Serat Menak Sarehas: Islamisasi Teks atau Tradifikasi Islam?

SETIAP disertasi keren. Termasuk disertasi Kamarudin Zaelani yang kemarin (Kamis, 12-1-2023) dipertahankan dalam ujian terbuka pada Program Pascasarjana UIN Mataram. Disertasi ini membahas nilai-nilai pendidikan Islam dalam teks Menak Sarehas dari Raden Ngabehi Yosodipuro I, kakek dari pujangga Jawa kenamaan, Ronggowarsito.Di antara yang menarik adalah pendekatannya, yang diklaim sebagai hermeneutika pembebasan (gabungan antara hermeneutika subjektif […]

Serat Menak Sarehas: Islamisasi Teks atau Tradifikasi Islam? Read More »

Dunia Arab Masa Depan: Prediksi dan Tantangannya Tahun 2030

SEPERTI yang kita ketahui, Arab adalah sebuah negara monarki absolut yang dipimpin oleh Salman bin Abdul Aziz al Saud. Namun, secara de facto, pemerintahan dipimpin oleh Pangeran Muhammad bin Salman sebagai Perdana Menteri. Muhammad bin Salman al Saud atau yang kerap disebut MBS itu adalah seorang wahabi liberal yang menyusun dan memimpin proyek Arab Vision

Dunia Arab Masa Depan: Prediksi dan Tantangannya Tahun 2030 Read More »

Kesan sesaat yang Menipu

KETERTARIKAN pada lawan jenis bagi yang memiliki organ yang normal menjadi sesuatu yang indah dirasa dan dikenang. “Zuyyina lin-nāsi ḥubbusy-syahawāti”. Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini… (QS: Ali Imran ayat 14), dan biasanya ketertarikan itu akan hadir berdasarkan volume dan ritme pertemuan di antara kedua belah pihak.Tidak sedikit dari pasangan-pasangan hidup

Kesan sesaat yang Menipu Read More »

Mewujudkan Mimpi dengan Kejujuran

MENGAWALI kehidupan di awal tahun, sangat baik bila kita memulainya dengan konsep kejujuran; jujur dalam membuat rencana, jujur dalam bersikap, jujur dalam bekerja, jujur dalam berperilaku, jujur dalam beramal, jujur dalam berbicara, serta jujur dalam statement dan paradigma.Apa yang akan menjadi capaian-capaian kita secara prioritas hendaknya betul-betul kita rencanakan dengan jujur, kita susun langkah-langkah capaian

Mewujudkan Mimpi dengan Kejujuran Read More »

Cita-cita (Beban!) Seorang Guru Besar

APA YANG disebut cita-cita, bagi saya, sebenarnya kata lain dari beban. Ya, beban! Tuntutan dari amanat yang diemban oleh seorang akademia yang telah sampai ke jenjang akademik tertinggi itu.Bayangkan, nggak ada yang sebelum jadi profesor acak-acakan lalu klimis setelahnya. Yang terjadi sebaliknya. Sudah gitu, banyak pantangan, biar pun minum kopi di pinggir jalan (ya lah,

Cita-cita (Beban!) Seorang Guru Besar Read More »

Menakar Diri di Momen Pergantian Tahun

PERGANTIAN tahun menjadi momen membahagiakan dan ditunggu-tunggu oleh sebagian besar orang, terutama bagi siapa saja yang memiliki pola kehidupan yang progresif, karena di dalam setiap proses pergantian pasti akan terjadi perubahan. Jangankan pergantian tahun, dalam pergantian detik saja bagi yang progresif pasti optimis akan terjadi perubahan yang berarti.Idealnya kita semua harus demikian, bahwa kehidupan yang

Menakar Diri di Momen Pergantian Tahun Read More »

Autoetnografi Gender: Pengalaman Menjadi Minoritas sebagai Anak Perempuan (2)

SITUASI yang tak kalah mengerikan adalah ketika memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) — sekaligus masa puber yang mengerikan untuk dikenang—dimana suatu keadaan aku dipaksa oleh teman-teman kelas untuk berpacaran, untuk pertama kalinya. Anehnya aku tidak dapat menolak, karena sudah pasti aku akan diancam oleh mereka. Pengalaman bullying yang aku dapati dari kecil tenryata mempengaruhi

Autoetnografi Gender: Pengalaman Menjadi Minoritas sebagai Anak Perempuan (2) Read More »

Agama-Agama Pra-Islam dalam Berbagai Sorotan (4-Habis)

CATATAN kritis terhadap buku ini, disampaikan oleh Prof. Nur Syam. Prof. Nur Syam adalah salah seorang pakar sosiologi yang dimiliki UIN Sunan Ampel Surabaya. Tulisan-tulisannya tersebar di beberapa media online, blog pribadi, maupun media cetak bahkan sudah banyak yang terbit menjadi buku. Karena itu, beliau dijuluki “profesor senior” atau “profesor-nya profesor UINSA”.Pada momen bedah buku

Agama-Agama Pra-Islam dalam Berbagai Sorotan (4-Habis) Read More »

Puisi dan Politik Sepanggung: Kita Bertepuk Tangan

DI akhir 1995, Wislawa Szymborska masih termenung dengan kesendiriannya di rumah kecil di tengah hutan. Ia bukan seorang pembangkang, meski pengagum komunis sejati. Puisinya tidak berbicara tentang politik. Mungkin saja akibat diksinya yang terlalu halus, sehingga politik tidak terpahat dengan jelas. 50 tahun kepenyairannya sudah cukup menjadikannya diva. Bukan sembarangan. Nobel kesusatraan tahun 1996 bukti

Puisi dan Politik Sepanggung: Kita Bertepuk Tangan Read More »

Mewaspadai Memuji Diri Sendiri

PUJIAN terkadang menjadi sesuatu yang diharap oleh semua orang sebagai wujud eksistensi diri yang dirasa pantas untuk mendapatkan penghargaan atas jerih payah yang telah dilakukan, juga kadang dapat menjadi penyemangat untuk mengukir prestasi dan capaian berikutnya.Tak jarang ada unsur kesengajaan dari seseorang untuk memperlihatkan diri hanya sekadar ingin mendapat pujian, sanjungan, dan pengakuan dari orang-orang

Mewaspadai Memuji Diri Sendiri Read More »