REALITAS
PADA satu kesempatan saya pernah menulis: “…realitas yang kita sepakati sebagai realitas tak lebih sekedar mitos dari hasil konstruksi sosial-budaya masyarakat komunal. Kita berhalusinasi setiap saat, dan ketika halusinasi tersebut disepakati, dengan segeranya kita menyebutnya sebagai ‘realitas‘…”—(Abdul Wahid & Hendrawangsyah, 2021).Saya ingin melanjutkan logic dari pernyataan di atas—dengan pertama-tama meminjam perspektif William James —yang menempatkan […]




