Menilik Joki Cilik dari Kacamata HAM dan Wacana Kolonial (2-Habis)

Apakah Harus Dipertahankan?PADA bagian ini, penulis ingin menunjukkan bagaimana praktik budaya telah lama menjadi isu dan tantangan tersendiri dalam universalitas HAM, atau dalam bahasa para ilmuwan pascakolonial sebagai kegagalan HAM dalam mengakomodasi praktik budaya.Sebagai sebuah produk modernitas, dengan misi pemeradaban (Civilizing Mission), Konvensi Hak Anak (KHA) berpotensi mendelegitimasi nilai-nilai kolektif masyarakat tradisional. Menurut Abdullah Ahmed An-Na’im […]

Menilik Joki Cilik dari Kacamata HAM dan Wacana Kolonial (2-Habis) Read More »

Menilik Joki Cilik dari Kacamata HAM dan Wacana Kolonial (1)

JOKI cilik adalah istilah yang kerap disematkan kepada anak-anak yang menjadi “joki” dalam praktik pacuan kuda di Bima, Nusa Tenggara Barat. Praktik ini belakangan menjadi kontroversial di tingkat lokal masyarakat Bima maupun masyarakat luar Bima yang memiliki perhatian dalam isu perlindungan anak dan praktik budaya, seiring dengan dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Bupati Bima Nomor: 709/036/05/2022

Menilik Joki Cilik dari Kacamata HAM dan Wacana Kolonial (1) Read More »

Menyoal Keramahan Keluarga Pengganti

SEIRING dengan perkembangan zaman yang dibarengi kemajuan teknologi, membuat perubahan terjadi hampir di semua lini kehidupan. Kali ini kita mencoba secara khusus merespon perubahan berupa gejala yang terjadi dalam kaitan dengan mencari dan menemukan kenyamanan, ketenteraman, dan ketenangan rasa di dalam keluarga.Gejala yang sangat terasa saat ini adalah pada beberapa anggota keluarga merasa betapa keberadaan

Menyoal Keramahan Keluarga Pengganti Read More »

Dinasti Abbasiyah dan Kebijakan Dua Khalifahnya (2-Habis)

MUSYAWARAH tersebut berjalan penuh tantangan, karena setiap pihak baik dari Kaum Muhajirin maupun Ansar sama-sama merasa berhak menjadi pemimpin umat Islam, tetapi dengan semangat ukhuwah Islamiah yang tinggi, Abu bakar terpilih sebagai pemimpin umat Islam. Menurut Hasan Ibrahim Hasan, bahwa semangat keagamaan Abu Bakar, mendapatkan penghargaan dari umat Islam, sehingga masing-masing pihak Muhajirin dan Ansar

Dinasti Abbasiyah dan Kebijakan Dua Khalifahnya (2-Habis) Read More »

Dinasti Abbasiyah dan Kebijakan Dua Khalifahnya (1)

ISLAM mempunyai ciri khas yakni sifatnya yang terdapat di mana-mana. Oleh karena itu, kita harus lebih memahami dan menggali Islam dari tiga arti: agama, negara, dan budaya. Pemikiran tentang kegiatan dakwah secara khusus menggambarkan perkembangan dakwah. Sejauh pengamatan penulis, berbeda dengan kajian ilmu-ilmu lain dalam Islam seperti bidang hadis, fikih, tafsir, sejarah Islam yang telah

Dinasti Abbasiyah dan Kebijakan Dua Khalifahnya (1) Read More »

Jangan Mati sebelum Waktunya

HIRUK pikuk kehidupan dalam lorong-lorong waktu yang kita lalui, menjadi satu sensasi yang sangat indah bila kita mampu mengelolanya dalam hati dan pikiran yang jernih. Riuh renyah suara canda, tawa, dan bicara menjadi alunan bunyi alam yang harus mengagumkan kita. Betapa kuasanya Tuhan membuat animasi dengan kreasi yang luar biasa yang bernama manusia.Dia hidup dan

Jangan Mati sebelum Waktunya Read More »

Sesajen Politik dalam Pilkada

Sesajen dan mantra merupakan dua hal tak terpisahkan dalam pelaksanaan ritual masyarakat purba. Keduanya adalah medium komunikasi mahapenting dalam menyampaikan harapan dan doa, juga mengungkapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Hingga pertengahan 1980-an, kala saya duduk di kelas rendah sekolah dasar, masyarakat di desa saya masih patuh melaksanakan ritus-ritus tradisional yang sarat dengan aura dan

Sesajen Politik dalam Pilkada Read More »

Kenikmatan Mana yang Kamu Perjuangkan?

SUNGGUH kehidupan dunia memang menyajikan kenikmatan yang begitu menggoda. Jika kita abai dari menahan diri, kehidupan ini akan menyuguhkan kenikmatan sebanyak yang kita mau. Namun perlu kita sadari bahwa kehidupan saat ini sebenarnya merupakan lempengan ruang, yang telah berisi kenikmatan hakiki dan kenikmatan semu.Tuhan memberi jatah kenikmatan kepada kita secara utuh dalam ruang yang bernama

Kenikmatan Mana yang Kamu Perjuangkan? Read More »

Merasa Diri Lebih Baik

KITA tentunya masih ingat dengan peristiwa Adam a.s dan Iblis. Adam a.s dengan kekhilafan yang dia lakukan, menyebabkannya harus keluar dari kenikmatan surgawi, tetapi Adam dengan perjuangan yang maksimal dan panjang, dengan tulus mengakui kekhilafannya di hadapan Tuhan, dia terampuni dan kembali mendiami surga.Sementara Iblis dengan keangkuhannya menyebabkan Tuhan amat sangat tersinggung, dengan berbagai cara

Merasa Diri Lebih Baik Read More »