Tauhid: La Ilaha Illallah atau La Ilaha Illa Huwa?

TULISAN ini berawal dari sebuah diskusi antara sosok Baba dengan dosen yang mengajar ilmu tafsir dalam sebuah cerpen berjudul “Baba” yang ditulis oleh penulis sendiri. Diskusi tersebut di awali dengan pertanyaan ‘menggelitik’ Baba tentang kata Allah, lalu dosenya menjawab; “Allah itu adalah sesembahan. Sebelum muncul istilah Allah, manusia telah sadar akan Dzat transendental yang menciptakan […]

Tauhid: La Ilaha Illallah atau La Ilaha Illa Huwa? Read More »

Intersubjektivitas: Pendekatan Alternatif dalam Studi Agama

STUDI Islam merupakan bagian dari sebuah kajian keislaman dengan wilayah telaah materi ajaran agama dan fenomena kehidupan beragama. Pendekatan yang dilakukan biasanya melalui berbagai disiplin keilmuan. Kalangan pengkaji agama-agama mencoba mendekati persoalan kehidupan beragama masyarakat dalam bingkai yang dapat dicermati dan diamati secara lebih jelas melalui pertimbangan atas fenomena dan makna dalam ajaran-ajaran keagamaan. Dalam

Intersubjektivitas: Pendekatan Alternatif dalam Studi Agama Read More »

Perempuan dan Genggamannya

SEJARAH Yunani menyebutkan, bahwa perempuan dianggap sebagai penyebab segala penderitaan dan musibah. Ketika tamu datang, perempuan diperlakukan sebagai budak atau pelayan. Perempuan diberi kebebasan untuk melacur dan berzina. Kalau itu terjadi, perempuan tersebut dinilai sangat terhormat (Gayo, 2010). Hal ini sejalan dengan perkataan Nikolaos A. Vrissimtzis dalam karyanya Erotisme Yunani, bahwa perempuan bisa mempunyai kedudukan tinggi asalkan

Perempuan dan Genggamannya Read More »

Ayat Alam Hayat dalam Studi Al-Qur’an

Tulisan ini berawal dari sebuah dialog antara sosok Ama dengan Lesley dalam novel berjudul Tambora yang ditulis oleh Agus Sumbogo. Dalam dialog tersebut, Ama dan Lesley mendiskusikan tentang falsafah ayat alam hayat—dimana falsafah tersebut merupakan prinsip dasar bagi kehidupan masyarakat di tiga kerajaan yang terletak di pulau Sumbawa yakni, kerajaan Tambora, Sanggar dan Pekat. Tiga

Ayat Alam Hayat dalam Studi Al-Qur’an Read More »

Pelajar STM dalam Demo UU Cipta Kerja

DALAM sepekan terakhir, negeri ini gaduh dengan berbagai kebijakan yang membuat masyarakat naik pitam. Pasalnya pandemi Covid-19 yang harusnya menjadi prioritas untuk ditangani dan dicari solusi mujarabnya, pemerintah justru berpindah haluan dengan tetap kekeh menjalankan serangkaian agenda politik yang sudah terjadwal dan emoh ditunda hanya karena virus corona. Sebut saja pemilihan kepala daerah (PILKADA), kemudian

Pelajar STM dalam Demo UU Cipta Kerja Read More »

Akademisi Indonesia dan Keberpihakan

MENJADI akademisi Indonesia tidak cukup hanya membaca buku, artikel jurnal, hadir di konferensi, publikasi buku dan artikel jurnal, ataupun aktivitas akademik lainnya. Mengapa? Ya karena kita berbeda dengan akademisi yang tumbuh di negara maju yang notabene adalah barat. Setajam dan sekritis apapun sebuah studi yang dihasilkan oleh akademisi internasional, ia masih berjarak dengan lokasi studinya.

Akademisi Indonesia dan Keberpihakan Read More »

Ketika Duo Peneliti Bertemu: Antara Deradikalisasi dan Moderasi

KETIKA dua orang peneliti bertemu, beberapa waktu lalu di Mataram (Lombok), perbincangannya tidak jauh-jauh dari soal-soal yang rumit. Soal masyarakat dan keagamaan. Tetapi karena tempat ngobrolnya di kedai kopi, perwacanaan mereka menjadi lebih ringan dan rileks. Kami yang ‘nguping’ awalnya merasa begitu akademik, tetapi pada akhirnya tertarik juga untuk ikut menyimak. Pertemuan antara Prof. Dr.

Ketika Duo Peneliti Bertemu: Antara Deradikalisasi dan Moderasi Read More »

Keajaiban Tidur

BAHAN dasar penciptaan manusia terdiri dari beberapa elemen alam yang disatukan Tuhan, yakni tanah, air, api, dan angin. Demikian para Salafus Salaf memberikan penjelasan. Dengan modal bahan dasar tersebut tercipta berbagai sifat manusia yang melekat pada dirinya, seperti sabar, jujur, nerimo, keras, bantah-bantahan, berkeluh kesah, pemarah, dan sebagainya. Lalu Tuhan memberinya potensi untuk membedakannya dengan

Keajaiban Tidur Read More »

Hijrah: Menghimpun Ilmu untuk Masyarakat

BETAPA banyak orang yang diberi nikmat harta, kesehatan, dan sebagainya. Tetapi jika tidak diberikan nikmat iman dan Islam oleh Allah maka nikmat yang lain sia-sia. Kita sebagai orang beriman mesti bersyukur, karena kita merupakan orang terpilih. Tapi kedua nikmat ini tidak mungkin kita rasakan jika bukan karena jasa Nabi Muhammad SAW. Beliau dengan seluruh tenaga

Hijrah: Menghimpun Ilmu untuk Masyarakat Read More »