Lupa, Anugerah Indah dari Tuhan

LUPA merupakan salah sifat asasi yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, bahkan diklaim sebagai distingsi atau penciri dari makhluk yang diberi nama insan (manusia).Kita sering mendengar dan membaca tesis keagamaan bahwa tidak dikatakan manusia kalau dia tidak memiliki sifat lupa. Dengan label inilah Tuhan memberi rukhsah atau keringanan dalam hukum syari’at bahwa orang yang lupa tidak […]

Lupa, Anugerah Indah dari Tuhan Read More »

Menjaga Eksistensi Islam

Gerakan kembali kepada Al Qur’an dan Hadits telah meluas di seluruh negara Islam. Dari Mesir, Maroko hingga Indonesia. Karena dilakukan secara serampangan dan hanya mengambil secara harfiah teks-teks keagamaan, akhirnya gerakan back to Qur’an and Sunnah itu akhirnya menimbulkan masalah baru di kemudian hari di dunia Islam.Tindakan semacam ini tentu sangat merugikan Islam, gerakan sempalan

Menjaga Eksistensi Islam Read More »

Reaktualisasi Spirit “Maja Labo Dahu” dalam Bermasyarakat

Nilai-nilai kearifan lokal di Indonesia masih banyak yang belum terkuak dan belum terimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat kontemporer (modern) ini. Sedangkan di era globalisasi ini masyarakat dituntut agar menjadi pribadi yang aktif dan kreatif seiring berkembangnya zaman, dengan demikian diperlukan adanya etos kerja yang tinggi.Hasilnya, masyarakat yang memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari

Reaktualisasi Spirit “Maja Labo Dahu” dalam Bermasyarakat Read More »

Pak Din, Radikal, dan Hoax

DIN SYAMSUDDIN, tokoh Muhammadiyah itu dianggap radikal. Oleh karenanya beliau dilaporkan oleh sekelompok orang yang menamakan dirinya Gerakan Anti Radikalisme (GAR) – Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).Benarkah pak Din – Panggilan akrab Din Syamsuddin – radikal? Apakah karena beliau beberapa kali mengkritisi kebijakan pemerintah lalu kemudian dianggap radikal?Jika beliau berpikiran radikal, apa salahnya? Sebagaimana, apa

Pak Din, Radikal, dan Hoax Read More »

Beribadah Tanpa Syarat

NILAI IBADAH yang disyari’atkan Tuhan melalui ajaran yang dibumikan oleh Muhammad SAW bersama para alim ulama sungguh sangat sarat nilai dan manfaat, balasannya pun tiada tara di balik pelaksanaan yang dilakukan dengan susah payah oleh seorang hamba.Tuhan ingin dengan ibadah yang disyariatkanNya itu, kita sebagai orang yang beriman bisa berkompetisi untuk meraup nilai-nilai yang tersembunyi

Beribadah Tanpa Syarat Read More »

Rimpu dalam Masa Kenormalan Baru

KATA SIAPA Covid-19 hanya menyisahkan ketakutan, kematian dan beban psikologi yang amat sangat. Kata siapa Covid-19 hanya berdampak kepada manusia semata yang terus tergiring untuk hidup dan dipaksa untuk beradaptasi dalam suasana kebaruan ini. Tak banyak yang tahu, berkah Covid-19 juga merambas kearas-aras yang jauh, termasuk dalam hal kearifan lokal dan kebudayaan.Salah satu kearifan lokal

Rimpu dalam Masa Kenormalan Baru Read More »

Mengenang Kang Jalal, Pejuang Keterbukaan

“SAYA tidak peduli dituduh Syiah” adalah pernyataan kunci Kang Jalal (Jalaluddin Rakhmat) ketika saya melakukan wawancara panjang untuk tabloid mahasiswa “Washilah”, edisi Desember 1995.  Dia datang ke Ujung Pandang (kini Makassar) sebagai narasumber sebuah seminar tentang rekonsiliasi Sunni-Syiah di kampus saya, IAIN Alauddin.Sebagai wartawan kampus, saya memanfaatkan kunjungannya untuk mengulik informasi seputar isu pembaruan Islam

Mengenang Kang Jalal, Pejuang Keterbukaan Read More »

Menguji Gagasan “Demokrasi Takwa” Buya Hamka

Pemikiran-pemikiran Buya Hamka (Haji Abdul Malik Karim Amrullah) di bidang tafsir, teologi apalagi sastra tampaknya sudah banyak yang mengkajinya. Tetapi gagasan-gagasannya tentang politik dan demokrasi masih jarang kalau bukan tidak ada. Padahal Hamka bukan sekadar bermain di ranah wacana melainkan menjadi pelaku aktual dari politik. Ia adalah juga seorang politisi. Heri Herdiawanto, Wakil Dekan FISIP Universitas

Menguji Gagasan “Demokrasi Takwa” Buya Hamka Read More »

Menjadi Pribadi yang Satu Kata dengan Perbuatan

DALAM kajian tentang aqidah pada majlis-majlis ilmu sering kita diperdengarkan dengan pernyataan yang dijadikan pegangan dan komitmen orang-orang beriman, bahwa  orang beriman atau mukmin itu adalah orang yang meyakini sesuatu itu dengan hatinya, kemudian menyuarakan kebenaran dari keyakinan itu dengan lisannya, dan mengaplikasikan apa yang diyakini dan apa yang disuarakan dalam bentuk aksi nyata.Pernyataan komitmen

Menjadi Pribadi yang Satu Kata dengan Perbuatan Read More »

Politik Media: Penebar “Harapan” atau “Ratapan” ?

Beberapa tahun lalu saya mengenal baik seorang pegawai pada sebuah instansi pemerintah di Kabupaten Dompu. Karena kami tinggal satu desa bahkan di dusun yang sama hubungan kami sangat akrab. Sebelum meninggal pada 2010 karena kecelakaan dia sempat bercerita tentang pengalamannya sebagai bendahara pada salah satu proyek di tempatnya bekerja.Cerita yang sampai hari ini masih membekas

Politik Media: Penebar “Harapan” atau “Ratapan” ? Read More »