HIKMAH

Lupa, Anugerah Indah dari Tuhan

LUPA merupakan salah sifat asasi yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, bahkan diklaim sebagai distingsi atau penciri dari makhluk yang diberi nama insan (manusia).Kita sering mendengar dan membaca tesis keagamaan bahwa tidak dikatakan manusia kalau dia tidak memiliki sifat lupa. Dengan label inilah Tuhan memberi rukhsah atau keringanan dalam hukum syari’at bahwa orang yang lupa tidak […]

Lupa, Anugerah Indah dari Tuhan Read More »

Beribadah Tanpa Syarat

NILAI IBADAH yang disyari’atkan Tuhan melalui ajaran yang dibumikan oleh Muhammad SAW bersama para alim ulama sungguh sangat sarat nilai dan manfaat, balasannya pun tiada tara di balik pelaksanaan yang dilakukan dengan susah payah oleh seorang hamba.Tuhan ingin dengan ibadah yang disyariatkanNya itu, kita sebagai orang yang beriman bisa berkompetisi untuk meraup nilai-nilai yang tersembunyi

Beribadah Tanpa Syarat Read More »

Menjadi Pribadi yang Satu Kata dengan Perbuatan

DALAM kajian tentang aqidah pada majlis-majlis ilmu sering kita diperdengarkan dengan pernyataan yang dijadikan pegangan dan komitmen orang-orang beriman, bahwa  orang beriman atau mukmin itu adalah orang yang meyakini sesuatu itu dengan hatinya, kemudian menyuarakan kebenaran dari keyakinan itu dengan lisannya, dan mengaplikasikan apa yang diyakini dan apa yang disuarakan dalam bentuk aksi nyata.Pernyataan komitmen

Menjadi Pribadi yang Satu Kata dengan Perbuatan Read More »

Ibu, Aku Keliru, Maafkan!

“Walaupun tidak salah, tapi aku telah melukai perasaannya”INI kisah nyata, pengalaman haru, dan penuh renungan dan sarat makna.Saat itu, di pertengahan 2000-an, usiaku sudah tidak muda lagi, sudah memasuki kepala 4. Aku sudah berkeluarga dan memiliki 2 orang anak. Aku tentu tidak anak-anak lagi, dan usia ibuku, saat itu, sudah menjelang 70 tahun. Dia menjadi

Ibu, Aku Keliru, Maafkan! Read More »

Ibu, Rahim Peradaban

PERNAHKAN kita renungkan secara mendalam satu mahfuzhat yang dulu pernah terngiang di telinga tatkala kita ngaji sarungan, “Annisa’ imadul bilad, idza sholuhat sholuhal bilad waidza fasadat fasadal bilad.” Wanita adalah tiang negara, apabila wanita itu baik, maka baiklah negara, dan apabila wanita itu tidak baik, maka rusaklah negara.Mahfuzhat ini sangat indah dan kalimat penghargaan yang

Ibu, Rahim Peradaban Read More »

Qawwamun; Menyoal Tanggung Jawab Pemimpin Rumah Tangga

KEWAJIBAN dan tanggung jawab menjadi bagian dari konsekwensi hidup yang kita jalani sebagai hamba Tuhan apapun profesi, tugas, dan kedudukan kita. Coretan ringan ini menyoal kewajiban dan tanggung jawab seseorang yang menjadi suami didalam rumah tangga yang telah didialogkan Tuhan didalam surah ke 4 ayat 34 dan menjadi ayat kebanggaan kaum laki-laki yang digelari sebagai

Qawwamun; Menyoal Tanggung Jawab Pemimpin Rumah Tangga Read More »

Rasa yang Terbuang dan Hilang

Sejarah kehancuran kota Baghdad mencatat momentum dan monumen kebengisan Hulagu Khan. Beragam versi historis mencatat jumlah korban pembantaian terhadap muslim (200 ribu atau 400 ribu orang) oleh pasukan Mongolia di pusat kerajaan Abbasiyah. Itu peristiwa sejarah. Semuanya sudah berlalu, dan ia tidak perlu direproduksi untuk membenci siapapun; kebencian yang membuat banyak haters-nya terjerat dalam perangkap

Rasa yang Terbuang dan Hilang Read More »

Masih Belum Terlambat

Kalau saja …., tetapi sudah terlambat!Sudah lama, bahkan puluhan tahun, Khasir menjadi tukang bangunan di sebuah perusahaan pengembang bonafide. Kualitas hasil kerjanya sungguh super. Karena itu, ia menjadi kesayangan si bos yang berani mengupahnya dengan tarif sangat tinggi, di atas upah rata-rata.Karena faktor usia, Khasir akhirnya meminta berhenti (pensiun). Bos setuju dengan satu permohonan memelas,

Masih Belum Terlambat Read More »

Pulang ke Asal Rumah Asal

Salah satu novel Tere Leye berjudul PULANG. Nampaknya, kata pulang lebih menyimpan romantisme dibandingkan kata pergi. Jika pergi bermakna meninggalkan tempat asal, sebaliknya, pulang bermakna kembali. “Pulang kampung” adalah awal pengulangan kebahagiaan, minimal nostalgia, romantisme lama yang dirindukan, penuh kenangan. Dalam arti ini, ritual sosial “pulang kampung” selalu meriah, dan ditunggu, tidak hanya oleh orang

Pulang ke Asal Rumah Asal Read More »

Memahami Kematian, Menghargai Arti Hidup

SEKITAR 56 penumpang Sriwijaya Air menjemput takdirnya pada Sabtu siang tanggal 9 Januari 2021, mereka dengan senang dan bahagia membeli dan membayar tiket kepulangannya ke kampung halaman setelah menyelesaikan perjalanan terakhir dalam pengalaman hidupnya. Ternyata tiket yang dikantongi bukan tiket untuk pulang ke kampung halaman, tetapi tiket kematian yang membawanya pulang ke hadirat asal yang

Memahami Kematian, Menghargai Arti Hidup Read More »