HIKMAH

Sajadah: Kaplingan Surga yang Datang Lebih Awal

SAJADAH SEBAGAI satu bilik dan ruang yang berukuran hanya cukup untuk menampung satu orang. Memang dari sisi kadar dan ukurannya, ruang dan benda yang bernama sajadah itu sangat kecil dan sempit namun dari sisi makna dan hakikatnya memiliki makna yang sangat luas sebagai tampat untuk bersujud dan menundukkan diri kepada Sang Khalik.Tidak banyak kita menyadari […]

Sajadah: Kaplingan Surga yang Datang Lebih Awal Read More »

Pergantian Tahun: Membaca Ke Dalam Diri

MENGHITUNG adalah suatu kegiatan yang paling sering kita lakukan dalam hidup ini. Hampir setiap saat, setiap waktu, dan setiap detik kita melakukan aktivitas menghitung. Perpindahan waktu, perpindahan jam, maupun perpindahan hari sampai dengan perpindahan bulan dan tahun selalu kita barengi dengan aktivitas menghitung. Bahkan lebih ekstrim dari kita-kita ini adalah ada di antara kita yang

Pergantian Tahun: Membaca Ke Dalam Diri Read More »

Ibu, Pahlawan Peradaban

BULAN DESEMBER tepatnya tanggal 22  secara khusus kita eling, merenung, bertafakkur dan menyemai doa dan perhatian khusus kepada manusia paling mulia yang Tuhan anugerahkan kepada kita sehingga kita menjadi seperti sekarang ini yakni hari Ibu. Sebenarnya tidak layak untuk memberikan peringatan sekali dalam setahun, karena begitu besar dan mulia jasanya. Akan tetapi tanggal 22 Desember

Ibu, Pahlawan Peradaban Read More »

Terkadang Tatkala Sakit Manusia itu Sehat

JUDUL di atas sekilas memang aneh, karena ada diksi yang berlawanan makna yakni “Tatkala sakit manusia itu sehat”. Kedengarannya memang aneh, tetapi kalimat itu ingin menjelaskan kepada kita bahwa banyak di antara kita tatkala berada dalam kondisi sehat sering memperlihatkan sikap dan prilaku orang tidak sehat. Sebaliknya tatkala ditimpa penyakit akan memperlihatkan sikap dan prilaku

Terkadang Tatkala Sakit Manusia itu Sehat Read More »

Menghitung Diri pada Pesta Demokrasi

PESTA DEMOKRASI adalah menghitung suara yang semakna dengan menghitung diri. Suara bagi para kontestan pemilu mencerminkan eksistensi diri dalam pandangan orang lain. Seberapa baik, seberapa sopan, seberapa peduli, dan pada akhirnya seberapa terkenal kita, sebegitulah jumlah suara yang memihak pada kita.  Jadi suara pemilih adalah eksistensi diri di tengah kerumunan manusia. Apa yang dipajang tentang

Menghitung Diri pada Pesta Demokrasi Read More »

Menjadi Pemilih yang Cerdas

MASYARAKAT Tanpa Rangking, demikian satu judul buku kumpulan tulisan dari Prof. Imam Suprayogo tahun 2013 yang mengulas tentang kepemimpinan Rasul. Saya tertarik dengan judul buku tersebut yang sangat tepat apabila kita tarik ke proses pemilihan pimpinan daerah yang akan dilaksanakan bulan ini, Desember 2020, di mana pemilihan yang akan kita lakukan lebih kepada memilih gambar

Menjadi Pemilih yang Cerdas Read More »

Silaturahmi Makrokosmos

TUHAN menciptakan alam semesta dengan beragam jenis penghuni yang Tuhan hadirkan di dalamnya sebagai penyeimbang makrokosmos yang begitu luas. Semua penghuni makrokosmos merupakan makhluk yang diberikan ruang yang sama untuk berinteraksi dengan Tuhannya, Demikian Tuhan firmankan di surah ke 17 ayat 44, “Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah.

Silaturahmi Makrokosmos Read More »

Berniaga dengan Tuhan

MASJID pada mula dibangun pada zaman Rasulullah SAW dan sahabat-sahabatnya menjadi sentra inspiring bagi seluruh kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, terutama yang berhubungan dengan harmoni kehidupan, baik kehidupan beragama, kehidupan kemasyarakatan, kehidupan keluarga, hingga tatanan lingkungan sosial. Kesemua bentuk harmoni kehidupan itu dibahasakan oleh al-Qur’an sebagai “Perniagaan dengan Tuhan”. Rasulullah berupaya dengan sungguh-sungguh membuka lapak-lapak

Berniaga dengan Tuhan Read More »

Memandangi Garis-Garis Altruistik

SALAH satu watak bangsa Indonesia yang sering kita dengar adalah adanya kesadaran sebagai sebuah komunitas, yang nantinya melahirkan sikap kepedulian sosial. Kita mengenalnya sebagai nilai-nilai “Timur” yang dipertentangkan dengan “Barat” yang dianggap egois dan individualis. Di saat bersamaan, kita juga diperkenalkan dengan istilah yang terdengar menantang citra Barat di mata orang Timur, yakni “Homo Socius”.

Memandangi Garis-Garis Altruistik Read More »