Ketika Alasan Dibuat-buat

SEBAGAI makhluk yang diberikan kemampuan berlogika atau berpikir, kita memiliki kebiasaan bawaan yang sering muncul tatkala kita ingin membebaskan diri dari adanya intervensi yang kita rasakan akan mengganggu, yakni kemampuan memberikan alasan. Kemampuan itu akan terasah tajam oleh karena kita jadikan sebagai landasan pembenaran atas sikap dan pendirian kita yang tidak bersedia menerima intervensi dari […]

Ketika Alasan Dibuat-buat Read More »

Autoetnografi Gender: Pengalaman Menjadi Minoritas sebagai Anak Perempuan (1)

Autoetnografi GenderTulisan ini merupakan sesi “curhat” (reflektif-kritis) tentang pengalaman menjadi perempuan dalam kehidupan rumah tangga pada suku Bugis-Sulawesi. Pengalaman itu, telah menghantarkan saya pada keadaan yang cukup hening, lalu dengan segenap keresahan dan kegelisahan, tulisan sederhana ini mulai saya susun sedikit demi sedikit. Dari sini juga kemudian kami paham, bahwa menulis bukan hanya persoalan tentang

Autoetnografi Gender: Pengalaman Menjadi Minoritas sebagai Anak Perempuan (1) Read More »

Agama-Agama Pra-Islam dalam Berbagai Sorotan (2)

MENURUT Sya’ban Muhammad Ismail, bahwa agama Islam tidak berdiri sendiri, tetapi satu kesatuan sebagai episode lanjutan dari perjalanan sejarah agama-agama sebelumnya. Dalam hadis, Nabi menyebutkan labinah, merupakan gambaran posisi risalah Nabi sebagai penyempurna, bukan pemutus, penghancur mata rantai paralelitas agama-agama sebelumnya.Ismail juga menuturkan, bahwa hal ini merupakan strategi Allah dalam mendesain kesinambungan bangunan agama-agama sebagai

Agama-Agama Pra-Islam dalam Berbagai Sorotan (2) Read More »

Waktu Kita Belum Selesai

PERJALANAN hidup yang kita lalui dalam detik demi detik, jam demi jam, hari demi hari di dalamnya akan selalu terjadi perubahan, dan mestinya  perubahan itu sesuai sunnatullah adalah ke arah yang lebih sempurna (bahasa Nabi; “yaumuhu khairan…”, tiap hari harus lebih baik).Apa pun profesi dan kedudukan kita, setiap berlalunya detik dalam kesempatan hidup kita adalah

Waktu Kita Belum Selesai Read More »

Agama-Agama Pra-Islam dalam Berbagai Sorotan (1)

Pada Kamis, akhir Juni 2021 lalu, saya mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ushuludin UIN Sunan Ampel Surabaya. Webinar ini merupakan kegiatan bedah buku  Menyoal Status Agama-Agama Pra-Islam.Buku ini merupakan anggitan Dr H Sa’adullah Affandy  yang diterbitkan Mizan pada 2015 lalu. Karya penting ini terdiri dari 282 halaman. Buku tebal ini merupakan hasil disertasi beliau ketika

Agama-Agama Pra-Islam dalam Berbagai Sorotan (1) Read More »

Kelezatan Hidup untuk Orang yang Lurus

BERLAKU luruslah! Kalimat singkat ini dapat kita jumpai pada tesis keagamaan (baca: Islam) yang menjadi penegasan kepada pemeluknya untuk melakukan praktik keagamaan dengan benar. Bahkan dalam doa yang dianjurkan, hendaknya kita selalu meminta kepada Tuhan untuk ditunjukkan jalan yang benar dengan menggunakan diksi “jalan lurus”.Dalam petutur orang-orang saleh apabila memberikan wejangan kepada murid-muridnya yang hendak

Kelezatan Hidup untuk Orang yang Lurus Read More »

PR Bersama untuk Perpustakaan Kita

TAHUKAH Anda, bahwa Indonesia memiliki perpustakaan terbanyak nomor dua di dunia, satu digit di bawah India.Saya baru tahu hari ini. Dari pemaparan Pak Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Nasional, Deni Kurniadi yang mewakili Pak Syarif Bando, Kepala Perpustakaan Nasional ketika membuka acara finalisasi rencana alokasi khusus bidang pendidikan subbidang perpustakaan.Di Indonesia saat ini, terdapat 164.610

PR Bersama untuk Perpustakaan Kita Read More »

Tatkala Merasa sebagai Orang Penting

SEBAGAI orang penting tidak jarang menjadi obsesi orang-orang yang ingin mendapatkan pengakuan berbeda dalam status sosial, yang ingin mendapatkan perlakuan spesial di tengah pergumulan kemanusiaan, yang ingin mendapatkan penghormatan dari orang-orang sekitarnya, dan yang ingin mendapatkan kedudukan dan perlakuan exclusive di tengah masyarakatnya.Dalam komunitas tertentu, orang penting itu sering ditakar dari jenis pekerjaan dan profesi

Tatkala Merasa sebagai Orang Penting Read More »

Dari Pidato Sang Sarjana ke Pidato Sang Profesor

MUNGKIN belum ada bedanya atau sudah ada. Pidato Sang Sarjana yang menjadi salah satu tulisan dalam buku Catatan Perlawanan karya Aba Du Wahid. Dalam tulisan tersebut, Sang Sarjana itu seolah sedang melawan untuk tidak mengatakannya sedang berperang dari atas podium.Waktu itu, Sang Sarjana sendirian, menguasai podium. Membuka “serangan” dengan menyampaikan kegembiraan sekaligus kewaspadaan. Gembira karena

Dari Pidato Sang Sarjana ke Pidato Sang Profesor Read More »

Mbak Atun dan Bung Wahid Duo Guru Saya

“Meton, Insyaallah tanggal 16 November 2022, kita akan ada pengukuhan Guru Besar di UIN Mataram. Prof. Wahid dan Prof. Atun.” Pesan singkat tersebut dari saudara terbaik saya, Prof Dr Masnun Tahir, Rektor UIN Mataram. Seperti biasa, beliau berkabar jika ada sahabat di UIN yang akan dikukuhkan menjadi guru besar. Saya dapat merespons pesan singkat tersebut

Mbak Atun dan Bung Wahid Duo Guru Saya Read More »