Janganlah Harta dan Anak-Anakmu Melalaikanmu

Hidup yang indah itu adalah hidup yang seimbang. Seimbang antara dimensi internal dalam diri sendiri dan dimensi eksternal di luar diri. Dimensi internal antara lain: dimensi fisik, emosi, mental dan spiritual. Adapun dimensi eksternal di luar diri sendiri antara lain: anak, keluarga, harta, profesi, jabatan, masyarakat, dan alam sekitar. Dalam kehidupan ini, harus selalu dijaga […]

Janganlah Harta dan Anak-Anakmu Melalaikanmu Read More »

Musuh yang Berselimut

SELIMUT menjadi satu kata atau kalimat yang dipilih Tuhan dalam firmanNya sebagai penanda bagi sesuatu yang harus dirahasiakan, tentang satu sikap dan kepribadian yang ragu, dan tentang satu kebiasaan malas dan takut.Berselimut yang digunakan al-qur’an untuk memanggil dan menyentuh hati Muhammad SAW di awal kenabiannya, sesungguhnya bukan semata-mata dialamatkan kepada pribadi Muhammad, yang pada saat

Musuh yang Berselimut Read More »

Seni dan Sastra: Modal Gerakan Perubahan (2-Habis)

Kerendahan hati dan peneguhan sikap merupakan landasan jiwa sastrawan. Putu Wijaya menguatkan itu dalam pengantarnya. Maka sungguh keterlaluan jika sekolah dan kampus menanamkan banyak training motivasi tanpa percaya bahwa seni dan sastra lebih punya kekuatan yang unggul dalam memotivasi.  Ketika sekolah dan kampus kehilangan kekuatan dalam memberi inspirasi maka perannya digantikan oleh dogma, doktrin, dan

Seni dan Sastra: Modal Gerakan Perubahan (2-Habis) Read More »

Seni dan Sastra: Modal Gerakan Perubahan (1)

Idza qallal ma’ruf sharamunkaran waidza sya’al munkaru shara ma’rufan(apabila ma’ruf telah kurang diamalkan maka dia menjadi munkar dan apabila munkar telah tersebar maka dia menjadi ma’ruf)Bukan karena perjuanganlah kita menjadi seniman, tetapi karena kita seniman maka kita menjadi pejuang. Kalau seni yang indah tidak mengungkapkan gagasan moral, gagasan yang menyatukan orang, itu bukanlah seni, hanya

Seni dan Sastra: Modal Gerakan Perubahan (1) Read More »

Konsep Ekofeminisme dalam Mantra “Inaku Dana, Amaku Langi” (2-Habis)

Belajar Dari Para Pemeluk Pohon di IndiaBeberapa dekade terakhir, koalisi perempuan di India telah membangun strategi-strategi untuk mempertahankan hidup dan perjuangan melawan ancaman terhadap anak-anak mereka yang diakibatkan oleh ancaman dari kerusakan lingkungan. Salah satunya adalah Gerakan Chipko pada awal 1970-an di Perbukitan Garhwal, India untuk melindungi pohon-pohon agar tidak ditebang—yang dikenal dalam bahasa Indonesia

Konsep Ekofeminisme dalam Mantra “Inaku Dana, Amaku Langi” (2-Habis) Read More »

Konsep Ekofeminisme dalam Mantra “Inaku Dana, Amaku Langi” (1)

Bapakku Seorang FeminisPerempuan dalam tradisi ketimuran memang cenderung dinilai dari kecakapan mereka saat berada di dapur. Menjadi istri di Bima, Indonesia Timur, berarti sekaligus menjadi pembantu. Situasi dan keadaan ini telah saya saksikan sejak kecil, khususnya dalam rumah tangga paman dan bibi saya sendiri. Misalnya ketika masuk jam makan pada waktu pagi, atau menjelang sore,

Konsep Ekofeminisme dalam Mantra “Inaku Dana, Amaku Langi” (1) Read More »

Dia Ayahku

Pukul 12.30 WIB, bel sekolah berbunyi. Kelas XII berhamburan, berlari kecil menuju pintu ke luar masuk. Seorang anak tinggi semampai itu nampak tertawa bersama teman yang dikenal satu geng dengannya.Dia bernama Devita Maharani, teman-temannya mengenal dia sebagai anak tunggal seorang pemilik perusahaan besar di kota itu. Mamanya, merupakan anggota sosialita “The Angel”. Perkumpulan ibu-ibu pejabat

Dia Ayahku Read More »

Puisi Bukan Sekadar Kata-Kata

Puisi tak sekadar teks dan kumpulan pilihan kata. Bila padanya diberi konteks, puisi dapat bertransformasi menjadi “senjata” tak lagi sekedar kata. Jika saja teks dan konteks diberi imaji dan spritualitas, puisi dapat diubah menjadi spirit perubahan, perlawanan, pergerakan, romantisme, meditasi, dan introspeksi diri. Puisi juga mengajak kita untuk menertawakan diri kita sendiri terhadap apa yang

Puisi Bukan Sekadar Kata-Kata Read More »

Menata Masjid, Merenda Peradaban

“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada-Nya dan hari kemudian..”At-Taubah: 18 Dalam sejarah Islam, tepatnya pada era Nabi Muhammad dan para sahabat setelahnya, masjid memainkan peran yang sangat penting bagi tumbuh kembangnya peradaban Islam. Hampir semua aktivitas yang berkaitan dengan tata kelola keagamaan dan kepemerintahan diperbincangkan di masjid. Sehingga ruang masjid merupakan titik

Menata Masjid, Merenda Peradaban Read More »

Wanita dalam Pikiran Muammar Khadafi

Mantan Presiden Libya, Muammar Khadafi merupakan satu dari sekian pemimpin revolusioner yang juga seorang penulis. Selain lewat mimbar, ia juga menyulut api revolusi melalui tulisan-tulisannya. Tentu, selain Soekarno, Hatta, dan Saddam Hussein dari Irak.Pria kelahiran tahun 1942 ini, menulis begitu bagus sebuah buku –kumpulan artikel- berjudul The Green Book. Jika ditilik lebih jauh, buku ini

Wanita dalam Pikiran Muammar Khadafi Read More »