebutuhan hidupnya dapat terpenuhi dengan segera dan tercukupi, dan hampir seluruh keperluan hidupnya tak lagi menjadi masalah, bahkan oleh karena merasa segala keperluan hidupnya terpenuhi, dia amat sedikit keinginan dan hasrat terhadap materi.Apa yang diangan-angan dan dikhayalkan, ada rasa optimis di dalam dirinya untuk dapat memilikinya,

Sikap Hidup terhadap Dunia dan Akhirat Read More »

Lombo’ Mirah Sasak Adhi

You can see Bali in Lombok, but you can not Lombok in Bali, demikian Solichin Salam, mengilustrasikan hal-hal unik dan otentik yang ada di Lombok, melalui buku, Lombok Pulau Perawan: Sejarah dan Masa Depannya, (Kuning Mas, 1992).(Lombo’ Mirah Sasak Adhi), adalah sebutan yang disematkan kepada suku bangsa Sasak Lombok oleh seorang pujangga ternama abad ke-14

Lombo’ Mirah Sasak Adhi Read More »

Wadu Pa’a: Abadikan Potensi Abadi yang Diabaikan

“Bima Di Simpang Jalan.” Meminjam judul buku Kepala Museum Asi Mbojo, Dae Alan Malingi. Sangat tepat menggambarkan kondisi Bima saat ini. Terutama tempat-tempat bersejarah seperti Wadu Pa’a di Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.Saat ditemui di kantornya, Dae Alan Malingi mengatakan, “rekonstruksi 3 pembentuk sejarah kesemuanya ada di Wadu Pa’a: ada ditutur rakyat turun-temurun, ada

Wadu Pa’a: Abadikan Potensi Abadi yang Diabaikan Read More »

Pandemi Literasi: Langkah Jitu Wujudkan Indonesia Emas 2045

BEBERAPA hari yang lalu, teman karib baru pulang dari Jogja, dia nampak lelah bin letih. Saya berharap dia membawa buah tangan khas Jogja yang bisa dikunyah, namun setelah memporak-porandakan isi tasnya, tidak ada tanda-tanda sesuatu yang bisa digigit, hanya tumpukan baju kotor, dan  satu buku dengan soft cover warna kuning telur. Mata saya langsung mengarah

Pandemi Literasi: Langkah Jitu Wujudkan Indonesia Emas 2045 Read More »