Pandemi, Vaksin, dan Segala Kemungkinannya (1)

Tentang virus, kuman dan sejenisnya, “mungkin” keberadaannya telah ada sejak dunia ini diciptakan—atau bahkan telah hidup bersama umat manusia hingga saat ini. Seiring berjalannya waktu, manusia semakin sadar bahwa ada mahluk-mahluk kecil tak kasat mata (micro–organism) seperti virus, kuman dan sejenisnya. Pada awalnya, semua hanyalah sebatas tentang penemuan dan pengembangan pengetahuan manusia (dalam arti baik). […]

Pandemi, Vaksin, dan Segala Kemungkinannya (1) Read More »

Masih Belum Terlambat

Kalau saja …., tetapi sudah terlambat!Sudah lama, bahkan puluhan tahun, Khasir menjadi tukang bangunan di sebuah perusahaan pengembang bonafide. Kualitas hasil kerjanya sungguh super. Karena itu, ia menjadi kesayangan si bos yang berani mengupahnya dengan tarif sangat tinggi, di atas upah rata-rata.Karena faktor usia, Khasir akhirnya meminta berhenti (pensiun). Bos setuju dengan satu permohonan memelas,

Masih Belum Terlambat Read More »

Satu Buku Berbeda Halaman

SUNNATULLAH meniscayakan manusia untuk harus tunduk dan takluk pada perbedaan sekalipun dalam tataran tertentu manusia berada dalam satu kesamaan; satu gen, satu darah, satu atap, satu kamar, satu turunan, satu lembaga, satu komunitas, satu hidangan, satu keyakinan, dan satu budaya. Banyak ayat yang memberi isyarat bahwa perbedaan itu sunnatullah yang tidak bisa diingkari dan tidak

Satu Buku Berbeda Halaman Read More »

Cara Tolak Bala dalam Politik

Seorang kawan pernah bercerita kepada saya tentang masa kecilnya, dalam ceritanya, dia berseloroh bahwa masa kecilnya penuh dengan ujian dari Tuhan. Ketika usianya menginjak dua tahun, dia ditimpa penyakit yang entah apa namanya. Tak ada pekerjaan lain yang dilakoninya, selain menangis dan menangis.Lanjutnya, setelah sekian minggu saya hanya menangis saja, seorang laki-laki paruh baya dengan

Cara Tolak Bala dalam Politik Read More »

Cerita dari Udara

Sejak kapan engkau lebih dekat dengan pesawat terbang? Sejak kami berlarian mengejar bayangannya sambil berteriak lantang meminta uang. Pesawat, minta uang, ayo jatuhkan uang yang banyak, ungkap kami kompak. Ade kecil, Yati kecil, Aida kecil, Tuti kecil berlarian berkejaran sampai bayangan pesawat itu hilang. Setiap mata kami menengadah ke langit, dan menemukan pesawat, kamipun akan

Cerita dari Udara Read More »

Pulang ke Asal Rumah Asal

Salah satu novel Tere Leye berjudul PULANG. Nampaknya, kata pulang lebih menyimpan romantisme dibandingkan kata pergi. Jika pergi bermakna meninggalkan tempat asal, sebaliknya, pulang bermakna kembali. “Pulang kampung” adalah awal pengulangan kebahagiaan, minimal nostalgia, romantisme lama yang dirindukan, penuh kenangan. Dalam arti ini, ritual sosial “pulang kampung” selalu meriah, dan ditunggu, tidak hanya oleh orang

Pulang ke Asal Rumah Asal Read More »

Antara Perlawanan dan Loyalitas Kaum Subsisten

Book ReviewJames C. Scott, The Moral Economy of the Peasant: Rebellion and Subsistence in Southeast Asia (Yale University Press, 1976)____________________Kaum petani di Asia Tenggara adalah kelompok masyarakat yang selalu rentan dengan berbagai ancaman, terutama ancaman kekurangan dan kegagalan dalam usaha pertanian. Tantangan alam atau ekologi merupakan hal utama yang harus dihadapi kaum tani. Bayangkan mereka

Antara Perlawanan dan Loyalitas Kaum Subsisten Read More »

Perempuan Kedua

ENTAH sudah berapa lama aku menjadi “kembang bayang”, namun tak sekalipun aku melihatnya mengeluh.  Merawat dan melayani semua keperluanku tanpa kuminta. Ia selalu mengatakan jika semuanya akan baik-baik saja. Padahal aku merasakan tubuhku semakin hari kian memburuk. Jangankan mengaduk air hitam untuknya, menyuguhkan segelas air putih saja aku sudah tak bisa.Bahkan, untuk bernafas pun aku

Perempuan Kedua Read More »

Memahami Kematian, Menghargai Arti Hidup

SEKITAR 56 penumpang Sriwijaya Air menjemput takdirnya pada Sabtu siang tanggal 9 Januari 2021, mereka dengan senang dan bahagia membeli dan membayar tiket kepulangannya ke kampung halaman setelah menyelesaikan perjalanan terakhir dalam pengalaman hidupnya. Ternyata tiket yang dikantongi bukan tiket untuk pulang ke kampung halaman, tetapi tiket kematian yang membawanya pulang ke hadirat asal yang

Memahami Kematian, Menghargai Arti Hidup Read More »

Investasi yang Tekor dan Makan Siang yang Batal

ENTAH MENGAPA kaum ibu senang sekali menghadiri acara yang di situ ada Tokoh Kita. Rupanya diam-diam mereka ngefans berat sama Tokoh Kita, seakan-akan ia selebriti saja. Ia memang banyak penggemarnya, terutama dari kaum hawa. Bukankah seorang ulama besar di kota ini yang sudah almarhum dulu sering memanggil Tokoh Kita sebagai bintang film?Gaya komunikasi Tokoh Kita

Investasi yang Tekor dan Makan Siang yang Batal Read More »