Berterima Kasih Kepada Diri

SUDAHKAH kita merenung tentang diri kita, bahwa selama ini diri ini telah begitu banyak berjasa dalam seluruh kehidupan yang kita jalani. Diri ini telah menyangga seluruh aktivitas yang kita lakoni, baik tatkala kita dalam keadaan sehat maupun sakit atau dalam keadaan lapang maupun sempit, diri inilah yang berjibaku membersamai kita dengan seluruh kemampuan yang dimilikinya.


Seberapa panjang usia kita, seberapa jauh perjalanan hidup kita, seberapa lama kita beraktivitas, seberapa lelah kita berkarya, seberapa mumet kita berpikir, dan seberapa banyak macam anasir dari aktivitas yang kita lakoni, diri inilah yang memanggulnya, diri inilah yang menyangganya.

Baca juga: Mendikte Perilaku Saat Melayat

Pertanyaannya, pernahkan kita berterima kasih secara khusus kepada diri ini? Atas jasanya dalam mengawal perjalanan hidup yang selama ini kita jalani. Entah kehidupan yang bahagia, yang indah, menyenangkan, sampai kepada kehidupan yang susah, yang sedih, dan yang menderita.

Mari kita baca diri ini berdasarkan usia kita masing-masing, seberapa panjang usia yang sudah kita jalani, sebegitu panjang dan lamanya diri ini berjasa dalam menyangga, membersamai, dan mendampingi kita, dalam semua situasi dan kondisi.

Kita sering berterima kasih kepada siapa saja yang memberi kebaikan dan keuntungan buat kita, walaupun pemberian yang kita terima itu hanya dalam durasi satu kedipan mata saja, tetapi kita tidak tega rasanya untuk tidak berterima kasih. Saat diri ini terkadang lelah, capek, dan lemas dalam menyangga dan membersamai kita sepanjang waktu, kita sering lupa dan bahkan tidak ingin untuk berterima kasih kepadanya.

Berterima kasih kepada diri ini sebenarnya tidaklah sulit, asal kita mau. Dan tindakan itu sangat penting agar kita tidak melupakan diri ini. Berterima kasih kepada diri ini bisa kita lakukan dengan berbagai cara, hanya untuk membuat diri ini bersemangat dan kuat dalam melakukan tugasnya membersamai kita.

Baca Juga  Pasanglah Maskermu terlebih Dahulu

Berterima kasih kepada diri bisa kita lakukan dengan suara atau berkomunikasi secara verbal misalnya, berbisiklah kepada diri seperti berbisik kepada kawan, sahabat, saudara, atau keluarga. Ucapkan terima kasih dengan lisan, atau minimal dengan hati, atas kesetiaannya membersamai kita dalam semua aktivitas harian, mingguan, bulanan, dan bahkan tahunan, sambil kita berdoa khusus untuk diri ini agar tetap sehat sepanjang waktu.

Berterima kasih juga dapat kita lakukan dengan memberikan hak-hak diri yang sesuai dengan kebutuhan diri ini, dan kebutuhan diri ini sebenarnya kitalah yang tahu dan kitalah yang merasakannya.

Baca juga: Perilaku yang Mati Rasa

Jika diri ini merasa lelah dan capek—beristirahatlah, karena diri ini hanya membutuhkan istirahat untuk menghilangkan rasa lelah yang dirasakan, jangan dipaksakan untuk beraktivitas seraya menghibur diri dengan mengonsumsi makanan yang sesungguhnya tidak dibutuhkan oleh diri ini.

Begitu pula jika diri ini mengantuk—tidurlah, karena tidak ada yang paling dibutuhkan oleh diri ini ketika mengantuk selain dari tertidur, walau hanya beberapa menit, janganlah mencoba merayu rasa kantuk dari diri ini dengan meminum minuman yang sejatinya tidak dibutuhkan.

Tatkala diri ini terasa jenuh, bosan, dan malas—rekreasilah, karena diri ini membutuhkan suasana fresh untuk mengembalikan semangat dan antusiasme kerja. Rekreasi jangan dimaknai harus mencari tempat-tempat yang sangat jauh, akan tetapi menikmati panorama dan situasi yang menyenangkan di sekitaran kita, yang jauh dari kebisingan kerja, itulah rekreasi untuk diri ini.

Saat diri ini merasa lapar dan haus—makan dan minumlah, jangan berpura-pura tidak mengerti, jangan berpura-pura lupa, atau sengaja menunda makan dan minum karena egoisme di luar diri ini. Lapar dan haus hanya terobati dengan makan dan minum, luangkanlah waktu untuk konsisten memberikan diri ini asupan makanan dan minuman di tengah-tengah aktivitas membersamai kita dalam pekerjaan. Jangan dicuekin diri ini dengan berpura-pura tidak cukup waktu untuk mencari makan dan minum, karena tidak ada cara lain untuk memahami diri ini apabila sedang lapar dan haus selain makan dan minum.

Baca Juga  Imam Orang-orang Masbuk

Kemudian diri ini juga memiliki amanah untuk tunduk dan patuh kepada Tuhannya—jangan berpura-pura sibuk, jangan berpura-pura tidak tahu waktu. Diri ini butuh sentuhan rohani untuk ketenteraman dan kedamaian dalam beraktivitas. Jika tiba waktu untuk harus beribadah, ajaklah diri ini untuk meninggalkan segala aktivitasnya untuk menuju ketaatan kepada Tuhannya.

Baca juga: Sikap dan Perilaku sebagai Investasi

Jika kita telah mampu berterima kasih terhadap diri ini, baik dengan suara maupun dengan perilaku yang memang diperlukan dan dapat memenuhi hak-hak dari diri ini, maka yakinlah bahwa diri ini akan memberikan balasan yang selaras dengan sikap dan perilaku yang kita berlakukan kepadanya. Sebaliknya bila kita lupa atau enggan berterima kasih kepada diri ini, kata Rasul saw seakan-akan kita seperti lilin.

Perumpamaan orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia sedang dia melupakan dirinya sendiri seperti lentera yang menerangi manusia tapi membakar dirinya sendiri.” (HR. Thabrani).

Menjadi orang yang senantiasa berterima kasih kepada diri sendiri adalah keniscayaan dan simbol sikap mulia. Perilaku itu semakna dengan memelihara dan merawat diri agar tidak rapuh dalam menyangga kehidupan yang kita jalani.[]  

 

1 komentar untuk “Berterima Kasih Kepada Diri”

  1. Alhamdulilah….
    semua kembali kepada diri kita sendiri ya, jika kmrin ada “alarm”untuk tdk hanya bijak dlm menasihati kesalahn orang lain tpi justru hrus bijak menasihati diri sendiri jg, kali ini kembali untuk diri sendiri jg ” Harus bijak untuk berterima kasih kepada diri kita sendiri 😘😍 ..
    InsyaaAllah sesuai dengan porsinya masing2 ayahanda…..👍👍👍

    Siang ini biasanya di isi dengan istirahat siang…..yyukk kita berterima kasih kepada diri kita sendiri bestii 😘 # Hak badan untuk boci (bobog ciang)🥳🤗🙏

    Selamat menikmati hari ini ayahanda semoga selalu dlm keadaan sehat dan keberkahan 👍🤲😇

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *