Rakyat Pemimpin, kan? Ya, Traktir, Dong!

“Pemimpin terbaik adalah yang kehadirannya tidak dirasakan. Tetapi ketika ia selesai dengan tugasnya, orang berkata, ’kita telah bisa sendiri” (Lau Tze) SUDAH merupakan etiket masyarakat di negeri ini kalau makan-makan di suatu restoran atau di mana pun, pasti salah seorang menjadi bos. Tidak nafsi-nafsi seperti masyarakat kapitalis. Dan sang orang besar-lah yang pasti membayar. Jika […]

Rakyat Pemimpin, kan? Ya, Traktir, Dong! Read More »

Leura: Sebuah Desa/Kota dan Makna Kulturalnya

INI tentang Leura, kampung konservasi di kawasan wisata Katoomba pegunungan Blue Mountains, New South Wales (NSW), Australia, 100 kilometer sebelah barat kota Sydney. Dengan kereta api ditempuh 2 jam dari Central Station dan selisih sepuluh menit lebih cepat dengan mobil. Kampung ini mulai ditata tahun 1890an dengan cita rasa romantisme Eropa. Rumah-rumah tua dengan taman

Leura: Sebuah Desa/Kota dan Makna Kulturalnya Read More »

Berniaga dengan Tuhan

MASJID pada mula dibangun pada zaman Rasulullah SAW dan sahabat-sahabatnya menjadi sentra inspiring bagi seluruh kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, terutama yang berhubungan dengan harmoni kehidupan, baik kehidupan beragama, kehidupan kemasyarakatan, kehidupan keluarga, hingga tatanan lingkungan sosial. Kesemua bentuk harmoni kehidupan itu dibahasakan oleh al-Qur’an sebagai “Perniagaan dengan Tuhan”. Rasulullah berupaya dengan sungguh-sungguh membuka lapak-lapak

Berniaga dengan Tuhan Read More »

Bima Diaspora dan Bawang di Banjarmasin

DI Kota Banjarmasin ada Pasar Lima, pusat perdagangan rempah-rempah, terutama bawang merah. Pedagang dari berbagai daerah seperti Jawa, Madura, Makassar, Padang, dan Bima, tentu saja dari Banjar sendiri, berbaur mencari rejeki. Di sisi lain, mereka meretas relasi multikultural, yang memungkinkan mereka punya stabilitas dalam menyelenggarakan perdagangan dan urusan sosial. Puluhan orang Bima pedagang menjadikan Pasar

Bima Diaspora dan Bawang di Banjarmasin Read More »

Membumikan Islam di Pasar Terapung Banjarmasin

DALAM kunjungan muhibah bersama managemen FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya ke Banjarmasin, 9–10 November 2020, sejenak kami meluangkan waktu untuk mengenal dan memahami tradisi masyarakat setempat. Salah satunya adalah fenomena Pasar Terapung – yang merupakan destinasi pariwisata — dan geliat masyarakat di sekitar sungai Barito Banjarmasin. Observasi ini menginspirasikan bahwa masyarakat daerah ini telah menjadikan

Membumikan Islam di Pasar Terapung Banjarmasin Read More »

Memandangi Garis-Garis Altruistik

SALAH satu watak bangsa Indonesia yang sering kita dengar adalah adanya kesadaran sebagai sebuah komunitas, yang nantinya melahirkan sikap kepedulian sosial. Kita mengenalnya sebagai nilai-nilai “Timur” yang dipertentangkan dengan “Barat” yang dianggap egois dan individualis. Di saat bersamaan, kita juga diperkenalkan dengan istilah yang terdengar menantang citra Barat di mata orang Timur, yakni “Homo Socius”.

Memandangi Garis-Garis Altruistik Read More »

Syekh Ahmad Khatib Minangkabawi yang Tidak Gentar Berdebat

ULAMA-ulama besar Nusantara memiliki kontribusi penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Di antara ulama yang memiliki kontribusi terhadap Indonesia, adalah Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Sejumlah nama besar ulama pernah berguru dan menimba ilmu padanya waktu di Mekah, mulai KH. Muhammad Dahlan, Agus Salim, hingga KH. Hasyim Asy’ari. Hal ini terjadi setelah ia diangkat sebagai Imam, dan

Syekh Ahmad Khatib Minangkabawi yang Tidak Gentar Berdebat Read More »

Sisi Intelektualitas Debat Pilkada: Catatan dari Dalam

KETIKA dihubungi untuk terlibat dalam salah satu rangkaian proses Pilkada Kabupaten Bima, yakni Debat Terbuka, saya perlu klir-kan, mengapa memilih kami sebagai tim penyusun materi. Jawaban pihak KPU, bahwa kapasitas kepakaran, rekam jejak integritas, dan independensi adalah kriteria utama tim, membuat saya tidak bisa bilang tidak. Saya rasa demikian juga tiga anggota tim lainnya. Dalam

Sisi Intelektualitas Debat Pilkada: Catatan dari Dalam Read More »

Bermaksiat dalam Hening

MANUSIA merupakan ciptaan Tuhan yang amat sangat baik (Ahsanu Taqwim) dengan segala kelebihan dan kemampuan yang diberikan Tuhan kepadanya. Diberinya potensi yang lebih dari makhluk lain, hal ini Tuhan lakukan tidak lain agar manusia itu bisa menjadi figur yang diunggulkan Tuhan di hadapan makhluk lain ciptaan-Nya. Dalam perjalanan kiprahnya, kehebatan potensi yang diberikan Tuhan ternyata

Bermaksiat dalam Hening Read More »