OPINI

Menelisik Lebih Jauh Makna HAM dalam Islam

HAK ASASI MANUSIA (HAM), sebagai hukum Internasional, menawarkan misi pembebasan manusia dari segala bentuk tindakan dan praktik budaya yang dianggap tidak memanusiakan manusia (dehumanisasi). Dengan kata lain, HAM hadir untuk mengangkat harkat dan martabat manusia (human dignity) dari segala bentuk diskriminasi, marginalisasi, dan suboordinasi terhadap manusia dengan alasan apa pun, baik itu alasan dogma agama […]

Menelisik Lebih Jauh Makna HAM dalam Islam Read More »

Bahaya Mayoritanisme

KASUS diskriminasi dan intoleransi atas nama agama terhadap kelompok minoritas dan aliran keagamaan sering kita dengar di Indonesia, bahkan menjadi isu yang masih belum tuntas hingga hari ini. Kasus-kasus intoleransi dan persekusi terhadap kelompok minoritas dan aliran keagamaan ini dapat dengan mudah dijumpai dan ditelusuri hingga pada periode awal kemerdekaan Indonesia.Tulisan ini akan memotret beberapa

Bahaya Mayoritanisme Read More »

Nasionalisme dan Kutukan Barcelona

MESKI saya bukanlah penggemar berat sepak bola, apalagi fans fanatik salah satu klub, namun tergerusnya nasionalisme saat ini, menurut saya, mirip dengan kekalahan FC Barcelona dari Real Madrid di Camp Nou pada leg pertama tahun 2017.Gara-gara keasyikan menyerang, Messi dkk, malah menelan kekalahan pahit 1-3 dari rival abadinya tersebut. Sayangnya, ketika bertandang di kandang lawan

Nasionalisme dan Kutukan Barcelona Read More »

Islam dan Refleksi Kesetaraan Gender

SEBAGAI seorang anak desa yang terlahir di ujung timur Pulau Sumbawa. Saya tentu saja terlahir dan besar dalam keluarga muslim, khususnya dalam tradisi nahdiyin (NU). Dan sudah bukan rahasia lagi bahwa dalam tradisi Islam, pemimpin keluarga adalah seorang ayah.Jadi, terlahir sebagai seorang pria berarti harus mempersiapkan diri untuk menjadi seorang ayah dan pada saat yang

Islam dan Refleksi Kesetaraan Gender Read More »

Agama Leluhur dan Krisis Ekologi (2-Habis)

HUBUNGAN antarsubjek ini akan menciptakan praktik dan ritual yang sarat akan dimensi spiritual dan sakral sebagaimna hubungan manusia dengan tuhan. Dengan begitu, praktik-praktik sakral tersebut dapat diidentifikasi sebagai “praktik agama” karena terus dipraktikkan dengan penuh kesadaran dalam masyarakat.Selain itu, hubungan antar subjek ini menciptakan perasaan kesalingan dan keterikatan (sense of belonging) antara manusia dan alam,

Agama Leluhur dan Krisis Ekologi (2-Habis) Read More »

Agama Leluhur dan Krisis Ekologi (1)

MASALAH ekologi atau lingkungan kerap kali dipisahkan dengan masalah agama di Indonesia, agama seolah hanya mengurus persoalan hubungan transendental antara manusia dan Tuhan.Pandangan ini telah menjadi kecenderungan utama agama-agama dunia (world religions) yang tidak mempertimbangkan peran agama leluhur (indigenous religions) sebagai garda terdepan dalam melestarikan alam di Indonesia.Paradigma pemahaman agama-agama dunia yang hirarkis ini secara

Agama Leluhur dan Krisis Ekologi (1) Read More »

Gerakan Moderasi Beragama

TULISAN ini merupakan sebuah refleksi dari kegiatan International Conference on Religious Moderation (ICROM) dengan tema “Religious Moderation on Digital space” yang diinisiasi oleh Kementerian Agama di Hotel Mercure Convention Center, Jakarta pada tanggal 26-28 Juli 2022. Acara ICROM ini juga dirangkaikan dengan peluncuran dan diskusi buku terbaru Bimas Islam berjudul Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam

Gerakan Moderasi Beragama Read More »

Angsa Hitam dan Fluktuasi Harga Jagung

FENOMENA naik-turunnya harga pangan menjadi hal lumrah dalam keseharian petani. Ketidakstabilan harga pangan bisa disebabkan berbagai hal, misalnya perubahan cuaca yang diakibatkan oleh revolusi bulan, permainan tengkulak yang menampung hasil pangan, dan inflasi atau deflasi akibat pergerakan nilai tukar rupiah. Anomali harga pangan tersebut membuat petani waswas untuk mulai melakukan penanaman bibit ketika pergantian tahun.

Angsa Hitam dan Fluktuasi Harga Jagung Read More »

Joki Cilik: Penunggang Nasib Penuh Debu

ANAK-ANAK itu membara! Membara sekujur tubuhnya dipanggang oleh terik matahari di lintasan pacuan kuda, dan legam dikepung oleh deru debu panas.Membara jiwanya memburu dan menyongsong kemenangan demi kemenangan dari atas punggung kuda.Membara semangatnya dalam memegang janji dan amanat memenangkan nilai sportivitas dan kejuangan tanpa kenal lelah dan pamrih.Membara pikirannya dalam menjumput nasib dan martabat diri,

Joki Cilik: Penunggang Nasib Penuh Debu Read More »

Menilik Joki Cilik dari Kacamata HAM dan Wacana Kolonial (2-Habis)

Apakah Harus Dipertahankan?PADA bagian ini, penulis ingin menunjukkan bagaimana praktik budaya telah lama menjadi isu dan tantangan tersendiri dalam universalitas HAM, atau dalam bahasa para ilmuwan pascakolonial sebagai kegagalan HAM dalam mengakomodasi praktik budaya.Sebagai sebuah produk modernitas, dengan misi pemeradaban (Civilizing Mission), Konvensi Hak Anak (KHA) berpotensi mendelegitimasi nilai-nilai kolektif masyarakat tradisional. Menurut Abdullah Ahmed An-Na’im

Menilik Joki Cilik dari Kacamata HAM dan Wacana Kolonial (2-Habis) Read More »