Kekhawatiran itu Suatu Anugerah

SETIAP individu mempunyai rencana untuk masa depannya, mempunyai harapan dari masa depannya, mempunyai hasrat untuk memiliki, memiliki keinginan untuk berpunya, dan memiliki keinginan agar tidak adanya masalah yang menghambat  dalam kehidupan yang ia jalani.Ketidakinginan akan adanya hambatan yang datang kepadanya, membuat dirinya  secara tak sengaja akan memvisualkan bayangan tersebut menjadi ketakutan dan kecemasan yang kadang […]

Kekhawatiran itu Suatu Anugerah Read More »

Puisi-Puisi Irfan Limbong

Kerling Bersin Kerling mataku tak pernah bertanya Mengapa hitam karet ikat rambutku Tak seperti Arjuna, ayam jago Madura Kokoknya..Bayangan manusia terbuat dari labirin bersin Yang mengintip di lampu lalu lintas hidupmu Anak-anak yang dilahirkan dari sisa bersin semalam Anak yang memelihara ibu dari semangkok bersin Mencari pekerjaan dari puing-puing bersin di bibir, di baju, di

Puisi-Puisi Irfan Limbong Read More »

Arif dan Dewasa di Ruang Virtual

KEMUDAHAN yang kita rasakan sebagai dampak perkembangan teknologi saat ini, tak sedikit membuat kita kebablasan dalam menyikapinya. Hampir semua cerita tentang siapa saja, di belahan dunia mana saja, dapat kita akses dan terima dengan mudah di mana saja dan kapan saja.Kondisi itu terkadang membuat kita tidak mampu mengontrol diri, baik dalam memposting sesuatu ataupun mengonsumsi

Arif dan Dewasa di Ruang Virtual Read More »

Mengaji Fitua dalam Teks dan Konteks (2)

DI BIMA sendiri, menurut penelusuran Fahru Rizki, tarekat-tarekat yang pernah berkembang di antaranya tarekat Khalwatiyah yang dibawa oleh orang-orang Melayu gelombang II, Dato Maharajalela dengan ritus Hanta Ua Pua.Tarekat Naqsabandiyah yang dibawa oleh Syaikh Umar al-Bantani pada masa sultan Bima ke-II dengan ritus barzanji, tarekat Rifa’iyah pada masa sultan Abdul Hamid (1773-1817 M), tarekat Samaniyah

Mengaji Fitua dalam Teks dan Konteks (2) Read More »

Mengaji Fitua dalam Teks dan Konteks (1)

AHAD, awal Januari 2020, Kalikuma Educamp melaksanakan diskusi dengan tema Ngaji Fitua antara teks dan konteks. Pemantik diskusi antara lain Aba Du Wahid sebagai tuan rumah, Sudirman Makka sebagai pegiat Fitua, Syukri Abubakar, dan Fahru Rizki sebagai pemerhati Fitua, Alan Malingi pemerhati budaya Bima dan masih banyak lagi pembicara-pembicara lainnya.Diskusi kali ini cukup menarik karena

Mengaji Fitua dalam Teks dan Konteks (1) Read More »

Menelisik Lebih Jauh Makna HAM dalam Islam

HAK ASASI MANUSIA (HAM), sebagai hukum Internasional, menawarkan misi pembebasan manusia dari segala bentuk tindakan dan praktik budaya yang dianggap tidak memanusiakan manusia (dehumanisasi). Dengan kata lain, HAM hadir untuk mengangkat harkat dan martabat manusia (human dignity) dari segala bentuk diskriminasi, marginalisasi, dan suboordinasi terhadap manusia dengan alasan apa pun, baik itu alasan dogma agama

Menelisik Lebih Jauh Makna HAM dalam Islam Read More »

Bahaya Mayoritanisme

KASUS diskriminasi dan intoleransi atas nama agama terhadap kelompok minoritas dan aliran keagamaan sering kita dengar di Indonesia, bahkan menjadi isu yang masih belum tuntas hingga hari ini. Kasus-kasus intoleransi dan persekusi terhadap kelompok minoritas dan aliran keagamaan ini dapat dengan mudah dijumpai dan ditelusuri hingga pada periode awal kemerdekaan Indonesia.Tulisan ini akan memotret beberapa

Bahaya Mayoritanisme Read More »

Sosialisasi Perpres Pencegahan Ekstremisme di NTB: La Rimpu Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Sekolah Rintisan Perempuan untuk Perdamaian (La Rimpu) bekerja sama dengan AMAN Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi NTB, melaksanakan sosialisasi perpres tentang pencegaham ekstremisme.Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dari berbagai latar belakang sebagai pemantik diskusi, antara lain: Zaim Nasution (Direktur Kerja Sama Regional dan Multilateral BNPT), Lalu

Sosialisasi Perpres Pencegahan Ekstremisme di NTB: La Rimpu Kolaborasi dengan Berbagai Pihak Read More »