Menyoal Iqra dari Lisan Jibril

AYAT al-Qur’an yang pertama turun adalah perintah membaca (iqra’) yang turun di sebuah gua kecil yang bernama gua Hira’, yang memiliki ronga sepanjang 3,5 meter dan lebar 1,5 meter, letaknya berada 4 meter dari atas bagian puncak gunung yang bernama Jabal Nur. Lokasi tersebut berada di kawasan Hejaz berjarak sekitar 7 kilometer dari Masjidil Haram.Jabal […]

Menyoal Iqra dari Lisan Jibril Read More »

Ramadan; Bulan yang Memuliakan

DALAM banyak kajian, baik yang tertulis maupun yang terucap dari lisan para alim dan cendekiawan, bahwa Ramadan adalah bulan yang mulia, dikarenakan di dalamnya ada banyak syariat unggul yang Tuhan sandingkan dengan bulan tersebut, seperti al-Qur’an, puasa, qiamulail, jihad, lailatulqadar, dan sedekah.Muatan-muatan syariat yang membuat bulan Ramadan ini menjadi penghulunya bulan (sayyidussyuhur) hendaknya menjadi perhatian

Ramadan; Bulan yang Memuliakan Read More »

Moderasi Beragama dalam Kearifan Dou Mbojo

MODERASI beragama secara sederhana dipahami sebagai cara pandang, sikap, atau perilaku beragama yang moderat, toleran, menghargai perbedaan, dan selalu mengedepankan kemaslahatan bersama (public virtue). Tidak menafikan orang lain, apalagi mengganggu dan memeranginya.Sementara itu, kearifan lokal merujuk kepada pengetahuan atau kebijaksanaan suatu masyarakat yang bersumber dari nilai luhur yang diwariskan, sebagai ruh kebudayaan, bekerja sebagai perangkat menata

Moderasi Beragama dalam Kearifan Dou Mbojo Read More »

“Menyapa” Mereka yang Berbeda: Perjuangan Mengakhiri Prasangka

“Orang yang tidak pernah merasakan kegelapan, biasanya tidak akan mengerti apa artinya lampu”. Ungkapan klasik ini  menggambarkan betapa seringkali kita membenci bahkan memusuhi sesuatu yang tidak kita ketahui. Kita menganggap sesuatu itu musuh kita, padahal itu adalah bayang-bayang  ketidaktahuan kita. Kita menganggapnya ia lawan kita, padahal yang harus kita lawan justru diri kita, egoisme kita,

“Menyapa” Mereka yang Berbeda: Perjuangan Mengakhiri Prasangka Read More »

Puasa sebagai Ibadah Kompetitif

Ayat populer tentang perintah untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan sebagai suatu kewajiban yang sering disuarakan oleh para mubalig, terdapat pada surah al Baqarah ayat 183, “yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba ‘alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alallażīna ming qablikum la’allakum tattaqụn”. Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.Sekilas kita

Puasa sebagai Ibadah Kompetitif Read More »

Nawal El Saadawi; Dari Kekejaman Rezim hingga Perempuan di Titik Nol

Salah satu tokoh yang paling lantang menyuarakan dan memperjuangkan keadilan bagi perempuan, yaitu Nawal El-Saadawi, seorang dokter sekaligus penulis asal Mesir yang sangat gigih memperjuangkan keadilan bagi perempuan Arab, khususnya di Mesir melalui keindahan karya sastranya. Karya sastranya yang begitu tinggi menjadi media yang cukup mutakhir untuk mendobrak kesenjangan dan kekejaman pada perempuan di Mesir

Nawal El Saadawi; Dari Kekejaman Rezim hingga Perempuan di Titik Nol Read More »

Marhaban Ya Ramadan

Marhaban terbentuk dari akar kata “rahaba” atau “rahib” yang berarti lapang atau luas. “Marhaban ya Ramadan” berarti ikrar ketulusikhlasan seorang muslim yang mencerminkan keluasan dan kelapangan hatinya dalam menyambut dan menerima kehadiran sesuatu yang sangat penting dalam hidupnya, yakni bulan Ramadan yang agung.Marhaban Ramadan menjadi untaian pengakuan indah dan tulus yang terucap maupun tidak terucap,

Marhaban Ya Ramadan Read More »

Khofifah Indar Parawansa: Perempuan Berpolitik, Why Not?

Khofifah Indar Parawansa berpeluang besar menjadi pemimpin Indonesia. Dia memiliki banyak potensi dan punya rekam jejak yang baik. Cerdas, pengetahuannya luas, track record-nya bersih adalah modal yang sangat besar. Khofifah tak hanya memiliki potensi diri di atas rata-rata, melainkan juga termasuk tokoh muda yang berpikiran maju.  Kelebihan lainnya adalah Khofifah pernah menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan

Khofifah Indar Parawansa: Perempuan Berpolitik, Why Not? Read More »

Perempuan “Penerang” Islam dari Maroko

Fatima Mernissi adalah penulis, akademisi, sosiolog, dan oleh banyak kalangan disebut sebagai tokoh feminis Islam. Mernissi lahir dari keluarga kelas menengah di Fes, Maroko, pada 1940. Dia menerima pendidikan dasarnya di sekolah yang didirikan oleh gerakan nasionalis. Sedangkan dia, melanjutkan ke sekolah tingkat menengah khusus untuk perempuan yang didanai oleh protektorat Perancis.Pada 1957, Mernissi mempelajari

Perempuan “Penerang” Islam dari Maroko Read More »

Kang Faqih; Feminis Laki-Laki di Indonesia

Faqihuddin Abdul Qodir, atau yang akrab disapa Kang Faqih. Beliau adalah salah satu tokoh feminis muslim Indonesia, seorang ulama nahdliyin yang mempunyai pemikiran luar biasa mengenai isu-isu perempuan, dan terlebih isu-isu keadilan gender. Kang Faqih dilahirkan di Cirebon, Jawa Barat, tepat pada 31 Desember 1971. Beliau didampingi istri, bernama Mimin Aminah. Beliau dikarunia 3 orang

Kang Faqih; Feminis Laki-Laki di Indonesia Read More »