“Pemaksaan” Tuhan agar Manusia “Menyempurna”

Rasulullah SAW adalah satu-satunya ciptaan yang mungkin sampai pada level tertinggi kesempurnaan yang mungkin dicapai oleh ciptaan. Dengan kata lain, level tertinggi kesempurnaan yang mungkin bagi ciptaan, telah dan hanya dicapai oleh Rasul SAW”.Begitulah ujaran dan kesimpulan yang dengan susah payah dipikir, ditimbang, dan dijadikan pandangan dunia (worldview) sebagian besar pemikir dan sarjana Muslim.  Jika […]

“Pemaksaan” Tuhan agar Manusia “Menyempurna” Read More »

Ketika Kehidupan Menuju Titik Lemah

MANUSIA diciptakan Tuhan dengan batas-batas (daedline) yang sudah tercatat dalam janji Tuhan bersamaan dengan proses penciptaannya. “Likulli ummatin ajal.” Tuhan ciptakan manusia dengan batas-batas waktu yang jelas. Termasuk di dalamnya batas usia yang sudah ditetapkan sejak cikal-bakal penciptaan manusia. Tidak hanya usia, namun seluruh raga dan kehidupan kita ada ajal atau batas waktu yang telah

Ketika Kehidupan Menuju Titik Lemah Read More »

Radikalisme dan Moderasi Beragama

Radikalisme dan moderasi beragama tentu dua hal yang berbeda. Radikalisme mungkin mirip ekstrimisme beragama. Dua konsep yang berbeda ini tentu tidak bisa dipaksakan sama, apalagi jika digunakan untuk membungkam suara-suara kritis, tentu menjadi naif dan aneh. Inilah yang terjadi saat ini, misalnya ketika konsep radikalisme dilekatkan kepada tokoh yang mewakili moderasi beragama di Indonesia.Tulisan ini

Radikalisme dan Moderasi Beragama Read More »

Isra’ Mi’raj: Refleksi Politik Kepemimpinan Nabi

Mengapa perjalanan Rasulullah SAW dalam waktu satu malam dengan menaiki Buraq atau yang dikenal dengan Isra’ rute perjalananya dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsha, Al Quds, Palestina?. Mengapa tidak ke tempat lain?. Mesir, misalnya.Inilah pertanyaan menggelitik yang harus dijawab. Karena selama ini pengajian-pengajian untuk memperingati isra’ mi’raj Rasulullah SAW selalu membicarakan tentang ketetapan serta

Isra’ Mi’raj: Refleksi Politik Kepemimpinan Nabi Read More »

ICT, Pandemi dan Sikap Kita

ICT adalah kepanjangan dari Information and Communication Technology atau Teknologi Informasi dan Komunikasi yang biasa kita kenal dengan akronim TIK. ICT merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kalangan pelajar maupun masyarakat secara luas.Sebenarnya ICT atau TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) ini telah lama menjadi kebutuhan siap pakai oleh khalayak. Banyak yang memanfaatkannya, bahkan ada yang

ICT, Pandemi dan Sikap Kita Read More »

Ketika Pemimpin Kehilangan Akal

Dewasa ini bahwa krisis global tidak dapat dilepaskan dari ‘krisis kepemimpinan’, di mana para pemimpin dunia tidak memainkan perannya secara bertanggung jawab, termasuk di Indonesia. Apa pun asal-usul dan prosesnya, para pemimpin dipilih, ditetapkan dan di percaya guna mengusung komunitasnya kepada tujuan yang dimimpikan bersama.Olehnya pemimpin dihormati, dihargai, disegani dan dijunjung tinggi karena ia diberi

Ketika Pemimpin Kehilangan Akal Read More »

Nalar Sufi Malamatiyah untuk Perdamaian

KONFLIK, teror, dan kekerasan adalah lubang hitam kebudayaan yang berpangkal dari watak egosentris. Keinginan dan kepentingan antarpihak yang gagal dinegosiasikan memantik konflik. Teror menjadi sarana untuk memusnahkan orang lain. Kekerasan berubah jadi semacam berhala baru yang melumpuhkan nalar.Lebih berbahaya lagi ketika konflik kekerasan mendapat justifikasi dari agama dan konstruksi budaya yang ditafsir secara keliru. Merasa

Nalar Sufi Malamatiyah untuk Perdamaian Read More »

Alienasi dan Pandemi Ketidaksadaran

ALIENASI menurut KBBI adalah keadaan terasing, terisolasi dan pengasingan diri dari kelompok atau masyarakat. Sedangkan menurut Wikipedia Bahasa Indonesia alienasi bisa diartikan menjadi proses menuju keterasingan. Alienasi adalah teori yang dikeluarkan oleh Karl Marx tentang munculnya sebuah keadaan di mana buruh atau proletar mendapatkan sebuah keadaan yang terasing dari kehidupanya.Alienasi kolektif pada masyarakat menurut Marx

Alienasi dan Pandemi Ketidaksadaran Read More »

Safar, Menakar Baik dan Buruk Manusia

DALAM kehidupan kita di muka bumi dengan modal sosial dan peradaban yang kita miliki, Tuhan memposisikan kita sebagai saksi atas amaliah kehidupan saudara kita. Posisi kesaksian itu tercatat dalam pengakuan Tuhan sebagai bahan pertimbanganNya dalam memvonis posisi seseorang yang menghadap keharibaanNya sesuai persaksian kita.Jika persaksian kita baik—Tuhan akan memberikan pengakuan baik dan posisi yang baik

Safar, Menakar Baik dan Buruk Manusia Read More »