OPINI

Menata Masjid, Merenda Peradaban

“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada-Nya dan hari kemudian..”At-Taubah: 18 Dalam sejarah Islam, tepatnya pada era Nabi Muhammad dan para sahabat setelahnya, masjid memainkan peran yang sangat penting bagi tumbuh kembangnya peradaban Islam. Hampir semua aktivitas yang berkaitan dengan tata kelola keagamaan dan kepemerintahan diperbincangkan di masjid. Sehingga ruang masjid merupakan titik […]

Menata Masjid, Merenda Peradaban Read More »

Anarkisme: Sebuah Manifestasi Pikiran “Melawan” Negara

Di antara sebagian besar dari kita mungkin pernah semata-mata menyimpulkan bahwa demonstrasi yang menggelambir di jalanan yang merupakan bentuk reaksi penolakan terhadap kebijakan publik yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan sebutan tindakan anarkis? Ataukah hanya sebagai salah satu bentuk ekspresi spontan karena merasa hak konstitusionalnya dilanggar? Perlu diketahui lebih lanjut mengenai dasar ideologi penolakan ini “dalam

Anarkisme: Sebuah Manifestasi Pikiran “Melawan” Negara Read More »

Menyoal Legalitas Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Pegawai KPK

Demokrasi adalah model politis yang dimaksudkan untuk menghalalkan transparansi dalam setiap regulasi, baik dalam bidang hukum kaitannya dengan penyusunan undang-undang, maupun dalam kebijakan publik. Demokrasi harus dimanifestikan pada setiap spektrum kehidupan bernegara, baik kepada rakyat maupun pada pemerintah. Termasuk dalam penerbitan prosedur peralihan status Pegawai KPK di Indonesia menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasarkan Pasal

Menyoal Legalitas Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Pegawai KPK Read More »

Secokelat Milo, Sebersih Kapas

SAYA menyambut gembira, rencana peluncuran buku Antologi Cerpen 25 Penulis Bima berjudul Zikir Geladak yang diagendakan tanggal 28 Oktober 2021 di Kalikuma Educamp & Library, kawasan Ule, Kota Bima. Kegembiraan ini bukan karena saya termasuk salah seorang dari 25 penulis tersebut, melainkan lebih dipicu oleh dua hal, pertama, berkesempatan pulang kampung, dan kedua, melunasi janji

Secokelat Milo, Sebersih Kapas Read More »

Akar-Akar Harmonisasi Kemanusiaan di Indonesia

Manusia kehilangan maknanya. Sejak kecil terdoktrin dalam pendidikan formal untuk mencari kebenaran yang diaktualisasikan dengan mencari kesalahan orang lain. Mereka yang menjawab benar akan diapresiasi, mereka yang menjawab salah akan dianggap bodoh. Semua berlomba-lomba menjadi benar agar diakui di masyarakat.Pendidikan di Indonesia tidak memfasilitasi minat dan bakat muridnya. Semua dituntut meraih tujuan yang sama, menjadi

Akar-Akar Harmonisasi Kemanusiaan di Indonesia Read More »

Mitos Kota

Dua hari ini beranda facebook saya disesaki dengan pesan berantai tentang Yogyakarta (selanjutnya Jogja), yang kira-kira judulnya “Singgahlah ke Jogja Barang Sejenak Orang Kaya dan Pintar, Penampilannya Hampir Sama dengan yang Biasa-Biasa Saja”.Seperti sebelum-sebelumnya, pesan berantai ini juga tidak jelas siapa yang menulis pertama kali. Jangan tanya soal tata bahasa, namanya juga pesan berantai. Ya,

Mitos Kota Read More »

Hukum Adat dan Nasib Transformasi Generasi Indonesia

Istilah ‘adat’ sering diartikan sebagai kebiasaan. Sumbernya adalah peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang, serta dipertahankan dengan kesadaran hukum masyarakatnya. Setiap wilayah di Indonesia tentunya memiliki adat tersendiri yang berbeda satu sama lain. Misalnya, salah satu contoh mengenai pembagian warisan hukum adat Minangkabau dan Jawa, dalam hukum adat Minangkabau mengharuskan wanita mendapat warisan

Hukum Adat dan Nasib Transformasi Generasi Indonesia Read More »

A Vindication of The Right of Woman: Relevansinya dengan Perempuan Era Sekarang

Pemikiran Marry Wollstonecraft yang mengkritik Rousseau terhadap proyeksi Shopie sebagai perempuan, bahwa Wollstonecraft berpendapat bahwa asupan novel, puisi, musik, dan perhatian kepada penampilan terus-menerus, akan menjadikan Shopie sebagai kelemahan, bukan sebagai pelengkap suaminya. Dia—Shopie—akan menjadi makhluk dengan daya pikir yang lemah, dan bukan mempunyai penalaran yang baik. Hormonnya akan semakin meluap, hasratnya meledak-ledak dan emosinya

A Vindication of The Right of Woman: Relevansinya dengan Perempuan Era Sekarang Read More »

Melihat Kualifikasi Mujtahid yang Sebenarnya (2)

Dalam perspektif pakar ushul al-fiqh, persyaratan-persyaratan tersebut (diawal tulisan bagian pertama) bertujuan untuk menjamin kualitas hasil pemikiran (ijtihad) sehingga tidak keluar dari fream agama. Karenanya, status mujtahid hanya diberikan kepada siapapun yang memenuhi kualifikasi tersebut. Siapapun bagi al-Tayyib al-Khuderi sebagaimana dikutip Satria Efendi, bahwa mereka yang telah memenuhi kreteria di atas dipersilahkan ber-ijtihad (Satria Efendi,

Melihat Kualifikasi Mujtahid yang Sebenarnya (2) Read More »

Mari Melihat Kembali Indonesia

Negara kita Indonesia ini memiliki sumber daya alam yang bagus dan melimpah, juga Indonesia memiliki keberagaman agama, ras, suku dan adat istiadat. Setiap-setiap provinsi, kota maupun daerah memiliki adat istiadat yang berbeda-beda dan dialek bahasa yang beragam. Melihat potensi sumber daya alam negara Indonesia dan penduduknya yang beraneka ragam. Maka tugas kita sebagai warga masyarakat

Mari Melihat Kembali Indonesia Read More »