Konteks Wali Nikah dalam Islam

Pembahasan tentang wali nikah adalah kajian yang penting, karena menurut pandangan jumhur ulama’ selain Mazhab Hanafi, wali nikah adalah rukun nikah. Artinya, sah atau tidak pernikahan tersebut, tergantung kepada wali nikah; karena dialah yang menikahkan, bukan perempuan itu sendiri.Pengertian Wali NikahWali menurut bahasa ialah rasa cinta dan pertolongan, hal ini sesuai dengan firman Allah swt […]

Konteks Wali Nikah dalam Islam Read More »

Saatnya Mendengar Banjir Berkhotbah

Tak perlu saya jelaskan lagi duduk persoalannya, akhirnya kita ramai-ramai membicarakan soal banjir. Hingga ada yang “mengutuk” banjir.Semuanya, mulai dari orang pemerintah, petani jagung dan masyarakat sendiri. Namun kita lupa, Banjir sendiri, kita tidak pernah memberikan kesempatan untuk mengklarifikasi perbuatannya.Cukup merugikan memang, perbuatan Si Banjir ini. Aktivitas ekonomi terhambat, jalan rusak, tidur tidak nyenyak, serba

Saatnya Mendengar Banjir Berkhotbah Read More »

Guru dan Proyeksi Masa Depan Bangsa (Cacatan Kecil Hari Guru Nasional 2021)

Masalah yang dihadapi bangsa Indonesia hari ini sebagai akibat dari krisis pendidikan cukup beragam. Mulai dari aspek sosial, politik, budaya, ekonomi, serta aspek lainnya. Walaupun saat ini kita banyak menyaksikan prestasi anak Indonesia mengalami peningkatan yang cukup baik, seperti diraihnya prestasi di berbagai olimpiade internasional.Namun di sisi lain, kemunduran telah terjadi pada aspek yang sangat

Guru dan Proyeksi Masa Depan Bangsa (Cacatan Kecil Hari Guru Nasional 2021) Read More »

Hipotesis Imani yang Mendahului Taqdir

SEBAGAI umat yang beriman tentunya sangat yakin bahwa seluruh dinamika yang ada di jagat raya, baik yang terjadi di alam semesta maupun pada seluruh makhluk, tak terkecuali manusia, ada yang memberi takdir terhadapnya.Keyakinan tersebut mestinya melekat pada sekujur tubuh umat beriman, menempel pada setiap sendi, merekat pada setiap ruas anggota tubuh, bahkan ikut larut di

Hipotesis Imani yang Mendahului Taqdir Read More »

Homo Sacer: Moderasi Beragama, Apakah Masih Idealis dan Realistis?

Lahirnya Homo Sacer dalam Sebuah Kuasa KedaulatanSecara singkat Homo Sacer adalah figur politik pada hukum Yunani kuno yang terlahir karena pengecualian-pengeculian dari kuasa kedaulatan. Ia dipandang sebagai makluk suci yang boleh dibunuh namun tidak boleh dikorbankan dalam ritual-ritual keagamaan. Pembunuh Homo Sacer tidak akan dipidanakan karena dalam hukum Yunani kuno ia adalah bagian yang bukan

Homo Sacer: Moderasi Beragama, Apakah Masih Idealis dan Realistis? Read More »

Puisi-Puisi Riami

Lelaki Pemburu Berita                  : Hilmi Faiq Mata menyala, menatap suryaDi sakunya catatan kecil perjalananDalam nyawa ponsel segala bidik masuk di ruang pikirRasa mendesir, pikir mengalirSederas sungaiSekeras mesin perahuMelaju diburu waktuMalam masih perjalanan panjangMengulas kisah siang, di kampung harapanMembaca gejala zaman yang kian tandusBaginya kalimat adalah senjata;Penembak mimpiKataMesiu pengisi peluruAgar koran-koran diburu dan tidak dianggap keliru“Ini kemanusiaan,

Puisi-Puisi Riami Read More »

Mengenang Guru Sejati

Bagi saya semua guru itu berjasa dalam hidup saya. Setiap mereka dengan caranya masing-masing  turut berkontribusi dalam membentuk saya. Namun, dari semua guru saya sejak SD hingga PT, saya sangat terkenang dengan seorang guru waktu  tsanawiyah. Pertemuan saya dengannya  pun  terjadi  secara kebetulan.Ceritanya, menjelang naik ke kelas 6 SD saya terpaksa pindah ke sekolah tetangga,

Mengenang Guru Sejati Read More »

Ibadah Profetik Sebagai Puncak Ibadah

Manusia merupakan hasil kreasi Tuhan yang amat sempurna dengan bahan baku yang tentunya lengkap dan terbaik dibanding makhluk lain. Oleh karena kesempurnaan penciptaan itulah Tuhan menghendaki agar manusia senantiasa beribadah.Menyadari kehendak Tuhan itu, maka kehidupan yang kita jalani pada hakikatnya adalah kompetisi. Di dalam Al Qur’an Tuhan ingatkan kita di dalam surah al Mulk ayat

Ibadah Profetik Sebagai Puncak Ibadah Read More »

“Bararea” dan Kegalauan Kita di Media Sosial

Peleburan entitas di era modern telah melahirkan keadaan yang dilematis. Dengan segala kecanggihan dan kemudahan yang ditawarkan tehnologi, satu sisi menimbulkan gangguan kecemasan (anxiety disorder) khususnya terhadap masa depan kemanusiaan.” Kecemasan dan kegalauan atas indetitas yang kian hari kian terkikis oleh gelombang besar yang bernama globalisasi. Bagaimana tidak, dalam satu jam saja kita bisa berada

“Bararea” dan Kegalauan Kita di Media Sosial Read More »

Laila Tidak Majnun

Pagi buta, saat matahari sepertinya masih enggan menampakkan diri. Jalan raya masih sepi. Hanya ada beberapa kendaraan, mungkin dari pekerja kantoran yang lembur sampai dini hari. Lorong-lorong gelap tempatku bermukim jadi makin gelap. Lampu-lampu rumah di pinggir kali tak terlalu menyumbang terang. Bohlam lima watt itu tampaknya hanya sampai pada kata remang-remang alih-alih terang. Dan

Laila Tidak Majnun Read More »